Showing posts with label kemunculan imam Mahdi semakin dekat. Show all posts
Showing posts with label kemunculan imam Mahdi semakin dekat. Show all posts

Wednesday, November 7, 2018

Inilah Perkara Yang Membuat Hati Manusia Menjadi Keras

“Allah Telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi lembut kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya, dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpin pun”. (QS Az-Zumar: 23)


Jika hati sudah terlanjur keras, maka untuk melembutkannya bukanlah pekerjaan yang mudah. Bahkan bagi sebagian orang ia lebih berat ketimbang pekerjaan lain semisal bersedekah.

Karena itu, Abdullah bin Umar mengatakan, “Sungguh menangis karena takut kepada Allah SWT lebih aku cintai daripada bersedekah dengan 1000 dinar.” Mungkin maksud Abdullah bin Umar, menangis karena Allah lebih berat dibanding bersedekah 1000 dinar.

Rasulullah SAW berlindung dari hati yang keras dan tidak khusyu’.

 اللهم إني أعوذ بك من علم لا ينفع ومن قلب لا يخشع ومن نفس لا تشبع ومن دعوة لا يستجاب لها. رواه مسلم

“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak pernah kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan”. [HR. Muslim]

Ada lima hal yang menyebabkan hati seseorang menjadi keras. Kelima hal ini harus dihindari sehingga terbebas dari penyakit keras hati.

MAKAN BERLEBIHAN

Dari Bisyr bin Harits, “Dua hal yang mengeraskan hati; banyak bicara dan banyak makan.”

Dalam bahasa Arab makan ketika belum lapar dikenal juga dengan والأكل من غير جوع. Ketika seseorang terlalu banyak makan, maka orang tersebut telah mengikuti hawa nafsu dari perutnya.

Selain dapat membuat hati menjadi keras, terlalu banyak makan juga dapat menimbulkan sifat malas, berat badan tidak ideal, mudah terserang penyakit dan akan sulit untuk berpikir. Rasulullah SAW bersabda:

مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنِهِ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أَكَلَاتٍ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ

“Tidak ada wadah paling buruk yang diisi manusia selain perutnya, cukuplah seorang anak Adam makan beberapa suap makanan saja yang dapat mengokohkan tulang punggungnya. Jika memang ia harus mengisi perutnya maka hendaknya ia memberikan sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya”. [HR. At-Tirmidzi]

BANYAK BICARA

Rasulullah SAW bersabda:

لَا يَسْتَقِيمُ إِيمَانُ عَبْدٍ حَتَّى يَسْتَقِيمَ قَلْبُهُ وَلَا يَسْتَقِيمُ قَلْبُهُ حَتَّى يَسْتَقِيمَ لِسَانُهُ

“Tidak akan lurus iman seorang hamba hingga lurus hatinya. Dan tidak akan lurus hatinya hingga lurus lisannya”. [ HR. Ahmad ]

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata benar atau diam”. [HR. Muslim, Baihaqi dan lainnya]

Islam mengajarkan umatnya untuk bicara yang baik, jika tidak bisa maka lebih baik diam. Sebab keimanan seseorang terkait erat dengan sejauh mana seseorang menjaga lisannya.

Terlalu banyak bicara akan mengeraskan hati. Sebab, semakin banyak bicara, kemungkinan akan semakin banyak salah.

Firman Allah, “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh  bersedekah, berbuat ma’ruf, atau perdamaian di antara manusia”. (QS An-Nisa’:114)

Rasulullah bersabda: “Beruntunglah orang yang dapat menahan kelebihan bicaranya, dan menginfakkan kelebihan hartanya”. [HR. Baihaqi]

Ibrahim At Taymiy berkata: “Seorang mukmin ketika hendak berbicara, ia berpikir dahulu, jika bermanfaat dia ucapkan, dan jika tidak maka tidak diucapkan. Sedangkan orang fajir (durhaka) sesungguhnya lisannya mengalir saja”.

