Social Items

Showing posts with label Tanda Jodoh. Show all posts
Showing posts with label Tanda Jodoh. Show all posts
Pada dasarnya cowok jaman sekarang ini sering memiliki banyak wanita dan sulit untuk setia pada satu pasangan. Namun tidak semua cowok itu playboy loh, contohnya admin yang nulis artikel ini.
😁 hhhh...


Berdasarkan pengamatan oleh pakar percintaan, laki-laki setia itu memiliki beberapa tanda pada dirinya dari segi prilaku dan penampilan, diantaranya yaitu :

Jarang Pake Parfum

Rata-rata cowok seperti ini lebih setia dibanding dengan cowok yang suka wewangian. Biasanya Cowok yang seperti ini suka tampil apa adanya di hadapan wanita dan 95% memiliki kesetiaan pada pacarnya. Berbeda dengan cowok Playboy, kemana-mana selalu tampil wangi dan rapi, jika melihat cewek cantik matanya jelalatan.

Jarang Merayu

Biasanya cowok yang suka selingkuh pandai dan pintar merayu pacarnya, hal ini sering dilakukan pada tiap wanita yang dekat dengannya. Berbeda dengan cowok setia, tipe cowok setia tidak suka merayu dan tidak banyak omong.

Tak Perduli Akan Perhatian

Cowok yang setia tidak membutuhkan perhatian yang berlebih karena dekat dengan pasangannya saja sudah cukup baginya. Cowok seperti ini tidak pernah berusaha menarik perhatian dari orang lain, apalagi untuk sekedar mendapatkan pujia dan pengakuan dari cewek lain. Bagi mereka, berada di dekat pasangannya sudah sangat cukup untuk membuatnya merasa percaya diri.

Tidak ingkar janji

Cowok yang sering menepati janjinya bisa menjadi salah satu indikator bahwa ia memiliki kesetiaan terhadap pasangannya. Mungkin ada kalanya ia tidak bisa menepati janjinya, namun hal ini lebih dikarenakan kondisi yang memang sangat tidak memungkinkan. Apabila hal ini terjadi, maka ia akan berusaha untuk menjalin komunikasi dengan pasangannya dan meminta maaf secara tulus.

Menghargai perempuan

Cowok setia dan bertanggung jawab memiliki penghormatan yang sangat tinggi terhadap perempuan. Dia tidak pernah memandang rendah perempuan. Dia juga selalu berusaha untuk mendengarkan dan menghargai pendapat dari setiap perempuan. Sekalipun hal tersebut sangat berbeda dengan prinsipnya namun daripada melukai hati pasangannya, maka ia lebih memilih menerima pendapat tersebut secara terbuka.

Bersifat Sabar

Pada dasarnya, setiap pria akan memiliki egonya sendiri yang bisa membuatnya sangat mudah emosi. Namun cowok yang setia memiliki kemampuan lebih untuk mengontrol emosinya karena takut melukai hati pasangannya.

Sering Ada saat dibutuhkan

Ketika kamu sedang memiliki masalah, maka cowok yang setia akan selalu ada untuk membantu. Apabila masalah seperti jarak menjadi penghambat, maka ia akan selalu berusaha menelpon untuk sekadar mengetahui keadaan kalian girls. Bahkan cowok yang setia merupakan orang pertama yang akan peduli terhadap segala masalah yang dihadapi oleh pasangannya.

Bersyukur

Jika cowokmu memang tipikal setia dan bertanggung jawab, maka ia akan merasa sangat bersyukur telah memiliki kalian. Hal ini akan membuat ia tidak mau lagi berpetualang dalam urusan cinta.

Apabila rasa bosan telah muncul dalam hubungan kalian, maka ia akan tetap berusaha berpikir tenang dan rasa syukurnya yang akan membuat ia tetap mempertahankan hubungannnya.

 Bertanggung jawab

Cowok yang setia sangat percaya diri dan yakin bisa menghadapi setiap masalah yang ia miliki. Cowok seperti ini sangat paham mengenai apa yang harus ia lakukan dalam hidupnya, tidak mudah putus asa dan tidak mudah menyerah. Dirinya juga memiliki kemandirian dan sangat bertanggung jawab terhadap apa yang telah ia lakukan.

Serius

Cowok setia sangat yakin dengan pilihannya dan tidak pernah ragu sedikit pun dengan pasangannya. Cowok seperti ini tidak akan pernah mengorbankan hubungannya untuk sekadar mencoba-coba hubungan dengan wanita yang baru saja ia kenal. Namun hal ini hanya berlaku dalam urusan percintaan. Jika menyangkut bisnis dan pekerjaan ia akan sangat berani mengambil risiko.

