KEDIRI JATIM - Hujan deras di Kota Kediri merobohkan tembok salah satu warga. Dua warga terluka karena tertimpa reruntuhan tembok.

Hujan deras berlangsung sekitar 40 Menit dan menyebar merata di Kota Kediri. Hujan itu tiba-tiba saja merubuhkan tembok di Jalan Tinalan IV, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Tembok itu menimpa Sri Hartatik (41) dan Sigit Hariono (44). Saat itu keduanya sedang berada di bagian samping tembok. Tembok yang roboh adalah tembok tetangga mereka.

Tembok roboh itu juga menimpa sebagian atap rumah. Beruntung keduanya hanya mengalami luka ringan pada kaki dan tubuhnya. Tembok itu sendiri roboh diduga karena sudah lapuk dan terus terguyur air hujan.

"Iya benar, ada kejadian itu dan korban mengalami luka ringan, diperkirakan temboknya rapuh ditambah terkena hujan sehingga roboh," ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri Adhi Sutrisno," Minggu (5/1/2020).

Selain merobohkan tembok, hujan juga merendam sejumlah ruas jalan protokol di Kota Kediri. Ketinggiannya bervariasi mulai dari setinggi mata kaki, hingga lutut orang dewasa.

Jalan protokol yang terendam hujan adalah Jalan Pattimura, Jalan HOS Cokroaminoto, dan sejumlah ruas jalan lain. Untunglah air yang menggenang berangsur surut seiring debit air hujan yang reda.

Adhi mengatakan seiriang dengan meningkatnya debit curah hujan, warga diimbau agar melakukan mitigasi mandiri di sekitar lingkungan rumahnya.

"Musim penghujan kami sudah mewanti-wanti kepada masyarakat agar melakukan mitigasi mandiri yakni cek kondisi rumah, cek lingkungan sekitar, cek pohon besar guna mengantisipasi bencana alam," kata Adhi.

2 Orang Tertimpa Tembok di Kediri Saat Hujan Deras

KEDIRI JATIM - Hujan deras di Kota Kediri merobohkan tembok salah satu warga. Dua warga terluka karena tertimpa reruntuhan tembok.

Hujan deras berlangsung sekitar 40 Menit dan menyebar merata di Kota Kediri. Hujan itu tiba-tiba saja merubuhkan tembok di Jalan Tinalan IV, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Tembok itu menimpa Sri Hartatik (41) dan Sigit Hariono (44). Saat itu keduanya sedang berada di bagian samping tembok. Tembok yang roboh adalah tembok tetangga mereka.

Tembok roboh itu juga menimpa sebagian atap rumah. Beruntung keduanya hanya mengalami luka ringan pada kaki dan tubuhnya. Tembok itu sendiri roboh diduga karena sudah lapuk dan terus terguyur air hujan.

"Iya benar, ada kejadian itu dan korban mengalami luka ringan, diperkirakan temboknya rapuh ditambah terkena hujan sehingga roboh," ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri Adhi Sutrisno," Minggu (5/1/2020).

Selain merobohkan tembok, hujan juga merendam sejumlah ruas jalan protokol di Kota Kediri. Ketinggiannya bervariasi mulai dari setinggi mata kaki, hingga lutut orang dewasa.

Jalan protokol yang terendam hujan adalah Jalan Pattimura, Jalan HOS Cokroaminoto, dan sejumlah ruas jalan lain. Untunglah air yang menggenang berangsur surut seiring debit air hujan yang reda.

Adhi mengatakan seiriang dengan meningkatnya debit curah hujan, warga diimbau agar melakukan mitigasi mandiri di sekitar lingkungan rumahnya.

"Musim penghujan kami sudah mewanti-wanti kepada masyarakat agar melakukan mitigasi mandiri yakni cek kondisi rumah, cek lingkungan sekitar, cek pohon besar guna mengantisipasi bencana alam," kata Adhi.