Berkata Yazid ibn Abi Hubaib: ”Di antara fitnah orang alim adalah ketika ia lebih senang berbicara daripada mendengarkan. Jika orang lain sudah cukup berbicara, maka mendengarkan adalah keselamatan, dan dalam berbicara ada polesan, tambahan dan pengurangan”.

BANYAK TERTAWA

Rasulullah SAW bersabda: “Banyak tertawa itu mematikan hati”. [HR. Ahmad]

Tertawa bukan hal yang dilarang, Rasulullah sendiri pernah tertawa namun itu dilakukan sewajarnya. Karena itu ditegaskan di awal bahwa beliau banyak menangis dan sedikit tertawa.

Tertawa tanpa sebab dalam bahasa Arab dikenal juga dengan الضحك من غير عجب. Tertawa sendiri dalam bahasa Arab ada tiga jenis yaitu الضحك, قهقهة dan تبسم. . Yang dilarang dalam Islam karena dapat membuat hati menjadi keras adalah قهقهة. Qahqahah (قهقهة) disebut juga dengan tertawa ala setan.

Qahqahah adalah tertawa melebihi dari kebiasaan dan diikuti dengan memukul-mukul diri. Sementara الضحك adalah tertawa biasa, hukumnya boleh saja asal tidak berlebihan dan bisa menjadi makruh jika berlebihan.

Tertawa yang paling baik adalah تبسم. Ini adalah jenis tertawa para Rasul. Tertawa jenis ini bahkan dianjurkan dalam Islam.Rasulullah Saw melarang banyak tertawa, sebagaimana dalam sebuah hadits :

أقِلَّ الضَّحِك ، فَإن كَثْرَة الضَّحِكِ تُمِيتُ القَلْبَ

“Sedikitkanlah tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati”. [Shahih adabul mufrad : 252]

TEMAN BURUK

“Dan (Ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: Aduhai kiranya (dulu) Aku mengambil jalan bersama-sama Rasul.’ Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya Aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia Telah menyesatkan Aku dari Al Quran ketika Al Quran itu Telah datang kepadaku. dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia”. (Al-Furqan: 27-29)

Sebagian ulama salaf berkata, “Kerasnya hati karena empat hal: melampui batas; makan, tidur, bicara, pergaulan”.

Rasulullah saw bersabda:

” المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل “

“Seseorang itu tergantung kepada agama teman dekatnya. Maka hendaklah seseorang melihat siapa yang dijadikan teman dekatnya”. [HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Daud, dihasankan oleh Al-Albani]

GEMAR MELAKUKAN DOSA

Allah SWT berfirman:

كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka”. (QS. Al Muthoffifin: 14)

Makna ayat di atas diterangkan dalam hadits berikut:

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan ‘ar raan’ yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka”. [HR Tirmidzi]

MEMBICARAKAN KEBURUKAN ORANG LAIN


Dalam sebuah mejelisnya bersama Abu Dzar, Rasulullah pernah memberi nasehat berikut : “Wahai Abu Dzar, hindari dari perlakuan ghibah (menggunjing)
karena dosanya lebih berat dari pada zina”.

“Ya Rasulullah apa itu ghibah?”

“Ghibah yaitu menyebut-nyebut saudaramu dengan yang tidak disukai.”

“Ya Rasulullah walaupun sesuatu itu ada pada dirinya”

“Ya apabila kau sebut-sebut aibnya, maka kau telah menggunjingnya; namun
bila kau sebut aib yang tidak ada pada dirinya maka kau telah memfitnahnya.”

Ghibah atau menceritakan aib orang lain zaman sekarang bukan dianggap salah bahkan
sudah menjadi tradisi dalam masyarakat kita.

Kebiasaan buruk mempersoalkan cela, kekurangan, dan kesalahan orang lain sementara kalian abai terhadap cela, kekurangan, dan kesalahan diri kita sendiri. Allah melarang keras membuka aib orang lain karena hal tersebut juga membuat hati manusia menjadi keras dan susah dimasuki hal baik.

