KEDIRI JATIM - Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR meminta masyarakat Kota Kediri untuk bersiap-siap. “Saat ini masih belum puncak pandemi Corona”, begitu kalimat pertama Walikota Kediri ABDULLAH ABUBAKAR di insta story-nya. Dalam video pembuka tersebut, Walikota mengingatkan pada masyarakat, Corona bukanlah sebuah aib. Kalau ada masyarakat yang terkena, dan sudah kembali ke masyarakat atau sudah sembuh, mohon diterima dengan baik Sabtu 28/03/2020.

Walikota mengingatkan, karena Kota Kediri juga terdapat rumah sakit rujukan, bukan tidak mungkin akan menjadi zona merah. Saling menjaga, tetap di rumah. Walaupun bosan, di rumah itu cara yang paling sederhana  dan cara yang paling efektif untuk memutus rantai persebaran virus Corona.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr. FAUZAN ADIMA M.Kes meminta masyarakat tidak panik dan tidak memberlakukan masyarakat yang berstatus ODP atau PDP sebagai aib.

Pihaknya berharap mereka yang masuk ODP juga jujur pada sekitarnya, lebih baik menyampaikan fakta yang sebenarnya, agar justru lebih cepat tertangani. Jika membawa virus dan justru sembunyi-sembunyi, akan lebih berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain, terutama keluarga. Jika ketahuannya sudah terlambat justru potensi sembuhnya susah.

FAUZAN menghimbau masyarakat yang merasa pernah bersinggungan dengan pasien positif corona, atau bersinggungan aktif dengan pasien PDP atau yang datang dari daerah terjangkit untuk isolasi diri sendiri.

Jadi Zona Merah, Walikota Kediri Himbau Masyarakat Untuk Bersiap

KEDIRI JATIM - Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR meminta masyarakat Kota Kediri untuk bersiap-siap. “Saat ini masih belum puncak pandemi Corona”, begitu kalimat pertama Walikota Kediri ABDULLAH ABUBAKAR di insta story-nya. Dalam video pembuka tersebut, Walikota mengingatkan pada masyarakat, Corona bukanlah sebuah aib. Kalau ada masyarakat yang terkena, dan sudah kembali ke masyarakat atau sudah sembuh, mohon diterima dengan baik Sabtu 28/03/2020.

Walikota mengingatkan, karena Kota Kediri juga terdapat rumah sakit rujukan, bukan tidak mungkin akan menjadi zona merah. Saling menjaga, tetap di rumah. Walaupun bosan, di rumah itu cara yang paling sederhana  dan cara yang paling efektif untuk memutus rantai persebaran virus Corona.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr. FAUZAN ADIMA M.Kes meminta masyarakat tidak panik dan tidak memberlakukan masyarakat yang berstatus ODP atau PDP sebagai aib.

Pihaknya berharap mereka yang masuk ODP juga jujur pada sekitarnya, lebih baik menyampaikan fakta yang sebenarnya, agar justru lebih cepat tertangani. Jika membawa virus dan justru sembunyi-sembunyi, akan lebih berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain, terutama keluarga. Jika ketahuannya sudah terlambat justru potensi sembuhnya susah.

FAUZAN menghimbau masyarakat yang merasa pernah bersinggungan dengan pasien positif corona, atau bersinggungan aktif dengan pasien PDP atau yang datang dari daerah terjangkit untuk isolasi diri sendiri.