Lebih Suka Jujur

Yang terakhir adalah jujur. Jujur merupakan sifat yang sangat melekat dengan pria setia dan bertanggung jawab. Sikapnya begitu apa adanya dan tidak pernah mempermainkan perasaan pasangannya.

Kejujurannya ini bisa dilihat dari aktivitasnya sehari-hari dimana ia tidak pernah keberatan saat ponsel atau akun media sosialnya diperiksa. Selain itu, ia juga tidak pernah keberatan ketika diikuti atau ditemani dalam melakukan aktivitas sehari-harinya.

Itulah ciri-ciri cowok setia pada pasangannya. Jika kalian mempunyai cowok yang memiliki beberapa sifat di atas, bersyukurlah dan jaga dia selamanya. 

Wanita Harus Baca 11 Tanda Cowok Ini Bakalan Setia Padamu

Mengetahui masih Perjaka atau tidaknya seseorang pria itu lebih mudah jika kalian para wanita mengetahui gelagatnya pada pria. Berdasarkan dari keterangan dokter spesialis sex, ada beberapa ciri seorang pria yang masih Perjaka dari tingkah dan prilakunya.


Berikut ini adalah tanda-tanda pria yang masih Perjaka :

SALAH TINGKAH

Jika terlalu malu berada di sekitar kamu dan wanita lain. Semisal dia akan menjauh jika tidak sengaja kamu menyentuhnya. Itu berarti dia belum menemukan zona nyamannya dengan wanita.

WAJAH MEMERAH

Dia menjaga jarak aman ketika berbicara dengan wanita. Wajahnya berubah merah ketika seorang wanita menggodanya.

GROGI

Biasanya dia akan kaget, seperti mendapat serangan jantung jika mendapat tawaran kencan pertama. Jika mendapatkan sentuhan, ia akan menggigil seperti mendapat serangan kelumpuhan.

MALU-MALU

Suaranya berubah aneh dan tergagap kita kamu mencoba untuk lebih intim. Beberapa pria perjaka terlalu malu bahkan mungkin mengeluarkan air mata ketika seorang wanita menyentuhnya pertama kali.

BINGUNG SAAT MALAM PERTAMA

Jika kamu di malam pertama pernikahan, dia terlihat bingung untuk melakukan sesuatu. Berarti ia masih perjaka dan belum tahu bagaimana memulai pekerjaannya sebagai pengantin pria.

CANGGUNG

Tidak ada komunikasi di atas ranjang? Ini merupakan salah satu tanda klasik bahwa pria masih perjaka. Kecanggungan memang bisa muncul pada pasangan baru, tapi jika pasangan Anda canggung saat Anda telanjang dan seperti kebingungan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya, ini bisa jadi adalah pertama kali baginya melakukan hubungan seks.

CEPAT ORGASME

pria yang masih perjaka cenderung mengalami orgasme yang cepat dan tidak diatur, karena orgasme selama hubungan seksual bisa lebih intens dibandingkan saat masturbasi. Jika pasangan Anda mencapai klimaks sangat cepat, kemungkinan dia masih ‘perawan’.

BERDARAH

Sebagian kecil pria memiliki kulup yang sangat ketat, pria seperti itu biasanya mengalami pendarahan ketika mereka bercinta untuk pertama kalinya.

Itulah beberapa tanda pada pria yang masih Perjaka.

Inilah 8 Ciri-ciri Pada Pria Yang Masih Perjaka

Sebagai seorang Pria harus tahu ciri ciri wanita yang sedang terangsang, karena kebanyakan para wanita sangat
sulit untuk mengungkapkan perasaan mereka. Jadi Pria dituntut bisa ngerti keinginan pasangannya tersebut.Saat wanita ingin Sex kebanyakan wanita menyembunyikan keinginannya, padahal dia lagi terangsang berat.

Jadi untuk mengetahui hal tersebut para Pria kudu baca ciri ciri wanita yang lagi merangsang di bawah ini :

1. Tatapan Mata

Tatapan mata akan mempengaruhi wanita yang sedang terangsang. Apakah mata anda pernah ditatap oleh pasangan anda ? Jika demikian, dengan menatap mata anda sebenarnya dia sedang mengalami rangsangan dan ingin mengajak anda ML (making love).

