Mengantisipasi penularan virus Corona (Covid-19) yang dibawah pemudik menuju Kota Salatiga Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menyiapkan tempat karantina khusus.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Pemkot Salatiga Rahadi Widya Prasetya mengatakan lokasi tempat karantinan memanfaatkan Rumah Singgah Sehat (RSS) yang terletak di Gedung Yayasan Lembaga Perencanaan dan Pembinaan Pendidikan Sinode (LP3S) Widya Graha Jalan Sukarno-Hatta Salatiga.

“Adapun rumah singgah sehat tersebut disiapkan untuk menampung sekitar 90-an orang dan bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Yang masuk Rumah Singgah Sehat harus memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan, diantaranya berasal dari zona merah dan sebagainya,” terangnya Minggu (26/4/2020)

Menurut Rahadi, secara teknis rumah singgah sehat tersebut akan mulai dioperasikan pada besok Senin (27/4/2020).

Guna memastikan proses evakuasi pemudik dari kedatangan di Terminal Tingkir Salatiga sampai menuju RSS di LP3S Salatiga telah dilakukan simulasi dengan melibatkan sejumlah instansi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, M Marhadi menambahkan ada dua kategori calon penghuni RSS, yakni pemudik di terminal dan masyarakat yang sudah diidentifikasi oleh Puskesmas memiliki gejala virus Corona.

“Mereka dikirim ke RSS setelah mempertimbangkan kondisi rumah tinggal dengan standar minimal 9 meter persegi sehingga tidak memungkinkan dilakukan isolasi mandiri.

Yang dikirim ke RSS tidak semua pemudik, tapi yang sudah ditentukan sebagai OTG dan ODP oleh Puskesmas,” katanya

Sebagai tahap awal disediakan 36 kamar karantina, yang terpisah dengan ruang kerja dan sekretariat LP3S, serta agak jauh dari pemukiman penduduk.

Penggunaan kamar di sebagian gedung LP3S sebagai RSS ini sudah disosialisasikan oleh DKK dengan warga sekitar pada 16 April lalu.

Antisipasi Penularan Covid-19, Pemkot Salatiga Siapkan Tempat Karantina bagi Pemudik

Mengantisipasi penularan virus Corona (Covid-19) yang dibawah pemudik menuju Kota Salatiga Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menyiapkan tempat karantina khusus.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Pemkot Salatiga Rahadi Widya Prasetya mengatakan lokasi tempat karantinan memanfaatkan Rumah Singgah Sehat (RSS) yang terletak di Gedung Yayasan Lembaga Perencanaan dan Pembinaan Pendidikan Sinode (LP3S) Widya Graha Jalan Sukarno-Hatta Salatiga.

“Adapun rumah singgah sehat tersebut disiapkan untuk menampung sekitar 90-an orang dan bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Yang masuk Rumah Singgah Sehat harus memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan, diantaranya berasal dari zona merah dan sebagainya,” terangnya Minggu (26/4/2020)

Menurut Rahadi, secara teknis rumah singgah sehat tersebut akan mulai dioperasikan pada besok Senin (27/4/2020).

Guna memastikan proses evakuasi pemudik dari kedatangan di Terminal Tingkir Salatiga sampai menuju RSS di LP3S Salatiga telah dilakukan simulasi dengan melibatkan sejumlah instansi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, M Marhadi menambahkan ada dua kategori calon penghuni RSS, yakni pemudik di terminal dan masyarakat yang sudah diidentifikasi oleh Puskesmas memiliki gejala virus Corona.

“Mereka dikirim ke RSS setelah mempertimbangkan kondisi rumah tinggal dengan standar minimal 9 meter persegi sehingga tidak memungkinkan dilakukan isolasi mandiri.

Yang dikirim ke RSS tidak semua pemudik, tapi yang sudah ditentukan sebagai OTG dan ODP oleh Puskesmas,” katanya

Sebagai tahap awal disediakan 36 kamar karantina, yang terpisah dengan ruang kerja dan sekretariat LP3S, serta agak jauh dari pemukiman penduduk.

Penggunaan kamar di sebagian gedung LP3S sebagai RSS ini sudah disosialisasikan oleh DKK dengan warga sekitar pada 16 April lalu.