Si jago merah mengamuk di kawasan Jalan Bubara dan Lumba-lumba Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah. Sekira 300 rumah warga hangus terbakar.

Kebakaran yang terjadi sejak Minggu 2 Februari 2020 pukul 23.00 WITA akhirnya bisa dipadamkan pada Senin (3/2/2020) sekitar pukul 03.15 WITA. Sebagian daerah penghasil cengkeh terbaik tersebut, kini rata dengan tanah.

"Api sangat cepat menyebar apalagi lokasi kebakaran tidak begitu jauh dari bibir pantai, sehingga angin kencang dan rumah padat berbahan kayu sebabkan ratusan rumah hangus terbakar," kata seorang warga, Moh Ichsan, pada Senin (3/2/2020).

Menurutnya, pemukiman warga yang hangus terbakar sekitar 300 rumah permanen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, salah satu korban mengatakan bahwa api sangat cepat merembet sehingga hanya berkas penting yang bisa diselamatkan. "Di sini rumah dari kayu semua, jadi saat terbakar sangat cepat merembet. Apalagi angin laut cukup kencang tadi malam. Tidak ada yang bisa diselamatkan, hanya berkas ijazah dan surat surat lainnya saja," ujar Haruni.

Sulawesi. Si jago merah mengamuk dan 300 rumah hangus terbakar

Si jago merah mengamuk di kawasan Jalan Bubara dan Lumba-lumba Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah. Sekira 300 rumah warga hangus terbakar.

Kebakaran yang terjadi sejak Minggu 2 Februari 2020 pukul 23.00 WITA akhirnya bisa dipadamkan pada Senin (3/2/2020) sekitar pukul 03.15 WITA. Sebagian daerah penghasil cengkeh terbaik tersebut, kini rata dengan tanah.

"Api sangat cepat menyebar apalagi lokasi kebakaran tidak begitu jauh dari bibir pantai, sehingga angin kencang dan rumah padat berbahan kayu sebabkan ratusan rumah hangus terbakar," kata seorang warga, Moh Ichsan, pada Senin (3/2/2020).

Menurutnya, pemukiman warga yang hangus terbakar sekitar 300 rumah permanen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, salah satu korban mengatakan bahwa api sangat cepat merembet sehingga hanya berkas penting yang bisa diselamatkan. "Di sini rumah dari kayu semua, jadi saat terbakar sangat cepat merembet. Apalagi angin laut cukup kencang tadi malam. Tidak ada yang bisa diselamatkan, hanya berkas ijazah dan surat surat lainnya saja," ujar Haruni.