Social Items

SITUBONDO JATIM - Kabar gembira datang dari Situbondo. Dari 12 warga yang dinyatakan positif Corona, 10 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Hal itu diperkuat dengan hasil tes swab 10 orang tadi yang sudah dinyatakan negatif COVID-19.

Dengan begitu, berarti tinggal 2 warga Situbondo yang masih belum terlepas dari predikat positif virus Corona. Kini keduanya sama-sama menjalani isolasi mandiri di rumahnya sembari menunggu hasil tes swab.

"Dari 12 yang positif, 10 di antaranya sudah sembuh dan tes swabnya negatif. Tinggal dua lagi yang hasil tes swabnya belum turun. Kita masih menunggu, mudah-mudahan negatif juga," kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Situbondo Abu Bakar Abdi kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Menurut Abu Bakar, dua warga positif COVID-19 yang kini masih menunggu hasil tes swab berasal dari Kecamatan Kapongan dan Kecamatan Banyuputih. Meski demikian, kini keduanya sudah bisa menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, setelah sebelumnya sempat menjalani masa perawatan di rumah sakit.

"Yang dari Kecamatan Kapongan baru tadi pulang dari rumah sakit. Sekarang juga menjalani isolasi mandiri di rumahnya," tandas pria yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Situbondo itu.

Menurut Abu Bakar, sebanyak 12 warga Situbondo yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu berasal dari sejumlah klaster. Antara lain, klaster umroh, klaster pelatihan haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, serta klaster Kemenag Situbondo. Dua lagi warga positif lagi berasal dari perjalanan luar daerah, masing-masing Bali dan Jakarta.

Sementara itu, data GTTP COVID-19 Situbondo hingga pukul 18.00 Wib Senin (11/5) ini, jumlah warga Situbondo yang terkonfirmasi positif masih tetap 12 orang. Masing-masing, 10 dinyatakan sembuh dan 2 isolasi mandiri. Sementara yang berstatus PDP sebanyak 33, dengan rincian dalam pengawas 3 orang (1 rawat inap dan 2 isolasi mandiri) serta selesai pengawasan sejumlah 30 orang.

Sedangkan untuk jumlah ODP mencapai 354 orang. Rinciannya, untuk kategori dalam pemantauan sebanyak 68 orang (3 rawat inap dan 65 isolasi mandiri). Sementara selebihnya yang 286 orang sudah selesai pemantauan.

Kabar Gembira, 10 Pasien Positif Corona Di Situbondo Sembuh

SITUBONDO JATIM - Kabar gembira datang dari Situbondo. Dari 12 warga yang dinyatakan positif Corona, 10 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Hal itu diperkuat dengan hasil tes swab 10 orang tadi yang sudah dinyatakan negatif COVID-19.

Dengan begitu, berarti tinggal 2 warga Situbondo yang masih belum terlepas dari predikat positif virus Corona. Kini keduanya sama-sama menjalani isolasi mandiri di rumahnya sembari menunggu hasil tes swab.

"Dari 12 yang positif, 10 di antaranya sudah sembuh dan tes swabnya negatif. Tinggal dua lagi yang hasil tes swabnya belum turun. Kita masih menunggu, mudah-mudahan negatif juga," kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Situbondo Abu Bakar Abdi kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Menurut Abu Bakar, dua warga positif COVID-19 yang kini masih menunggu hasil tes swab berasal dari Kecamatan Kapongan dan Kecamatan Banyuputih. Meski demikian, kini keduanya sudah bisa menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, setelah sebelumnya sempat menjalani masa perawatan di rumah sakit.

"Yang dari Kecamatan Kapongan baru tadi pulang dari rumah sakit. Sekarang juga menjalani isolasi mandiri di rumahnya," tandas pria yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Situbondo itu.

Menurut Abu Bakar, sebanyak 12 warga Situbondo yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu berasal dari sejumlah klaster. Antara lain, klaster umroh, klaster pelatihan haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, serta klaster Kemenag Situbondo. Dua lagi warga positif lagi berasal dari perjalanan luar daerah, masing-masing Bali dan Jakarta.

Sementara itu, data GTTP COVID-19 Situbondo hingga pukul 18.00 Wib Senin (11/5) ini, jumlah warga Situbondo yang terkonfirmasi positif masih tetap 12 orang. Masing-masing, 10 dinyatakan sembuh dan 2 isolasi mandiri. Sementara yang berstatus PDP sebanyak 33, dengan rincian dalam pengawas 3 orang (1 rawat inap dan 2 isolasi mandiri) serta selesai pengawasan sejumlah 30 orang.

Sedangkan untuk jumlah ODP mencapai 354 orang. Rinciannya, untuk kategori dalam pemantauan sebanyak 68 orang (3 rawat inap dan 65 isolasi mandiri). Sementara selebihnya yang 286 orang sudah selesai pemantauan.

Tidak ada komentar