Di bulan suci Ramadhan, menantu di Pemalang ini justru melumuri tangannya dengan kasus pembunuhan. Yang dihabisi adalah ibu mertuanya sendiri. Setelah itu jasad korban dibuang ke sungai dan hingga saat ini belum ditemukan.

Peristiwa ini terjadi di Desa Majalangu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Korban bernama Siti Rahayu (40 tahun), dihabisi oleh menantunya sendiri PDS (30 tahun) warga asal Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul.

Peristiwa tersebut diketahui warga pada Minggu (26/4/2020) sekitar pukul 06.30 WIB karena mendengar teriakan anak korban yang masih berusia 3,5 tahun.

Warga yang berdatangan langsung menenangkan anak korban yang menangis histeris. Warga melihat ada bercak darah di dapur dan kamar mandi. Melihat kondisi itu warga lantas menelepon Dwi Hartiani (18), istri pelaku yang juga anak kandung korban, saat tengah bekerja di Randudongkal.

"Rumahnya memang agak terperincil di belakang pemukiman warga. Jadi warga tidak mengetahui secara detail apa yang terjadi sebelumnya. Hanya ada teriakan histeris pada paginya," kata Rotip, Kepala Desa Majalangu, saat dihubungi, Minggu (26/4/2020) sore.

"Mereka disini mengontrak. Mereka dari Desa Jojogan. Di sini mengontrak untuk buka usaha, usaha konveksi. Mereka juga jarang bergaul dengan warga. Jadi warga kurang paham," lanjutnya.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian setelah menerima laporan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas meminta keterangan saksi-saksi, termasuk anak korban terkait temuan bercak darah di dua lokasi tersebut.

Setelah melaksanakan olah TKP dan penyelidikan, Satreskrim Polres Pemalang, tidak menunggu lama, berhasil membekuk terduga pelaku yang tidak lain anak menantu dari korban.

"Dari hasil pemeriksaan mengarah ke pelaku. Kita mintai keterangan pelaku, dan mengakuinya," kata Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi.

Pelaku diamankan petugas di rumahnya di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul. Kepada plisi, pelaku mengaku telah membunuh korban dengan golok sekitar pukul 02.00 WIB. Mayat korban kemudian dibuang di Sungai Keruh Kesesi, yang terletak di perbatasan Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Pemalang

"Masih kita dalami motif pembunuhan ini," kata AKP Suhadi.

Suhadi menjelaskan pihaknya juga sejak siang dan malam ini, masih berupaya mencari keberadaan mayat korban yang menurut pelaku di buang di Sungai Kali keruh, Kesesi, Pekalongan. "Korban masih belum ketemu, masih dalam pencarian," tambahnya.

Biadap. menantu habisi Ibu Mertua di pemalang, dan Jasadnya Dibuang ke Sungai

Di bulan suci Ramadhan, menantu di Pemalang ini justru melumuri tangannya dengan kasus pembunuhan. Yang dihabisi adalah ibu mertuanya sendiri. Setelah itu jasad korban dibuang ke sungai dan hingga saat ini belum ditemukan.

Peristiwa ini terjadi di Desa Majalangu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Korban bernama Siti Rahayu (40 tahun), dihabisi oleh menantunya sendiri PDS (30 tahun) warga asal Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul.

Peristiwa tersebut diketahui warga pada Minggu (26/4/2020) sekitar pukul 06.30 WIB karena mendengar teriakan anak korban yang masih berusia 3,5 tahun.

Warga yang berdatangan langsung menenangkan anak korban yang menangis histeris. Warga melihat ada bercak darah di dapur dan kamar mandi. Melihat kondisi itu warga lantas menelepon Dwi Hartiani (18), istri pelaku yang juga anak kandung korban, saat tengah bekerja di Randudongkal.

"Rumahnya memang agak terperincil di belakang pemukiman warga. Jadi warga tidak mengetahui secara detail apa yang terjadi sebelumnya. Hanya ada teriakan histeris pada paginya," kata Rotip, Kepala Desa Majalangu, saat dihubungi, Minggu (26/4/2020) sore.

"Mereka disini mengontrak. Mereka dari Desa Jojogan. Di sini mengontrak untuk buka usaha, usaha konveksi. Mereka juga jarang bergaul dengan warga. Jadi warga kurang paham," lanjutnya.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian setelah menerima laporan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas meminta keterangan saksi-saksi, termasuk anak korban terkait temuan bercak darah di dua lokasi tersebut.

Setelah melaksanakan olah TKP dan penyelidikan, Satreskrim Polres Pemalang, tidak menunggu lama, berhasil membekuk terduga pelaku yang tidak lain anak menantu dari korban.

"Dari hasil pemeriksaan mengarah ke pelaku. Kita mintai keterangan pelaku, dan mengakuinya," kata Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi.

Pelaku diamankan petugas di rumahnya di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul. Kepada plisi, pelaku mengaku telah membunuh korban dengan golok sekitar pukul 02.00 WIB. Mayat korban kemudian dibuang di Sungai Keruh Kesesi, yang terletak di perbatasan Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Pemalang

"Masih kita dalami motif pembunuhan ini," kata AKP Suhadi.

Suhadi menjelaskan pihaknya juga sejak siang dan malam ini, masih berupaya mencari keberadaan mayat korban yang menurut pelaku di buang di Sungai Kali keruh, Kesesi, Pekalongan. "Korban masih belum ketemu, masih dalam pencarian," tambahnya.

Tidak ada komentar