TULUNGAGUNG JATIM - Jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, melonjak dari 18 menjadi 22 orang, Selasa (28/4/2020).

Tambahan empat pasien baru ini terdiri dari tiga pasien hasil pelacakan, dan satu pasien yang belum diketahui asal kontaknya.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Bambang Triono, mengatakan, satu pasien dengan inisial MW merupakan kontak erat pasien sebelumnya, Skr asal Kecamatan Kedungwaru.

"Antara MW dan Skr ini hubungannya suami istri. Keduanya sekarang dalam perawatan," terang Bambang Triono, Selasa (28/4/2020).

Dua pasien lain adalah AZ dan IK berasal dari Kecamatan Sumbergempol.

Keduanya kontak erat dan berasal dari satu wilayah dengan MA, pasien positif yang lebih dulu diketahui.

Sedangkan satu pasien lainnya, SS berasal dari Kecamatan Kedungwaru, sebelumnya berstatus pasian dalam pengawasan (PDP).

"SS ini sebelumnya pasien dengan diagnosis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan pneumonia," sambung Bambang Triono.

Karena riwayat kontak SS belum diketahui, tim akan melakukan pelacakan lanjutan.

Selain untuk mengetahui sumber penularan, juga untuk mengetahui faktor risiko kasus baru.

Bukan hanya SS, sumber penularan Skr, suami MW sampai kini juga belum diketahui.

"Sampai laporan terakhir tadi, belum ada kepastian sumber penularan. Kami masih melanjutkan pelacakan," ujar Bambang Triono.

Dari empat pasien baru ini, SS, IK dan AZ dikarantina di Rusunawa IAIN Tulungagung.

Dengan demikian rusunawa ini telah terisi penuh 24 pasien.

Karena itu, satgas akan memfungsikan Rusunawa Pascasarjana IAIN Tulungagung yang masih berada di satu lokasi.

Pasien Positif Corona di Tulungagung Bertambah 4 Orang

TULUNGAGUNG JATIM - Jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, melonjak dari 18 menjadi 22 orang, Selasa (28/4/2020).

Tambahan empat pasien baru ini terdiri dari tiga pasien hasil pelacakan, dan satu pasien yang belum diketahui asal kontaknya.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Bambang Triono, mengatakan, satu pasien dengan inisial MW merupakan kontak erat pasien sebelumnya, Skr asal Kecamatan Kedungwaru.

"Antara MW dan Skr ini hubungannya suami istri. Keduanya sekarang dalam perawatan," terang Bambang Triono, Selasa (28/4/2020).

Dua pasien lain adalah AZ dan IK berasal dari Kecamatan Sumbergempol.

Keduanya kontak erat dan berasal dari satu wilayah dengan MA, pasien positif yang lebih dulu diketahui.

Sedangkan satu pasien lainnya, SS berasal dari Kecamatan Kedungwaru, sebelumnya berstatus pasian dalam pengawasan (PDP).

"SS ini sebelumnya pasien dengan diagnosis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan pneumonia," sambung Bambang Triono.

Karena riwayat kontak SS belum diketahui, tim akan melakukan pelacakan lanjutan.

Selain untuk mengetahui sumber penularan, juga untuk mengetahui faktor risiko kasus baru.

Bukan hanya SS, sumber penularan Skr, suami MW sampai kini juga belum diketahui.

"Sampai laporan terakhir tadi, belum ada kepastian sumber penularan. Kami masih melanjutkan pelacakan," ujar Bambang Triono.

Dari empat pasien baru ini, SS, IK dan AZ dikarantina di Rusunawa IAIN Tulungagung.

Dengan demikian rusunawa ini telah terisi penuh 24 pasien.

Karena itu, satgas akan memfungsikan Rusunawa Pascasarjana IAIN Tulungagung yang masih berada di satu lokasi.

Tidak ada komentar