2. Tanda Fisik

Wanita yang sedang terangsang akan memiliki ciri-ciri fisik. Ciri-ciri fisik tersebut, seperti organ intimnya akan basah dan puting payudaranya akan semakin membesar. Tapi anda tidak akan mengetahuinya tanpa anda melihat secara langsung. Selain itu juga, Wanita yang terangsang akan mengalami denyut jantung yang kencang.

3. Sentuhan

 Apakah anda tiba-tiba pernah disentuh dengan pasangan anda ? Apabila pasangan anda tiba-tiba menyentuh manja anda, itu bisa jadi tanda pasangan anda sedang mengalami rangsangan (horni). Biasanya seorang wanita menyentuh tangan, kepala, pundak, punggung, dan dada. Anda harus lebih peka dan memberikan rangsangan balik kepada pasangan anda.

4. Memuji Fisik

Ketika wanita sedang terangsang dan sedang keenakan, jangan kaget ketika dia memuji fifik anda. Mungkin pasangan anda akan memuji betapa baagusnya bentuk tubuh anda, betapa lucunya tangan anda, dan memuji fisik yang lainnya. Tapi anda harus membedakan pujian tersebut. Kadang seorang wanita memuji secara sopan.

5. Pembicaraan Seksual

Terkadang wanita tiba-tiba mengalihkan pembicaraan. Pembicaran tesebut mengarah kepada hal-hal yang berhubungan dengan seks. Mungkin dengan pembicaaran tentang seksual, sebenarnya wanita tersebut sedang mengalami rangsangan. Anda harus melayani pembicaraan wanita tersebut.

Ciri-Ciri Wanita yang Mudah Terangsang

Wanita (cewek) yang mudah terangsang merupakan tanda fisik seorang wanita yang mempunyai nafsu yang sangat tinggi. Selain anda mengetahui tanda ciri-ciri wanita terangsang ketika pacaran, anda juga harus mengetahui ciri wanita yang mudah terangsang. Umumnya wanita sangat sulit untuk mendapatkan rangsangan. Namun dengan berbagai pengetahuan dan trik seorang pria akan memudahkan wanita terangsang.

7 tanda- tanda wanita yang mudah terangsang adalah sebagai berikut :

1. Mempunyai rambut-rambut halus di tangannya.

2. Sangat menyukai model rambut panjang.

3. Memiliki payudara yang besar dan kencang.

4. Memiliki bulu kumis yang halus dan bulu-bulu yang tipis.

5. Terdapat bulu-bulu yang halus di lehernya.

6. Punggungnya sedikit membungkuk.

7. Memiliki pantat yang sedang, tidak terlalu montok dan tidak terlalu kecil.

Itulah beberapa ciri ciri wanita yang lagi merangsang dan mudah terangsang. Semoga Artikel ini bermanfaat.

Pria Wajib Baca Tanda Wanita Lagi Bergairah Tinggi

Dalam ajaran islam sangat dianjurkan seorang suami cemburu pada istrinya. Tapi tentu saja ada batas-batasnya. Karena jika seorang suami tidak memiliki rasa cemburu maka akan rusak keluarganya.


Suami yang tidak memiliki sifat pencemburu disebut Dayuts. Suami yang bersifat buruk ini disebutkan dalam hadits yaitu hadits Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma dengan sanad marfu’.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya.” (HR. Ahmad 2: 69)

Tidak punya rasa cemburu yang dimaksud ialah membiarkan keluarganya bermaksiat tanpa mau mengingatkan. Ciri-ciri suami yang memiliki sifat Dayuts ialah sebagai berikut:

1. Jika istri berpakaian ketat dan membuka aurat, suami tidak cemburu. Kecantikannya dinikmati oleh semua mata laki-laki. Suami membiarkannya dan tidak menasehati.

2. Suami membiarkan ketika sang istri foto selfie dengan gaya centil (apalagi membuka aurat) dan bisa menjadi fitnah bagi laki-laki yang melihatnya.

3. Suami menyuruh istrinya memakai pakaian yang memperlihatkan lebih banyak auratnya hingga semakin memancing nafsu lelaki lain.

4. Suami mengeksploitasi istrinya dengan menyuruh melakukan pekerjaan yang membuat istri membuka aurat, seperti penyanyi dan penari.

5. Membiarkan istri bergaul bebas dengan teman lelaki sampai melakukan zina.

6. Membiarkan anak perempuan atau anggota keluarga perempuannya berhubungan melalui telepon atau SMS dengan laki-laki yang bukan mahram.

