KEDIRI JATIM - Kasus Perkembangan Corona Covid-19 Kabupaten Kediri hari ini mengalami kenaikan drastis Jumat 22/05/2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib saat dikonfirmasi menjelaskan total ada 18 tambahan kasus terkonfirmasi positif. Dari jumlah itu, 16 orang di antaranya berasal dari klaster pabrik rokok Mustika di Tulungagung Jum'at 22/05/2020.

Rinciannya, 13 orang merupakan karyawan pabrik rokok, ditambah tiga orang lainnya merupakan kontak erat dari hasil tracing.

Sementara dua pasien lain yang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari klaster berbeda. Satu kasus dari klaster Desa Toyoresmi Kecamatan Ngasem, dan satu orang dari klaster Desa Kambingan Kecamatan Pagu.

Delapan belas pasien terkonfirmasi positif corona tersebut langsung melakukan karantina atau isolasi mandiri dengan pengawasan dari tim medis. Dengan penambahan 18 pasien ini, total kini terdapat 74 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

Ahmad Khotib mengatakan, menjelang Idul Fitri pihaknya mewaspadai adanya lonjakan jumlah pasien. Karenanya dia mengimbau masyarakat supaya menahan diri untuk tidak keluar rumah.

Agar tidak ada lagi penambahan kasus positif di Kabupaten Kediri. Masyarakat harus tetap patuh, semakin peduli, tetap menerapkan physical distancing, dan menggunakan masker.

Melonjak, Pasien Positif Corona Di Kediri Bertambah 18 Orang

KEDIRI JATIM - Kasus Perkembangan Corona Covid-19 Kabupaten Kediri hari ini mengalami kenaikan drastis Jumat 22/05/2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib saat dikonfirmasi menjelaskan total ada 18 tambahan kasus terkonfirmasi positif. Dari jumlah itu, 16 orang di antaranya berasal dari klaster pabrik rokok Mustika di Tulungagung Jum'at 22/05/2020.

Rinciannya, 13 orang merupakan karyawan pabrik rokok, ditambah tiga orang lainnya merupakan kontak erat dari hasil tracing.

Sementara dua pasien lain yang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari klaster berbeda. Satu kasus dari klaster Desa Toyoresmi Kecamatan Ngasem, dan satu orang dari klaster Desa Kambingan Kecamatan Pagu.

Delapan belas pasien terkonfirmasi positif corona tersebut langsung melakukan karantina atau isolasi mandiri dengan pengawasan dari tim medis. Dengan penambahan 18 pasien ini, total kini terdapat 74 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

Ahmad Khotib mengatakan, menjelang Idul Fitri pihaknya mewaspadai adanya lonjakan jumlah pasien. Karenanya dia mengimbau masyarakat supaya menahan diri untuk tidak keluar rumah.

Agar tidak ada lagi penambahan kasus positif di Kabupaten Kediri. Masyarakat harus tetap patuh, semakin peduli, tetap menerapkan physical distancing, dan menggunakan masker.

Tidak ada komentar