PURWAKARTA JABAR - Pembuangan bayi kembali terjadi di Kabupaten Purwakarta . Kali ini, warga menemukan sesosok bayi berjenis perempuan yang sudah tak bernyawa di Tempat Pembuangan Akhir sampah Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan.

Seorang saksi mata, Arifin (44) mengaku menemukan mayat bayi ini saat akan meratakan sampah dengan alat berat. "Bayinya ada di kantong plastik warna hitam yang ditali pakai lakban," katanya di kantor polisi, Minggu, 12 Januari 2020.

Kantong plastik itu dicurigai oleh para pemulung yang biasa memungut sampah di lokasi. Salah seorang pemulung, Ayip (55) menjelaskan kondisi bayi yang sudah membusuk dan menjelaskan kebiru-biruan.

"Bayinya perempuan mungkin usianya baru 2-3 hari setelah dilahirkan lalu dibuang," kata Ayip.

Penemuan bayi pada pukul 14.00 cukup mengejutkan warga sekitar TPA karena seingatnya baru pertama kali terjadi di sana.

Warga kemudian melaporkan penemuan itu ke Polisi Resor Purwakarta . Petugas jaga langsung mendatangi lokasi dan membawa jasad bayi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta , Ajun Komisaris Handan Ardian menyatakan jajarannya masih melakukan penyelidikan. "Ini kejadian penemuan bayi yang pertama di tahun 2020," katanya.

Kejadian serupa terjadi beberapa kali selama 2019 lalu. Dinas Kesehatan Purwakarta mencatat angka kematian ibu dan bayi sepanjang tahun 2018, ada 32 kasus kematian ibu dan 47 kasus kematian bayi yang baru lahir (neo) serta kematian bayi sebanyak 10 kasus.

Seorang Warga Purwakarta Temukan Mayat Bayi Di Tempat Sampah

PURWAKARTA JABAR - Pembuangan bayi kembali terjadi di Kabupaten Purwakarta . Kali ini, warga menemukan sesosok bayi berjenis perempuan yang sudah tak bernyawa di Tempat Pembuangan Akhir sampah Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan.

Seorang saksi mata, Arifin (44) mengaku menemukan mayat bayi ini saat akan meratakan sampah dengan alat berat. "Bayinya ada di kantong plastik warna hitam yang ditali pakai lakban," katanya di kantor polisi, Minggu, 12 Januari 2020.

Kantong plastik itu dicurigai oleh para pemulung yang biasa memungut sampah di lokasi. Salah seorang pemulung, Ayip (55) menjelaskan kondisi bayi yang sudah membusuk dan menjelaskan kebiru-biruan.

"Bayinya perempuan mungkin usianya baru 2-3 hari setelah dilahirkan lalu dibuang," kata Ayip.

Penemuan bayi pada pukul 14.00 cukup mengejutkan warga sekitar TPA karena seingatnya baru pertama kali terjadi di sana.

Warga kemudian melaporkan penemuan itu ke Polisi Resor Purwakarta . Petugas jaga langsung mendatangi lokasi dan membawa jasad bayi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta , Ajun Komisaris Handan Ardian menyatakan jajarannya masih melakukan penyelidikan. "Ini kejadian penemuan bayi yang pertama di tahun 2020," katanya.

Kejadian serupa terjadi beberapa kali selama 2019 lalu. Dinas Kesehatan Purwakarta mencatat angka kematian ibu dan bayi sepanjang tahun 2018, ada 32 kasus kematian ibu dan 47 kasus kematian bayi yang baru lahir (neo) serta kematian bayi sebanyak 10 kasus.

Tidak ada komentar