7. Merelakan anggota keluarga perempuannya berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahram.

8. Membiarkan anggota keluarga perempuannya mengendarai mobil sendirian bersama laki-laki yang bukan mahram, misalnya sopirnya.

9. Merelakan anggota keluarga perempuan keluar rumah tanpa menggunakan jilbab atau hijab syar’i, sehingga bisa dipandang dengan leluasa, ditambah parahnya menggunakan pakaian ketat yang merangsang nafsu para pria.

10. Mendatangkan film dan majalah penyebar kerusakan dan kemesuman ke dalam rumah.

Wallohua'lam Bisshowab

Itulah sifat-sifat seorang suami yang sulit untuk masuk surga. Semoga bermanfaat bagi anda dan kita semua.

Inilah 10 Sifat Suami Yang Sulit Masuk Surga dalam Islam

Setiap wanita pun juga pasti memiliki impian sama, yaitu mempunyai suami yang baik ketika kelak menikah. Hal ini merupakan impian yang wajar dan logis dimiliki oleh semua wanita, bahkan tidak hanya wanita yang beragama Islam saja, tetapi juga wanita yang beragama selain Islam sekalipun. Oleh karena itu, bukan hal yang mengherankan apabila para wanita juga berlomba-lomba dalam menyeleksi pria yang baik untuk menjadi suami harapannya.


Selain itu, suami juga merupakan manusia pemimpin yang kelak akan mendampinginya seumur hidup, serta mengayomi dan menyayangi anak-anaknya. Banyak sekali kriteria pria baik yang layak untuk dijadikan seorang suami. Namun dalam artikel ini kriteria yang akan dibahas ialah kriteria calon suami menurut Islam serta kita memiliki cara memilih pendamping hidup dalam islam. Dengan kata lain, kriteria suami di sini sebagaimana dijelaskan atau dianjurkan dalam ajaran Islam, baik dari firman Allah SWT di dalam Al-Qur’an maupun sabda Nabi Muhammad SAW di dalam Hadits.

Berikut berbagai tanda-tanda calon suami menurut islam, antara lain:

Beragama Islam

Bagi wanita muslimah yang sedang mencari jodoh dalam ajaran islam ialah harus beragama Islam. Sudah jelas bahwa bagi Anda (wanita) muslimah yang ingin bersuami, maka pilihlah pria yang beragama Islam, sama seperti Anda. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya:

“…Janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mu’min) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mu’min lebih baik daripada orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya…” (Q.S. Al-Baqarah: 221).

Dari ayat tersebut dapat diambil sebuah ibarah(pelajaran) pelajaran bahwa laki-laki muslim masih lebih baik daripada laki-laki musyrik walaupun laki-laki muslim tersebut adalah budak sekalipun dan laki-laki musyrik tersebut menarik hati Anda (wanita).

Taat Beribadah (Sholeh)

Tanda kedua ialah taat beragama. Dalam istilah Islam dikenal sebagai pria yang sholeh. Sebagaimana dijelaskan dalam salah satu hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya:

Bila datang seorang laki-laki yang kamu ridhoi agama dan akhlaknya, hendaklah kamu nikahkan dia, karena kalau engkau tidak mau menikahkannya, niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang meluas.”(H.R. Tirmidzi dan Ahmad).

Dari hadits tersebut dapat diambil sebuah ibarah (pelajaran) bahwa seorang wanita baiknya dinikahkan dengan laki-laki yang taat beragama dan baik akhlaknya. Tentunya yang dimaksud taat beragama di sini ialah menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT dan Rasul-Nya, di samping baik akhlaknya atau perilakunya.

Mampu Menjauhi Kemaksiatan

Tanda ketiga ialah menjauhi kemaksiatan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya:

Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah atas perintah Allah kepada mereka dan selalu taat pada apa yang diperintahkan.” (Q.S. At-Tahriim: 6).

Dari ayat tersebut dapat diambil sebuah ibarah(pelajaran) bahwa kepala keluarga bertanggung jawab untuk menjauhkan keluarganya dari segala macam dosa dan hal-hal yang menghapus amal ibadah sehingga terhindar dari siksa api neraka yang begitu pedih. Sedemikian sehingga kriteria suami yang baik ialah yang dapat melakukan atau mewujudkan seperti yang demikian, di mana artinya untuk mewujudkan itu semua dengan menjauhi kemaksiatan dan menjalankan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, serta tidak pernah mendurhakai-Nya.

