BANYUWANGI JATIM - Seorang Wanita bernama Rugayah (58), warga asal Jalan Belitung, Lingkungan Kebun Jeruk Kelurahan Lateng, Banyuwangi menderita lumpuh setelah dirampok dan dianiaya oleh Ibnu Zainullo (25), tetangganya sendiri.

Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Sabtu (14/1/2020) lalu sekitar pukul 21.30 Wib.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan pelaku mencuri terhadap barang berharga milik korban.

Saat korban berusaha mempertahankan diri, pelaku melakukan pemukulan.

"Pelaku memukul wajah, kepala, sehingga tulang tengkorak korban tersebut retak hingga mengalami kelumpuhan," katanya, Sabtu (18/1/2020).

Unit Reskrim Polsek Banyuwangi saat hendak meringkus, pelaku juga melakukan perlawanan.

Pelaku yang sedang pesta minuman keras bersama teman-temannya diketahui berusaha mengeroyok petugas. Pelaku ditembak di kaki oleh polisi yang menangkapnya.

"Saat dilakukan penangkapan, pelaku melawan petugas hingga dilakukan penindakan tegas kepada tersangka," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui jika pelaku menerima pesanan dari 3 penadah barang curian yang berhasil ditangkap lebih dulu.

"Seringkali (pelaku) ada beberapa pesanan. Ada 3 orang penadah di situ, sehingga pelaku mengambil barang tersebut," tandasnya.

Pelaku Perampokan dan Penganiayaan di Banyuwangi Ditembak

BANYUWANGI JATIM - Seorang Wanita bernama Rugayah (58), warga asal Jalan Belitung, Lingkungan Kebun Jeruk Kelurahan Lateng, Banyuwangi menderita lumpuh setelah dirampok dan dianiaya oleh Ibnu Zainullo (25), tetangganya sendiri.

Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Sabtu (14/1/2020) lalu sekitar pukul 21.30 Wib.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan pelaku mencuri terhadap barang berharga milik korban.

Saat korban berusaha mempertahankan diri, pelaku melakukan pemukulan.

"Pelaku memukul wajah, kepala, sehingga tulang tengkorak korban tersebut retak hingga mengalami kelumpuhan," katanya, Sabtu (18/1/2020).

Unit Reskrim Polsek Banyuwangi saat hendak meringkus, pelaku juga melakukan perlawanan.

Pelaku yang sedang pesta minuman keras bersama teman-temannya diketahui berusaha mengeroyok petugas. Pelaku ditembak di kaki oleh polisi yang menangkapnya.

"Saat dilakukan penangkapan, pelaku melawan petugas hingga dilakukan penindakan tegas kepada tersangka," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui jika pelaku menerima pesanan dari 3 penadah barang curian yang berhasil ditangkap lebih dulu.

"Seringkali (pelaku) ada beberapa pesanan. Ada 3 orang penadah di situ, sehingga pelaku mengambil barang tersebut," tandasnya.