GRESIK JATIM - Pasien yang terpapar positif Covid-19 di Kabupaten Gresik bertambah lagi. Jika sehari sebelumnya, yang terpapar ada 17 orang. Kini ada satu tambahan lagi yang terpapar positif Covid-19. Sehingga, menjadi 18 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 drg Saifuddin Ghozali mengatakan, ada tambahan satu yang positif berasal dari Kecamatan Menganti.

“Yang bersangkutan yang terpapar positif Covid-19 dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya. Tracing-nya dari penularan cluster Surabaya bukan dari PDP kita,” katanya, Selasa (14/04/2020).

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 hingga pukul 16.00 WIB. Dari 18 orang yang terpapar positif. Rinciannya, Kecamtan Benjeng ada 4 orang. Dari Desa Metatu 3 orang dan Pundut Trate 1 orang. Kecamatan Driyorejo 2 orang asal Desa Cangkir 1 orang, dan Petiken 1 orang.

Selanjutnya, Kecamatan Duduksampeyan 1 orang asal Desa Ambeng-Ambeng Watangrejo. Kecamatan Kebomas 4 orang asal Desa Dahanrejo 1 orang, Randuagung 1 orang, Kembangan 1 orang dan Desa Indro 1 orang. Sementara Kecamatan Manyar 3 orang asal Desa Yosowilangun 2 orang, dan Sukomulyo 1 orang. Kecamatan Menganti 2 orang asal Desa Bringkang 1 orang, dan Desa Hulaan 1 orang. Sedangkan Kecamatan Sidayu 1 orang asal Desa Randu Boto.

Menanggapi adanya penambahan ini. Satgas Penanganan Covid-19 menghimbau masyarakat tetap menaati peraturan serta mengenakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun hingga bersih.

“Kami tak henti-hentinya menghimbau masyarakat jangan panik berlebihan tapi tetap menjaga kebersihan serta kesehatan tubuh. Jangan lupa pakai masker serta mencuci tangan pakai sabun usai beraktivitas,” ungkapnya.

Sementara itu secara terpisah, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo tetap menghimbau agar masyarakat tetap melakukan psysical distancing. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Saya menghimbau masyarakat tetap stay at home. Jangan menciptakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang dan tetap menjaga kesehatan diri, dan jangan lupa pakai masker,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai apa ada perluasan pshysical distancing di area Gresik. Dijelaskan Kusworo Wibowo terkait dengan itu pihaknya siap saja memberlakukannya asal ada dukungan dari pemerintah daerah.

Bertambah 1, Pasien Positif Covid-19 di Gresik Jadi 18

GRESIK JATIM - Pasien yang terpapar positif Covid-19 di Kabupaten Gresik bertambah lagi. Jika sehari sebelumnya, yang terpapar ada 17 orang. Kini ada satu tambahan lagi yang terpapar positif Covid-19. Sehingga, menjadi 18 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 drg Saifuddin Ghozali mengatakan, ada tambahan satu yang positif berasal dari Kecamatan Menganti.

“Yang bersangkutan yang terpapar positif Covid-19 dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya. Tracing-nya dari penularan cluster Surabaya bukan dari PDP kita,” katanya, Selasa (14/04/2020).

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 hingga pukul 16.00 WIB. Dari 18 orang yang terpapar positif. Rinciannya, Kecamtan Benjeng ada 4 orang. Dari Desa Metatu 3 orang dan Pundut Trate 1 orang. Kecamatan Driyorejo 2 orang asal Desa Cangkir 1 orang, dan Petiken 1 orang.

Selanjutnya, Kecamatan Duduksampeyan 1 orang asal Desa Ambeng-Ambeng Watangrejo. Kecamatan Kebomas 4 orang asal Desa Dahanrejo 1 orang, Randuagung 1 orang, Kembangan 1 orang dan Desa Indro 1 orang. Sementara Kecamatan Manyar 3 orang asal Desa Yosowilangun 2 orang, dan Sukomulyo 1 orang. Kecamatan Menganti 2 orang asal Desa Bringkang 1 orang, dan Desa Hulaan 1 orang. Sedangkan Kecamatan Sidayu 1 orang asal Desa Randu Boto.

Menanggapi adanya penambahan ini. Satgas Penanganan Covid-19 menghimbau masyarakat tetap menaati peraturan serta mengenakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun hingga bersih.

“Kami tak henti-hentinya menghimbau masyarakat jangan panik berlebihan tapi tetap menjaga kebersihan serta kesehatan tubuh. Jangan lupa pakai masker serta mencuci tangan pakai sabun usai beraktivitas,” ungkapnya.

Sementara itu secara terpisah, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo tetap menghimbau agar masyarakat tetap melakukan psysical distancing. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Saya menghimbau masyarakat tetap stay at home. Jangan menciptakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang dan tetap menjaga kesehatan diri, dan jangan lupa pakai masker,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai apa ada perluasan pshysical distancing di area Gresik. Dijelaskan Kusworo Wibowo terkait dengan itu pihaknya siap saja memberlakukannya asal ada dukungan dari pemerintah daerah.

Tidak ada komentar