Kuat Semangat Jihadnya

Tanda keempat ialah kuat semangat jihadnya. Maksud jihad di sini bukanlah lantas berperang dan sebagainya, tetapi lebih kepada bagaimana bisa mempertahankan agama yang dianutnya beserta juga keluarganya. Jadi, pilihlah suami yang sekiranya mampu melakukan itu. Mampu membimbing Anda (wanita) agar terus teguh berada di jalan Islam serta mampu terus dengan semangat menjalan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Intinya, tetap teguh dalam keimanan yang dimiliki dan melakukan kewajiban suami terhadap istri dalam islam. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya:

Orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terkait dengan apa yang dikerjakannya.” (Q.S. Ath-Thuur: 21).

Berasal Dari Keluarga yang Baik

Tanda kelima ialah berasal dari keluarga yang baik. Bukannya pria yang harus memilih menikahi wanita dari keluarga yang baik, wanita pun juga demikian. Wanita juga dianjurkan untuk memilih pria dari keluarga dan nasab yang baik. Tentunya baik di sini dilihat dari nilai agama dan akhlaknya.

Pria yang baik biasanya berasal dari keluarga yang baik pula. Bahkan tidak hanya itu, tetapi juga berasal dari lingkungan masyarakat yang baik. Karena keluarga yang baik biasanya bergaul dan berkumpul dengan lingkungan masyarakat yang baik pula.

Taat Kepada Orang Tuanya

Tanda keenam ialah taat kepada orang tuanya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya:

Dari Mu’awiyah bin Jahimah, sesungguhnya Jahimah berkata: “Saya datang kepada Nabi SAW untuk meminta izin kepada beliau guna pergi berjihad, namun Nabi SAW bertanya: “Apakah kamu masih punya Ibu-Bapak (yang tidak bisa mengurus dirinya)?”. Saya menjawab: “Masih”. Beliau bersabda: “Uruslah mereka, karena surga ada di bawah telapak kaki mereka.”” (H.R. Thabarani, adapun ini adalah hadits Hasan (baik)).

“Dari Ibnu Umar RA, ujarnya: “Rasulullah SAW bersabda: “Berbaktilah kepada orang tua kalian, niscaya kelak anak-anak kalian berbakti kepada kalian; dan periharalah kehormatan (istri-istri orang), niscaya kehormatan istri-istri kalian terpelihara.”” (H.R. Thabarani, adapun ini adalah hadits Hasan).

Dari hadits-hadits tersebut dapat diambil sebuah ibarah(pelajaran) bahwa anak yang berbakti kepada orang tua memperoleh jaminan untuk mendapatkan keselamatan kelak berupa surga. Jadi, pilihlah suami yang berbakti kepada orang tuanya karena dia sudah pasti mendapatkan keselamatan kelak berupa surga. Sedemikian sehingga nanti Anda (wanita) juga akan dibimbingnya agar mendapatkan keselamatan berupa surga pula, Insya Allah.

Mandiri Dalam Ekonomi

Tanda ketujuh ialah mandiri dalam ekonomi. Hal ini tentunya berkaitan erat nantinya dengan kehidupan setelah menikah. Karena tentunya setelah menikah tidak sepatutnya lagi bergantung kepada orang tua, sehingga sudah seharusnya memiliki kemandirian dalam hal ekonomi.

Kenapa ekonomi? Karena nanti tentunya bukan hanya mandiri dalam hidup untuk membangun rumah tangga dalam islam, tetapi juga mandiri dalam hal membangun rumah tangga yang membutuhkan pembiayaan, seperti makanan, sandang, dan lain sebagainya. Dan kewajiban mencari nafkah adalah kewajiban suami sebagai kepala rumah tangga. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya:

Hai golongan pemuda, barangsiapa diantara kamu ada yang mampu (untuk membelanjai) kawin, hendaklah ia kawin, karena kawin itu akan lebih menjaga pandangan dan akan lebih memelihara kemaluan; dan barangsiapa belum mampu kawin, hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu ibarat pengebiri.” (H.R. Ahmad, Bukhari dan Muslim).

Dari hadist tersebut dapat diambil ibarah (pelajaran) bahwa laki-laki yang pantas dinikahi ialah laki-laki yang sudah mampu untuk membelanjai kawin. Dalam artian, sudah mampu mencari nafkah dan mandiri dalam segi ekonomi.