Wallohua'lam Bisshowab

Sunday, March 5, 2017

Tanda-tanda Utama Kemunculan Imam Mahdi ke Dunia semakin dekat

Imam Mahdi akan segera muncul, tidak ada yang tahu dan Nabi memang tidak menyebutkan kapan waktu bagi munculnya Imam Mahdi. Nabi SAW hanya menyebutkan tentang siapa Imam Mahdi, ciri cirinya, dan apa tanda menjelang kemunculan Imam Mahdi.

Nampaknya ciri menjelang kehadiran Imam Mahdi dewasa ini makin jelas hari demi hari, orang mau percaya atau tidak. Banyak tanda kiamat kecil telah muncul dan bahkan bisa di bilang semua sudah muncul. Maka kini memang waktu bagi Sang Khalifah kaum muslimin, Imam Mahdi untuk muncul, karena dialah penyambung bagi telah purnanya tanda kiamat kecil untuk kemudian akan di sambung dengan tanda kiamat besar yang jumlahnya ada 10.

Gempa bumi adalah tanda utama bagi dekatnya waktu akhir jaman karena gempa adalah penanda akan segera berbaliknya orbit bumi, makin sering gempa artinya makin dekat waktu bagi pergeseran kutub dan terbitnya matahari dari barat menjadi salah satu dampaknya.

Selain gempa tanda utama bagi akan segera hadirnya Imam Mahdi adalah peperangan di timur tengah. Peperangan di Suriah memang di sebut dalam riwayat Ali Bin Abi Thalib sebagai peperangan yang tidak akan berakhir sampai dengan kemunculan Imam Mahdi, karenanya usaha apa pun oleh dunia untuk menghentikan perang Suriah tidak akan menghasilkan apa pun.

Peperangan ini akan makin berkecamuk dan makin membesar, tandanya sudah sangat terlihat dengan masuknya Rusia, ketegangan Rusia dan Turki, ketegangan Rusia dan AS, ketegangan Iran dan Arab Saudi, ketegangan Suriah dan Turki, ketegangan di Lebanon, ketegangan di Iraq, ketegangan di Arab Saudi sebagai dampak invasi Yaman dan Suriah. Belum lagi jika kita melihat perang Libya, Perang di Somalia, di Afghanistan, di Nigeria. Semua peperangan itu benar benar akan makin membakar timur tengah, dan menurut Nostradamus pada tahun 2016 ini akan muncul seorang antikris dari arah Timur Tengah. Apakah yang di maksudnya Imam Mahdi atau As Sufyani kita akan melihatnya bersama sama dalam masa yang tidak lama.

Atsar/riwayat yg diriwayatkan oleh Abu Hurairah,Ibnu Abas dan Ali bin Abi Thalib ra. Dalam sebuah riwayat –semula Abu Hurairah takut menceritakannya, namun setelah beliau merasa maut hendak menjemput, ia takut menyembunyikan ilmu-, Ia berkata kpd orang-orang di sekelilingnya:

“Aku mempunyai informasi tentang peperangan-peperangan yang terjadi di akhir zaman.” 
Maka orang-orang berkata “Beritahukan kepada kami, tidak mengapa, semoga Allah memberimu pahala yang lebih baik.” Maka beliau berkata :
“Pada dekade-dekade hijriah setelah tahun seribu tiga ratus (1300), dan hendaklah kalian menghitung beberapa dekade kemudian, Raja Romawi berpendapat. Bahwa Perang Dunia (PD I : 1914M/1332H) yang melibatkan seluruh dunia pasti terjadi, maka Allah menghendaki peperangan baginya.

Tidak lama masa berlalu, satu dekade dan satu dekade lagi (1934M/1352H), berkuasalah seorang laki-laki dari negara yang bernama (Jerman), ia mempunyai nama hirr/kucing , ia ingin menguasai dunia dan memerangi semua negeri bersalju dan kaya (PD II), maka ia berada dalam murka Allah setelah berlangsung tahun- tahun api, ia dibunuh secara hina oleh rahasia Rusy atau Rus(1945).

