SEMARANG - Kabar menggembirakan datang dari tenaga medis RSUP dr Kariadi Semarang yang sempat tertular virus Corona. Sebanyak 26 dari 34 tenaga kesehatan tersebut sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Mereka sudah dinyatakan negatif sejak hari Jumat (24/4) lalu. Dan 26 orang di antaranya sudah diperbolehkan pulang dari tempat karantina yang disiapkan Pemprov Jateng yaitu di Hotel Kesambi Hijau Semarang.

Pihak RSUP dr Kariadi membenarkan informasi tersebut dan kabar gembira itu sudah disebarkan lewat akun instagram @rskariadi yang di-posting hari ini.

"34 Tenaga kesehatan RSUP Dr. Kariadi yang sempat dinyatakan positif tertular COVID-19, 26 diantaranya pada hari Jum'at, 24 April 2020 dinyatakan sembuh, sedangkan 8 tenaga kesehatan lainnya dalam kondisi baik, sambil menunggu hasil laboratorium," tulis pihak rumah sakit dalam caption-nya, Senin (27/4/2020).

Bagi tenaga medis yang sudah sembuh diperbolehkan pulang namun tetap memberlakukan protokol kesehatan di rumah.

"26 tenaga kesehatan telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, berkumpul dengan keluarga dengan tetap menjaga jarak aman, menggunakan masker dan selalu cuci tangan," lanjutnya.

Pihak rumah sakit juga berterima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung termasuk Gubernur Jawa Tengah dan jajarannya serta masyarakat yang memberikan dukungan dengan berbagai cara.

"Semoga dengan peran serta Pemerintah dan sinergi dengan seluruh elemen yang ada di masyarakat, Indonesia akan dapat mengatasi wabah COVID-19 ini dan segera pulih seperti sediakala," tulis pihak rumah sakit.

Diberitakan sebelumnya, total sudah ada 57 tenaga medis di RSUP dr Kariadi Semarang yang terpapar COVID-19 atau Corona. Sedangkan dari data hasil swab 14 April 2020 yang masih positif ada 34 orang. Selain itu tercatat 2 perawat meninggal.

Sebanyak 34 tenaga medis tersebut sudah menjalani isolasi selama dua pekan di Hotel Kesambi Hijau. Mereka memperoleh dukungan dari berbagai pihak mulai dari karangan bunga hingga vitamin yang dikirim ke lokasi isolasi.

Kabar Baik, 26 Tenaga Medis Di Semarang Sembuh Dari Corona

SEMARANG - Kabar menggembirakan datang dari tenaga medis RSUP dr Kariadi Semarang yang sempat tertular virus Corona. Sebanyak 26 dari 34 tenaga kesehatan tersebut sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Mereka sudah dinyatakan negatif sejak hari Jumat (24/4) lalu. Dan 26 orang di antaranya sudah diperbolehkan pulang dari tempat karantina yang disiapkan Pemprov Jateng yaitu di Hotel Kesambi Hijau Semarang.

Pihak RSUP dr Kariadi membenarkan informasi tersebut dan kabar gembira itu sudah disebarkan lewat akun instagram @rskariadi yang di-posting hari ini.

"34 Tenaga kesehatan RSUP Dr. Kariadi yang sempat dinyatakan positif tertular COVID-19, 26 diantaranya pada hari Jum'at, 24 April 2020 dinyatakan sembuh, sedangkan 8 tenaga kesehatan lainnya dalam kondisi baik, sambil menunggu hasil laboratorium," tulis pihak rumah sakit dalam caption-nya, Senin (27/4/2020).

Bagi tenaga medis yang sudah sembuh diperbolehkan pulang namun tetap memberlakukan protokol kesehatan di rumah.

"26 tenaga kesehatan telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, berkumpul dengan keluarga dengan tetap menjaga jarak aman, menggunakan masker dan selalu cuci tangan," lanjutnya.

Pihak rumah sakit juga berterima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung termasuk Gubernur Jawa Tengah dan jajarannya serta masyarakat yang memberikan dukungan dengan berbagai cara.

"Semoga dengan peran serta Pemerintah dan sinergi dengan seluruh elemen yang ada di masyarakat, Indonesia akan dapat mengatasi wabah COVID-19 ini dan segera pulih seperti sediakala," tulis pihak rumah sakit.

Diberitakan sebelumnya, total sudah ada 57 tenaga medis di RSUP dr Kariadi Semarang yang terpapar COVID-19 atau Corona. Sedangkan dari data hasil swab 14 April 2020 yang masih positif ada 34 orang. Selain itu tercatat 2 perawat meninggal.

Sebanyak 34 tenaga medis tersebut sudah menjalani isolasi selama dua pekan di Hotel Kesambi Hijau. Mereka memperoleh dukungan dari berbagai pihak mulai dari karangan bunga hingga vitamin yang dikirim ke lokasi isolasi.