SUMENEP - Warga Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat perempuan di muara sungai desa tersebut.

Mayat tersebut diketahui bernama Busani (60), warga Dusun Padurekso, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget. “Saat ditemukan, korban mengalami luka di pelipis mata kanan dan luka pada kelingking tangan kiri. Korban mengenakan baju warna biru bergaris hijau,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Kamis (09/01/2019).

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Yakub, warga setempat. Korban ditemukan meninggal dalam posisi telungkup di muara sungai.

Warga kemudian menghubungi kepala desa dan Polsek Kalianget. Anggota Polsek kemudian membawa korban ke RSI Kalianget untuk diidentifikasi.

Tim Dokkes dan Tim Inafis Polres Sumenep melakukan identifikasi dan VER luar guna mengetahui sebab kematian korban.

Isu yang sempat beredar di masyarakat, korban meninggal akibat depresi karena suaminya beristri empat. Korban merupakan istri pertama.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pemyebab pasti kematian korban. Namun dari hasil VER luar, korban diduga meninggal akibat celaka sendiri tercebur sungai. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Widiarti.

Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap korban. Keluarga menyatakan menerima dengan iklas dan membawa jenazah pulang untuk dilakukan pemakaman.

Depresi Suami Beristri 4, Wanita Sumenep Ditemukan Meninggal di Sungai

SUMENEP - Warga Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat perempuan di muara sungai desa tersebut.

Mayat tersebut diketahui bernama Busani (60), warga Dusun Padurekso, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget. “Saat ditemukan, korban mengalami luka di pelipis mata kanan dan luka pada kelingking tangan kiri. Korban mengenakan baju warna biru bergaris hijau,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Kamis (09/01/2019).

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Yakub, warga setempat. Korban ditemukan meninggal dalam posisi telungkup di muara sungai.

Warga kemudian menghubungi kepala desa dan Polsek Kalianget. Anggota Polsek kemudian membawa korban ke RSI Kalianget untuk diidentifikasi.

Tim Dokkes dan Tim Inafis Polres Sumenep melakukan identifikasi dan VER luar guna mengetahui sebab kematian korban.

Isu yang sempat beredar di masyarakat, korban meninggal akibat depresi karena suaminya beristri empat. Korban merupakan istri pertama.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pemyebab pasti kematian korban. Namun dari hasil VER luar, korban diduga meninggal akibat celaka sendiri tercebur sungai. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Widiarti.

Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap korban. Keluarga menyatakan menerima dengan iklas dan membawa jenazah pulang untuk dilakukan pemakaman.