PROBOLINGGO JATIM - Seorang suami di Probolinggo membacok istrinya sendiri. Untung saja bacokan itu tidak mengenai organ vital sang istri sehingga tak membahayakan nyawanya.

Suami itu adalah Sa'i (45) dan korban Sumi (42), Warga Desa Resongo, Kecamatan Kuripan. Sumi mengatakan kejadian berawal saat dirinya bersama suaminya pergi ke ladang miliknya sekitar puku 07.00 WIB.

Mereka membawa clurit atau sabit untuk mencari rumput sebagai pakan ternak.

Karena hari sudah mendekati siang, Sa'i kemudian berpamitan hendak pulang. Namun tanpa sebab yang jelas, sewaktu mengangkat rumput yang sudah dikumpulkan, Sa'i membacok kaki istrinya dan langsung kabur.

"Engkok ngare'ah dinnak bein, polannah Jumatan takok kacong dulih deteng. Pas senekah jriyeh pas ngajung rebbeh moleah, pas makettas kiah pak. Ajeling sokoh lah lokah, kerena ngejit buleh langsung minta tolong pak, trus lakennah buleh buruh ke bungkonnah pak kampong," ujar Sumi dalam bahasa Madura, Jumat (7/2/2020).

"Saya mencari rumput di sini saja, soalnya hari Jumat takutnya anak kita cepat pulang. Setelah itu dia mengangkat rumput yang terkumpul, dan pamit pulang. Nah saat itu, suami menyabetkan celuritnya. Saat saya lihat kaki saya sudah terluka, karena kaget saya langsung teriak minta tolong, sementara suami lari kerumah kepala dusun"

Setelah kejadian, warga lantas berdatangan dan mengevakuasi Sumi ke rumah sakit dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo guna menjalani penanganan medis.

Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi mengatakan usai kejadian, Sa'i oleh kepala dusun langsung diserahkan ke Mapolsek Kuripan. Karena masuk kategori kekerasan dalam rumah tangga dan polsek mempunyai keterbatasan penyidik, maka kasus itu diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polres Probolinggo.

"Untuk motifnya, kami masih belum bisa menyimpulkan. Yang jelas kasus ini masuk kategori KDRT,"terang Kusmidi.

Suami Di Probolinggo Bacok Istri Sendiri Saat Cari Rumput

PROBOLINGGO JATIM - Seorang suami di Probolinggo membacok istrinya sendiri. Untung saja bacokan itu tidak mengenai organ vital sang istri sehingga tak membahayakan nyawanya.

Suami itu adalah Sa'i (45) dan korban Sumi (42), Warga Desa Resongo, Kecamatan Kuripan. Sumi mengatakan kejadian berawal saat dirinya bersama suaminya pergi ke ladang miliknya sekitar puku 07.00 WIB.

Mereka membawa clurit atau sabit untuk mencari rumput sebagai pakan ternak.

Karena hari sudah mendekati siang, Sa'i kemudian berpamitan hendak pulang. Namun tanpa sebab yang jelas, sewaktu mengangkat rumput yang sudah dikumpulkan, Sa'i membacok kaki istrinya dan langsung kabur.

"Engkok ngare'ah dinnak bein, polannah Jumatan takok kacong dulih deteng. Pas senekah jriyeh pas ngajung rebbeh moleah, pas makettas kiah pak. Ajeling sokoh lah lokah, kerena ngejit buleh langsung minta tolong pak, trus lakennah buleh buruh ke bungkonnah pak kampong," ujar Sumi dalam bahasa Madura, Jumat (7/2/2020).

"Saya mencari rumput di sini saja, soalnya hari Jumat takutnya anak kita cepat pulang. Setelah itu dia mengangkat rumput yang terkumpul, dan pamit pulang. Nah saat itu, suami menyabetkan celuritnya. Saat saya lihat kaki saya sudah terluka, karena kaget saya langsung teriak minta tolong, sementara suami lari kerumah kepala dusun"

Setelah kejadian, warga lantas berdatangan dan mengevakuasi Sumi ke rumah sakit dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo guna menjalani penanganan medis.

Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi mengatakan usai kejadian, Sa'i oleh kepala dusun langsung diserahkan ke Mapolsek Kuripan. Karena masuk kategori kekerasan dalam rumah tangga dan polsek mempunyai keterbatasan penyidik, maka kasus itu diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polres Probolinggo.

"Untuk motifnya, kami masih belum bisa menyimpulkan. Yang jelas kasus ini masuk kategori KDRT,"terang Kusmidi.