LAMONGAN JATIM - Niat agar sawahnya tak diserang tikus, jebakan tikus di Lamongan memakan korban, yaitu pemiliknya sendiri. Kali ini, seorang petani meninggal akibat kesetrum jebakan tikus yang dipasang di sawahnya sendiri.

Sedianya, jebakan tikus beraliran listrik itu dipasang untuk menyelamatkan tanaman padi dari hama tikus.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, petani itu yakni Sukandar (62) warga Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran.

Korban ditemukan meninggal dengan posisi telungkup di areal persawahan karena tersegat aliran listrik.

"Sebelum ditemukan, korban malamnya pamit keluar rumah pada istrinya," kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Djoko Bisono kepada wartawan saat dikonfirmasi, Minggu (19/1/2020).

Namun hingga larut malam, tambah dia, korban tidak juga pulang, istri korban yang bernama Suliyem (60) pun bertanya kepada anaknya.

Akhirnya pihak keluarga pun mencari ke beberapa tempat di desanya. Anak dan istri korban mencari korban di sawah miliknya dan korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Korban meninggal karena kesetrum listrik jebakan tikus miliknya sendiri, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban," terangnya.

Korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Saat ini, tandas Djoko, korban juga sudah dimakamkan di pemakaman desa setempat. "Saya berharap warga untuk berhati-hati dalam setiap menjalankan aktivitasnya," harapnya.

Senjata Makan Tuan, Petani di Lamongan Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

LAMONGAN JATIM - Niat agar sawahnya tak diserang tikus, jebakan tikus di Lamongan memakan korban, yaitu pemiliknya sendiri. Kali ini, seorang petani meninggal akibat kesetrum jebakan tikus yang dipasang di sawahnya sendiri.

Sedianya, jebakan tikus beraliran listrik itu dipasang untuk menyelamatkan tanaman padi dari hama tikus.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, petani itu yakni Sukandar (62) warga Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran.

Korban ditemukan meninggal dengan posisi telungkup di areal persawahan karena tersegat aliran listrik.

"Sebelum ditemukan, korban malamnya pamit keluar rumah pada istrinya," kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Djoko Bisono kepada wartawan saat dikonfirmasi, Minggu (19/1/2020).

Namun hingga larut malam, tambah dia, korban tidak juga pulang, istri korban yang bernama Suliyem (60) pun bertanya kepada anaknya.

Akhirnya pihak keluarga pun mencari ke beberapa tempat di desanya. Anak dan istri korban mencari korban di sawah miliknya dan korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Korban meninggal karena kesetrum listrik jebakan tikus miliknya sendiri, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban," terangnya.

Korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Saat ini, tandas Djoko, korban juga sudah dimakamkan di pemakaman desa setempat. "Saya berharap warga untuk berhati-hati dalam setiap menjalankan aktivitasnya," harapnya.