Memiliki Pemahaman Agama yang Lebih Baik

Tanda kedelapan ialah memiliki pemahaman agama yang setara atau lebih baik. Dengan kata lain, pilihkan pria yang memiliki pemahaman agama lebih baik dari Anda (wanita), minimal setara atau sebanding. Hal ini dikarenakan rumah tangga yang baik harusnya dibangun dengan pondasi agama yang kuat. Mengapa bahkan dianjurkan lebih baik? Karena suami merupakan imam dalam keluarga yang sudah jelas tugasnya untuk membimbing keluarganya. Hal tersebut sudah tidak dapat ditawar-tawar lagi, suami adalah imam dalam keluarga.

Berjiwa Pemimpin

Cara Memilih Calon Pendamping Hidup Sesuai Syariat Agama ialah berjiwa pemimpin. Sebagaimana sudah digariskan oleh Sang Pencipta, Allah SWT, bahwa seorang laki-laki adalah pemimpin di dunia ini. Tentunya tidak hanya di dunia saja, tetapi minimal ialah pemimpin dalam keluarganya sendiri. Selain memimpin, tentunya tugas lainnya ialah mencari nafkah dan melindungi keluarganya, yaitu istri dan anak-anaknya.

Seorang suami yang baik pasti akan terus berusaha menjadi pemimpin yang baik bagi istri dan anak-anak sehingga dapat selamat di dunia dan akhirat. Dan satu hal lagi yang penting dari seseorang yang berjiwa pemimpin ialah mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menjalani kehidupan rumah tangganya sehingga nantinya akan dihargai oleh istri dan anak-anaknya. Jadi, pilihlah pria yang memiliki jiwa pemimpin dalam dirinya.

Bertanggung Jawab

Tanda kesepuluh ialah bertanggung jawab. Selain berjiwa pemimpin, sifat lainnya yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki sebagai suami adalah tanggung jawab. Contohnya dalam hal mencari nafkah. Jangan sampai suami hanya menikmati hasil dari jerih payah istrinya, sedangkan dirinya hanya diam saja tanpa berbuat sesuatu apapun.

Tidak hanya itu, dia juga harus mampu bertanggung jawab dengan semua yang dilakukannya atas nama keluarganya sendiri. Jadi, pilihlah suami yang sekira mampu bertindak demikian. Namun bukan berarti melarang istri untuk bekerja atau berkarir, terlebih di zaman emansipasi wanita seperti sekarang, tetapi suami tetap bertanggung jawab atas nafkah istrinya walaupun sang istri juga bekerja atau berkarir.

Bersikap Adil

Tanda kesebelas ialah bersikap adil. Sebagaimana telah disinggung dalam poin 9 bahwa suami harus bisa mengambil keputusan, maka dia juga harus mampu bersikap adil atas keputusan yang diambilnya tersebut. Bahkan bukan hanya atas keputusan yang diambilnya, tetapi terhadap apapun yang dilakukannya dalam keluarga.

Sedemikian sehingga tidak ada pihak yang tersinggung atau dirugikan, baik istri maupun anak-anaknya. Jadi, pilihlah suami yang sekira mampu bersikap adil dalam rumah tangga. Karena suami yang adil tidak akan mendzalimi Anda (wanita) sebagai istrinya maupun anak-anaknya sendiri dan merupakancara menjaga keharmonisan rumah tangga.

Berkepribadian Lembut

Tanda kedua belas ialah berkepribadian lembut. Sebagaimana seorang wanita yang kodratnya memang ingin mendapat perhatian dan kelembutan dari seorang pria, maka suami yang baik seharusnya memiliki kepribadian lembut. Kelembutan tersebut bukan hanya untuk memberikan keluarganya (istri dan anak-anaknya) perhatian, tetapi juga lebih kepada kemampuannya dalam mengontrol emosi sehingga tidak mudah marah.

Apalagi sampai berlaku kasar kepada keluarganya (istri dan anak-anaknya) karena emosi dan kemarahan tersebut. Jadi, pilihlah suami yang memiliki kepribadian lembut, mampu mengontrol emosinya, sehingga tidak mudah marah, apalagi berlaku kasar karena tujuan pernikahan dalam islam ialah membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah dan warohmah.

Dermawan

Tanda ketiga belas ialah dermawan. Semua orang pasti menyukai orang yang memiliki sifat dermawan. Pada suami, sifat dermawan ini sangatlah penting karena nantinya akan berkaitan dengan upaya atau usahanya dalam memenuhi kebutuhan kepada keluarganya dengan layak.

