LAMONGAN JATIM - Jebakan tikus beraliran listrik lagi-lagi menelan korban jiwa. Seorang buruh tani ditemukan tewas tersetrum jebakan tikus yang terpasang di sawah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, buruh tani yang ditemukan tewas itu bernama Sumardji (52). Ia merupakan seorang tuna rungu warga Desa Godog, Kecamatan Laren, Lamongan.

Sumardji tewas ketika sedang bekerja sebagai buruh tani di sawah milik Nasit (60) yang juga tinggal di desa Godog. "Ketika itu korban sudah sekitar satu jam bekerja.

Kemudian akan beristirahat di bawah pohon pisang yang ada di pematang," kata Kapolsek Laren AKP Suwandi kepada wartawan, Kamis (9/1/2020).

Belum sampai duduk, lanjut Suwandi, kaki korban terpeleset dan jatuh menindih kawat yang masih teraliri listrik. Kawat itu dipasang pemilik sawah sebagai jebakan tikus.

Pada posisi itu, tangan korban juga memegang kawat yang ada aliran listriknya.

"Korban meninggal di TKP dan dievakuasi warga," jelasnya.

Untuk memastikan kematian korban, Sumardji dibawa ke mantri kesehatan Desa Bulubrangsi.

Di tubuh korban ditemukan luka bakar pada
tangan kanan, jari telunjuk dan punggung dengan panjang 25 sentimeter.

Saat ini korban sudah dimakamkan di pemakaman desa setempat.

"Kami juga telah memeriksa dan memastikan tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban," pungkas Suwandi.

Seorang Warga Lamongan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus

LAMONGAN JATIM - Jebakan tikus beraliran listrik lagi-lagi menelan korban jiwa. Seorang buruh tani ditemukan tewas tersetrum jebakan tikus yang terpasang di sawah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, buruh tani yang ditemukan tewas itu bernama Sumardji (52). Ia merupakan seorang tuna rungu warga Desa Godog, Kecamatan Laren, Lamongan.

Sumardji tewas ketika sedang bekerja sebagai buruh tani di sawah milik Nasit (60) yang juga tinggal di desa Godog. "Ketika itu korban sudah sekitar satu jam bekerja.

Kemudian akan beristirahat di bawah pohon pisang yang ada di pematang," kata Kapolsek Laren AKP Suwandi kepada wartawan, Kamis (9/1/2020).

Belum sampai duduk, lanjut Suwandi, kaki korban terpeleset dan jatuh menindih kawat yang masih teraliri listrik. Kawat itu dipasang pemilik sawah sebagai jebakan tikus.

Pada posisi itu, tangan korban juga memegang kawat yang ada aliran listriknya.

"Korban meninggal di TKP dan dievakuasi warga," jelasnya.

Untuk memastikan kematian korban, Sumardji dibawa ke mantri kesehatan Desa Bulubrangsi.

Di tubuh korban ditemukan luka bakar pada
tangan kanan, jari telunjuk dan punggung dengan panjang 25 sentimeter.

Saat ini korban sudah dimakamkan di pemakaman desa setempat.

"Kami juga telah memeriksa dan memastikan tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban," pungkas Suwandi.

Tidak ada komentar