SURABAYA - Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso menginformasikan terhadap pengembangan terkait klaster baru penularan Covid-19 di Surabaya, yaitu Klaster Pabrik Rokok Sampoerna Kalirungkut Surabaya. Total klaster Sampoerna sebanyak 500 orang.

Dari 163 karyawan PT HM Sampoerna Tbk yang melakukan tes swab polymerase chain rapid (PCR) mandiri yang digelar oleh perusahaan di salah satu RS swasta di Surabaya, sebanyak 12 orang dinyatakan positif Covid-19.

Jika ditambah dengan hasil tes gelombang pertama dan kedua, di mana ada 34 pegawai positif (gelombang pertama), 29 positif (gelombang kedua) dan dua positif berlalu pada 14 April 2020, maka total klaster Sampoerna telah mencapai 77 kasus positif.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan rumah sakit yang melaksanakan tes PCR. Dia mengakui belum semua hasil tes PCR keluar dan disetujui ke timnya.

“Ada tambahan 12 yang positif. Kami terus berkoordinasi dengan RS yang melakukan test swab PCR itu, ”katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/5/2020) malam.

Dia mengaku, Pemprov Jatim dan PT HM Sampoerna Tbk sudah melakukan persetujuan terhadap 12 orang yang sudah disetujui positif Covid-19 itu. "Sudah kan, sudah ada nama, sudah ada alamatnya," kata Kohar.

Sudahkah Anda meminta perawatan? Kohar menjawab singkat, “Iya,” tanpa menjawab di mana mereka diisolasi.

Bertambah, 12 Karyawan Sampoerna Positif Corona

SURABAYA - Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso menginformasikan terhadap pengembangan terkait klaster baru penularan Covid-19 di Surabaya, yaitu Klaster Pabrik Rokok Sampoerna Kalirungkut Surabaya. Total klaster Sampoerna sebanyak 500 orang.

Dari 163 karyawan PT HM Sampoerna Tbk yang melakukan tes swab polymerase chain rapid (PCR) mandiri yang digelar oleh perusahaan di salah satu RS swasta di Surabaya, sebanyak 12 orang dinyatakan positif Covid-19.

Jika ditambah dengan hasil tes gelombang pertama dan kedua, di mana ada 34 pegawai positif (gelombang pertama), 29 positif (gelombang kedua) dan dua positif berlalu pada 14 April 2020, maka total klaster Sampoerna telah mencapai 77 kasus positif.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan rumah sakit yang melaksanakan tes PCR. Dia mengakui belum semua hasil tes PCR keluar dan disetujui ke timnya.

“Ada tambahan 12 yang positif. Kami terus berkoordinasi dengan RS yang melakukan test swab PCR itu, ”katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/5/2020) malam.

Dia mengaku, Pemprov Jatim dan PT HM Sampoerna Tbk sudah melakukan persetujuan terhadap 12 orang yang sudah disetujui positif Covid-19 itu. "Sudah kan, sudah ada nama, sudah ada alamatnya," kata Kohar.

Sudahkah Anda meminta perawatan? Kohar menjawab singkat, “Iya,” tanpa menjawab di mana mereka diisolasi.