Pada dekade-dekade hijriah setelah seribu tiga ratus tahun, hitunglah lima atau enam, Mesir akan diperintah oleh seorang pria yang dijuluki sebagai (Nashir)(1956M/1375H),
orang-orang Arab menyebutnya Syuja’ul Arab (Pemberaninya orang arab),
Allah menghinakannya dalam sebuah peperangan dan sebuah peperangan lagi, ia tidaklah mendapat kemenangan. Allah menghendaki kemenangan bagi Mesir, kemenangan sejati bagi-Nya pada bulan yang dicintai-Nya dan milik-Nya, maka pemilik rumah & bangsa Arab menyenangkan Mesir dengan Asmar Sada(1970M/1390H), ayahnya Anwaru Minhu,-lebih bercahaya dari dia – akan tetapi ia membuat perjanjian damai (1978, Camp david) dengan pencuri-pencuri Masjidil Aqsha(Israel) di negeri penuh duka. Dan di Irak Syam, ada pria yang sangat kejam dan Sufyani, pada salah satu dari kedua matanya ada kasal, kelopak mata yang turun’ sedikit, namanya diambil dari pecahan kata shidam , dan dia shaddam liman ‘aradhahu (penghancur bagi siapa saja yang menentangnya)(Saddam Husain)dunia berkumpul menyerangnya di (Kut) kecil(Kuwait) yang dimasukinya dan dia tertipu. Tidak ada kebaikan di dalam diri Sufyani kecuali dengan Islam. Ia adalah orangbaik dan jahat dan kecelakaan bagi penghianat Al Mahdi Al Amin (Pemimpin yang mendapat petunjuk lagi dipercaya).

Pada dekade-dekade hijriah setelah seribu empat ratus (1400) tahun, hitunglah dekade itu dua dan tiga, akan muncul Al-Mahdi Al-Amin( 1420-1439) ,ia memerangi seluruh dunia,bersatu padu memeranginya orang-orang yang tersesat , orang-orang yang dimurkai serta orang-orang yang keterlaluan kemunafikannya di negeri Isra’ & Mi’rajdi dekat Gunung Magedon(Israel). Akan keluar menghadapinya Ratu Dunia dan tipu muslihat, pezina namanya Amirika(Amerika). Ia merayu dunia pada hari itu dalamkesesatan dan kekafiran.

Yahudi dunia ketika itu berada di puncak ketinggian, menguasai Al-Quds dan kota suci. Seluruh negeri datang dari laut dan udara kecuali negeri-negeri salju yang sangat dingin(eropa utara ) dan negeri-negeri panas yang sangat panas(negeri Afrika). Al-Mahdi melihat bahwa seluruh dunia sedang membuat tipu muslihat jahat terhadapnya  dan meyakini bahwa Allah bisa membuat tipu muslihat yang lebih lihai. Ia yakin bahwa seluruh alam adalah pohon baginya akan dikuasainya sejak ranting hingga akarnya, maka Allah melempari mereka dengan anak panah yang paling dahsyat, yang membakar bumi, laut, dan langit mereka. Langit pun menurunkan hujan yang buruk dan seluruh penduduk bumi mengutuk semua orang kafir dibumi dan Allah mengizinkan hilangnya semua kekufuran.”


Dari atsar di atas definisi tahun dalam setiap kejadian sudah semakin jelas begitu pula para pelaku di jaman tersebut.Menurut ulama Timur Tengah Imam Mahdi di perkirakan akan hadir di 2020, 2021, 2022 atau 2023. Namun bisa juga kehadiran Imam Mahdi akan terjadi dalam 3 tahun ini yakni di 2016, 2017 atau 2018. Maka marilah kita tunggu bersama sama dengan peristiwa di Mekah yang akan menggemparkan dunia karena kemunculan Imam Mahdi dan sungguh nampaknya waktunya sudah sangat dekat saat ini, tanpa perduli apakah orang mau percaya ataukah tidak.

Wallahu A'lam Bisshowab