Warga Wates Kabupaten Blitar Dinyatakan Positif  Virus Corona Memiliki Riwayat Kontak Erat Dengan Petugas Haji Yang Mengikuti Pelatihan Di Sukolilo Surabaya

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kabupaten Blitar Krisna Yekti membenarkan, update data hari ini Kamis 16 April 2020, jumlah pasien positif di Kabupaten Blitar bertambah satu orang  asal Kecamatan Wates yang melalukan kontak erat dengan Orang Dalam Pemantauan atau ODP asal Wates yang sebelumnya memiliki riwayat pelatihan Haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Krisna menjelaskan, pasien positif ini mengalami keluhan seperti tenggorokan sakit mulai 4 April 2020 lalu. Selanjutnya memeriksakan diri dan dirawat di Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Blitar. Satu pasien positif ini sebelumnya di rapid test dan hasilnya positif. Setelah di rapid test, rumah sakit melakukan swab dan hari ini diketahui hasil swab tenggorokan menunjukkan hasil positif.

Krisna memastikan, Gugus Tugas terus melakukan tracing  kontak untuk pasien yang positif, sementara untuk ODP dari kluster Haji sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab dari Pemerintah Provinsi dan Pusat. Data di Kabupaten Blitar jumlah pasien positif menjadi tiga orang, satu orang dinyatakan sembuh, satu meninggal dan satu kasus baru yang masih dalam penanganan intensif.

ODP asal Wates Kabupaten Blitar Positif Covid-19

Warga Wates Kabupaten Blitar Dinyatakan Positif  Virus Corona Memiliki Riwayat Kontak Erat Dengan Petugas Haji Yang Mengikuti Pelatihan Di Sukolilo Surabaya

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kabupaten Blitar Krisna Yekti membenarkan, update data hari ini Kamis 16 April 2020, jumlah pasien positif di Kabupaten Blitar bertambah satu orang  asal Kecamatan Wates yang melalukan kontak erat dengan Orang Dalam Pemantauan atau ODP asal Wates yang sebelumnya memiliki riwayat pelatihan Haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Krisna menjelaskan, pasien positif ini mengalami keluhan seperti tenggorokan sakit mulai 4 April 2020 lalu. Selanjutnya memeriksakan diri dan dirawat di Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Blitar. Satu pasien positif ini sebelumnya di rapid test dan hasilnya positif. Setelah di rapid test, rumah sakit melakukan swab dan hari ini diketahui hasil swab tenggorokan menunjukkan hasil positif.

Krisna memastikan, Gugus Tugas terus melakukan tracing  kontak untuk pasien yang positif, sementara untuk ODP dari kluster Haji sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab dari Pemerintah Provinsi dan Pusat. Data di Kabupaten Blitar jumlah pasien positif menjadi tiga orang, satu orang dinyatakan sembuh, satu meninggal dan satu kasus baru yang masih dalam penanganan intensif.

Tidak ada komentar