KLATEN JATENG - Seorang kakek di Klaten tewas gegara disengat tawon Vespa affinis atau tawon ndas. Kakek bernama Poniman Sukarto (85) itu disengat saat mencari rumput.

"Betul, korban atas nama Poniman Sukarto warga Dusun Balong. Korban meninggal dunia disengat tawon Vespa," ungkap Kades Beteng, Kecamatan Jatinom, Prapto Sugiarto kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Peristiwa itu terjadi siang tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Kala itu korban disengat saat berada di ujung dusun.

"Korban itu ngarit mencari rumput. Mungkin dahan bambu tersentuh sehingga sarang terganggu dan menyerang," lanjut Prapto.

Prapto mengatakan korban tidak bisa menyelamatkan diri. Kakek itu disengat puluhan tawon dan sempat berteriak minta tolong.

"Dua warga datang menolong tapi sempat tidak berani mendekat. Setelah dengan obat disemprot tawon pergi," jelas Prapto.

Prapto menyebut Poniman lalu dilarikan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro. Namun, nyawanya tak tertolong.

"Korban tidak tertolong, dan setelah diperiksa dibawa pulang dan sudah dimakamkan pukul 16.00 WIB," ucapnya.

Sarang tawon Vespa itu ada di rumpun bambu. Pemerintah desa sudah melapor ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk ditangani.

"Posisinya di tengah rumpun. Sarangnya besar dan warga tidak berani menangani," jelas Prapto.

Terpisah, Kapolsek Jatinom AKP Prawito membenarkan laporan warga yang tersengat tawon Vespa ini. Prawito memastikan dari hasil pemeriksaan korban meninggal karena sengatan tawon Vespa.

"Iya, meninggal karena sengatan tawon Vespa. Kita sudah koordinasi dengan relawan untuk malam ini dimusnahkan," terang Prawito.

Asyik Ngaret, Kakek Di Klaten Meninggal Disengat Tawon Ndas

KLATEN JATENG - Seorang kakek di Klaten tewas gegara disengat tawon Vespa affinis atau tawon ndas. Kakek bernama Poniman Sukarto (85) itu disengat saat mencari rumput.

"Betul, korban atas nama Poniman Sukarto warga Dusun Balong. Korban meninggal dunia disengat tawon Vespa," ungkap Kades Beteng, Kecamatan Jatinom, Prapto Sugiarto kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Peristiwa itu terjadi siang tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Kala itu korban disengat saat berada di ujung dusun.

"Korban itu ngarit mencari rumput. Mungkin dahan bambu tersentuh sehingga sarang terganggu dan menyerang," lanjut Prapto.

Prapto mengatakan korban tidak bisa menyelamatkan diri. Kakek itu disengat puluhan tawon dan sempat berteriak minta tolong.

"Dua warga datang menolong tapi sempat tidak berani mendekat. Setelah dengan obat disemprot tawon pergi," jelas Prapto.

Prapto menyebut Poniman lalu dilarikan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro. Namun, nyawanya tak tertolong.

"Korban tidak tertolong, dan setelah diperiksa dibawa pulang dan sudah dimakamkan pukul 16.00 WIB," ucapnya.

Sarang tawon Vespa itu ada di rumpun bambu. Pemerintah desa sudah melapor ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk ditangani.

"Posisinya di tengah rumpun. Sarangnya besar dan warga tidak berani menangani," jelas Prapto.

Terpisah, Kapolsek Jatinom AKP Prawito membenarkan laporan warga yang tersengat tawon Vespa ini. Prawito memastikan dari hasil pemeriksaan korban meninggal karena sengatan tawon Vespa.

"Iya, meninggal karena sengatan tawon Vespa. Kita sudah koordinasi dengan relawan untuk malam ini dimusnahkan," terang Prawito.

Tidak ada komentar