MALANG JATIM - Seorang pria bernama Khoirul tega menggorok leher istrinya sendiri bernama Astutik (34) menggunakan gergaji hingga kritis.

“Jam 5 sore Polsek baru menerima laporan dari warga. Terkait percobaan pembunuhan dengan cara menggergaji leher istri oleh pelaku yang merupakan suaminya sendiri. Perihal itu dipicu lantaran cemburu hingga terjadi cekcok, ”ungkap Kapolsek Singosari, AKP Farid Fathoni.

Setelah melakukan percobaan pembunuhan, lanjut Farid, pria tersebut melarikan diri ke atap rumah lantai dua di rumahnya. Lalu, lompat dari atap rumah ke bawah dan terkapar di lantai teras Rumah.

”Pasca kejadian kekerasan dengan cara menggergaji leher istinya, Tersangka langsung melarikan diri ke atap rumah di lantai 2, dan menjatuhkan diri. Akhirnya Tersangka terkapar, dan ditolong warga yang berada di lokasi kejadian. Namun dia masih bisa berdiri dan bersembunyi di dalam kamar. Saat bersamaan, istri yang ditemukan sedang merintih kesakitan dengan leher yang sudah dalam kondisi berdarah, ”ujar Farid.

Farid jelaskan, karena kejadian tersebut, tersangka meninggal dunia. Sementara motif dari kejadian tersebut, lantaran karena faktor cemburu.

“Kondisi tersangka sempat diamankan warga dan di bawah ke kantor Polsek di sini. Namun setelah 10 menit, tersangka yang berusaha melarikan diri dan berjalan dengan sempoyongan itu tak sadarkan diri. Lalu langsung kami bawa ke Puskesmas Singosari, tetapi dalam perjalanan pergi, Tersangka meninggalkan dunia. Dan dibawa ke RSSA untuk dilakukan otopsi, ”terangnya.

Sementara itu, korban kini sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, karena korban alami luka cukup serius di bagian leher dan sulit untuk bernapas.

Lantaran Cemburu, Pria Di Malang Gorok Leher Istri Dengan Gergaji

MALANG JATIM - Seorang pria bernama Khoirul tega menggorok leher istrinya sendiri bernama Astutik (34) menggunakan gergaji hingga kritis.

“Jam 5 sore Polsek baru menerima laporan dari warga. Terkait percobaan pembunuhan dengan cara menggergaji leher istri oleh pelaku yang merupakan suaminya sendiri. Perihal itu dipicu lantaran cemburu hingga terjadi cekcok, ”ungkap Kapolsek Singosari, AKP Farid Fathoni.

Setelah melakukan percobaan pembunuhan, lanjut Farid, pria tersebut melarikan diri ke atap rumah lantai dua di rumahnya. Lalu, lompat dari atap rumah ke bawah dan terkapar di lantai teras Rumah.

”Pasca kejadian kekerasan dengan cara menggergaji leher istinya, Tersangka langsung melarikan diri ke atap rumah di lantai 2, dan menjatuhkan diri. Akhirnya Tersangka terkapar, dan ditolong warga yang berada di lokasi kejadian. Namun dia masih bisa berdiri dan bersembunyi di dalam kamar. Saat bersamaan, istri yang ditemukan sedang merintih kesakitan dengan leher yang sudah dalam kondisi berdarah, ”ujar Farid.

Farid jelaskan, karena kejadian tersebut, tersangka meninggal dunia. Sementara motif dari kejadian tersebut, lantaran karena faktor cemburu.

“Kondisi tersangka sempat diamankan warga dan di bawah ke kantor Polsek di sini. Namun setelah 10 menit, tersangka yang berusaha melarikan diri dan berjalan dengan sempoyongan itu tak sadarkan diri. Lalu langsung kami bawa ke Puskesmas Singosari, tetapi dalam perjalanan pergi, Tersangka meninggalkan dunia. Dan dibawa ke RSSA untuk dilakukan otopsi, ”terangnya.

Sementara itu, korban kini sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, karena korban alami luka cukup serius di bagian leher dan sulit untuk bernapas.

Tidak ada komentar