TULUNGAGUNG JATIM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung menemukan 12 orang positif Covid-19 berdasar rapid test yang dilakukan terhadap ratusan warga di Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.

Sekretaris Posko Siaga Covid-19 Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka, saat dikonfirmasi mengatakan, 12 orang yang dinyatakan positif melalui rapid test ini tertular dari pasien positif Covid-19 warga Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.

Menurut hasil tracing dari tim Gugus Tugas Covid-19 Tulungagung, pasien positif Covid-19 warga Kecamatan Sumbergempol sempat menunggui ayahnya yang sedang sakit di sebuah rumah sakit di Tulungagung.

Pada tanggal 3 April 2020, ayahnya meninggal dunia. Karena bukan pasien Covid-19, jenazah dimakamkan sesuai dengan tradisi warga sekitar. Lalu, pihak keluarga menggelar tahlilan di rumahnya dengan mengundang puluhan warga sekitar. Beberapa hari kemudian, warga Kecamatan Sumbergempol ini sakit dengan gejala Covid-19. Dia dinyatakan positif pada 6 April 2020 setelah hasil swab keluar.

Sejauh ini, 12 orang warga Kecamatan Sumbergempol yang dinyatakan positif Covid-19 melalui rapid test belum bisa dipastikan positif maupun negatif Covid-19. Karena hasil lab swab belum keluar.

Menurut data petugas Dinkes Tulungagung, 12 orang warga Kecamatan Sumbergempol sedang di  karantina di rusunawa IAIN Tulungagung.

Tahlilan di Tulungagung Berujung Petaka, 12 Orang Dinyatakan Positif Corona

TULUNGAGUNG JATIM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung menemukan 12 orang positif Covid-19 berdasar rapid test yang dilakukan terhadap ratusan warga di Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.

Sekretaris Posko Siaga Covid-19 Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka, saat dikonfirmasi mengatakan, 12 orang yang dinyatakan positif melalui rapid test ini tertular dari pasien positif Covid-19 warga Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.

Menurut hasil tracing dari tim Gugus Tugas Covid-19 Tulungagung, pasien positif Covid-19 warga Kecamatan Sumbergempol sempat menunggui ayahnya yang sedang sakit di sebuah rumah sakit di Tulungagung.

Pada tanggal 3 April 2020, ayahnya meninggal dunia. Karena bukan pasien Covid-19, jenazah dimakamkan sesuai dengan tradisi warga sekitar. Lalu, pihak keluarga menggelar tahlilan di rumahnya dengan mengundang puluhan warga sekitar. Beberapa hari kemudian, warga Kecamatan Sumbergempol ini sakit dengan gejala Covid-19. Dia dinyatakan positif pada 6 April 2020 setelah hasil swab keluar.

Sejauh ini, 12 orang warga Kecamatan Sumbergempol yang dinyatakan positif Covid-19 melalui rapid test belum bisa dipastikan positif maupun negatif Covid-19. Karena hasil lab swab belum keluar.

Menurut data petugas Dinkes Tulungagung, 12 orang warga Kecamatan Sumbergempol sedang di  karantina di rusunawa IAIN Tulungagung.