Suami yang dermawan pasti akan memberikan kualitas kebutuhan yang terbaik bagi istri dan anak-anaknya. Kalaupun penghasilannya memang tidak mencukupi, maka ia akan berusaha untuk mendiskusikannya bersama istri tercintanya selaku pendamping hidupnya. Jadi, janganlah sampai Anda (wanita) memilih pria yang kikir walaupun dia kaya raya. Lebih baik tidak terlalu kaya asal dermawan daripada kaya tetapi kikir.

Memiliki Syahwat yang Sehat

Tanda keempat belas ialah memiliki syahwat yang sehat. Anda (wanita) sebagai seorang muslimah yang baik dianjurkan untuk mencari suami yang sehat secara syahwat karena muslimah tidak akan memiliki kesempatan untuk menambah jumlah suami jika nantinya suaminya tidak mampu memenuhi kebutuhan biologisnya.

Berbeda dengan kaum pria yang bisa menambah jumlah istrinya (poligami) jika memang istri pertama tidak mampu memenuhi kebutuhan biologisnya. Bahkan bisa sampai keempat kalinya tanpa perlu menceraikan istri pertamanya, selama mampu bersikap adil. Oleh karena itu, pilihlah pria yang sehat secara fisik dan syahwat tentunya.

Berketurunan dan Subur

Tanda kelima belas ialah suka berketurunan dan subur. Sebagaimana nanti Rasulullah akan sangat membanggakan umatnya yang banyak di akhirat kelak sehingga pilihlah suami yang suka “membuat anak”.

Walaupun memiliki syahwat yang sehat tetapi tidak gemar berketurunan, maka kebutuhan biologisnya berarti hanya ingin memenuhi kebutuhan setan semata. Selain itu, suka berketurunan sebenarnya merupakan pembeda agama Islam dibandingkan dengan agama lainnya yang membebaskan umatnya untuk hidup tanpa pasangan ataupun anak sekalipun.

Wallohua'lam Bisshowab

15 Tanda Lelaki Yang Baik Dijadikan Suami Dalam Islam

Surga dan neraka merupakan suatu hal yang pasti dan nantinya akan dialami oleh semua umat ciptaan Allah di masa setelah hari akhir, begitu banyak petunjuk dan anjuran untuk bisa meraih kehidupan yang terbaik yang abadi, yakni kehidupan di surga dan kehidupan yang jauh dari keburukan atau neraka. Namun walaupun demikian masih saja ada begitu banyak orang yang belum menyadari bahkan meremehkan peringatan tersebut.


Tentunya kita pernah mendengar bahwa penghuni wanita (perempuan) yang paling banyak adalah neraka, kenapa demikian? apakah karena wanita (perempuan) yang memang jumlahnya lebih banyak dari laki laki? atau apakah wanita (perempuan) yang lebih mudah berbuat dosa karena beragam jenis nafsu dalam islam? Tentunya sebagai wanita (perempuan) harus lebih menjaga diri agar tidak termasuk menjadi kaum penghuni neraka yang amat merugi tersebut.

Berikut ini tanda-tanda Wanita yang Sulit Masuk Surga berdasarkan Al Qur’an dan hadist serta dapat kita lihat langsung kenyataannya dalam kehidupan sehari hari yang menyebabkan adanya dosa dosa yang dilakukan selama di dunia yakni dosa paling berat dalam islamyang dilakukan wanita :

Tidak Menjaga Diri

“Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Surah At Tahrim ayat 6).

Allah memerintahkan untuk menjaga diri agar jauh dari azab neraka, dalam kenyataannya banyak wanita (perempuan) yang tidak menjaga diri seperti bangga berbuat dosa dan tidak menjalankan perintah Allah serta tidak memperhatikan hal hal atau batasan misalnya batasan perawatan kecantikan seperti dalam hukum wanita memakai kosmetik dalam islam.

Kufur Pada Suami

Suami memang bukan sosok yang sempurna yang terkadang memiliki dosa suami terhadap istri, namun ketika suami telah berbuat yang terbaik sesuai kemampuannya dan istri tidak mensyukuri bahkan selalu mencari salah atau mencari kekurangan dan meremehkan hingga tidak melayani suami sebaik mungkin maka baginya adalah siksa neraka sebab istri pada dasarnya memang harus tunduk dan mengikuti suami sebab terdapat berbakti pada suami.

“ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita (perempuan). “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya.

Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (Hadis Riwayat Imam Al-Bukhari).

Berpakaian Tidak Sesuai Syariat

Pakaian ialah salah satu penyebab banyaknya wanita (perempuan) yang masuk neraka, banyaknya wanita (perempuan) yang begitu bangga memperlihatkan auratnya atau memakai pakaian muslim namun tidak sesuai syariat islam, seperti pakaian yang ketat, menampilkan lekuk tubuh, tipis, dan bahkan penuh warna warna mencolok untuk atau meyerupai kaum kafir sehingga terjerumus dalam dosa yang besar.

“ … dan wanita (perempuan)-wanita (perempuan) yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka kerana sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti bunggul unta. Mereka tidak masuk Syurga dan tidak mendapatkan wanginya Syurga padahal wanginya boleh didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad).

Mengutamakan Kesenangan Dunia

Imam Qurthubi (rahimahu ‘Llah) menjelaskan :“Penyebab sedikitnya kaum wanita (perempuan) yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia”. Wanita (perempuan) yang hanya tertarik mengejar kesenangan dunia seperti uang, harta, jabatan, dll dan lupa akan kehidupan akherat nantinya akan mendapat balasan berupa hidup hina di neraka.

 Mengingkari Kebaikan Suami

“Allah tidak akan melihat kepada wanita (perempuan) yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (Hadis Riwayat Nasaie). Wanita (perempuan) yang selalu menuntut suami berhubungan dengan duniawi dan tidak menghargai suami bukanlah sosok wanita (perempuan) yang baik dan tempatnya adalah di neraka sebab ia tidak mengakui kebaikan suami

 Meminta Berpisah dengan Suami tanpa Sebab

“Wanita (perempuan) mana saja yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab (yang syar’ie) maka haram baginya mencium wangi Syurga.” (Hadis Riwayat Abu Daud dan At-Tirmizi ). Wanita (perempuan) yang minta cerai suami tanpa alasan yang diperbolehkan syariat islam dianggap telah berkhianat dan menjadi penyebab untuknya masuk neraka.

Menunjukkan Bentuk Tubuh

Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan : “Wanita (perempuan)-wanita (perempuan) yang dimaksudkan Rasulullah s.a.w adalah yang memakai pakaian yang tipis yang menampakkan tubuhnya atapun yang menunjukkan bentuk tubuhnya dan tidak menutupinya.” Wanita (perempuan) yang demikian ialah wanita (perempuan) yang merasa sudah benar dalam berpakaian padahal pakainnya tidak sesuai syariat islam.

Menampakkan Perhiasan

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.” (Surah An Nur ayat 310). Sebagai wanita (perempuan) emang diperbolehkan memakai perhiasan, namun hanya di hadapan muhrim dan tidak diperbolehkan menunjukkan atau memamerkan secara berlebihan terlebih dengan tujuan untuk riya atau untuk menarik perhatian.

Memakai Wewangian di Luar Rumah

Imam Az-Zahabi rahimahu ‘Llah menyatakan di dalam kitab Al Kabair : “Termasuk dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka dilaknat ialah memakai minyak wangi dengan yang seumpanya jika mereka keluar rumah … .” Minyak wangi yang dipakai wanita (perempuan) di luar rumah menyebabkan orang lain emnjadi tertarik dan menyebabkan fitnah dan hal itu juga menjadi sebab masuk neraka walaupun sering dianggap sebagai sesuatu yang sepele.

Berlebihan dalam Berhias

“Dan tinggallah kamu di rumah-rumah kamu dan janganlah kamu bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (Surah Al Ahzab ayat 33). Sering kita emlihat wanita (perempuan) yang begitu berlebihan dalam berhias atau memakai make up untuk dipamerkan di hadapan selain muhrimnya, hal tersebut tentunya dapat menciptakan fitnah dan menimbulkan penyakit hati.

 Kikir dalam Sedekah

“Bersedekahlah kamu semua. Kerana kebanyakan kamu adalah kayu api Jahanam!” Wanita (perempuan) yang pelit dan lebih mementingkan untuk menggunakan rezeki pemberian Allah untuk segala keperluan duniawi ialah salah satu ciri wanita (perempuan) yang dilaknat sebab tidak menggunakan hartanya di jalan Allah dan tidak mempedulikan sesama atau orang lain yang mmebutuhkan bantuan.

Pergi Tanpa Ijin Suami

 “Menetaplah di rumah kalian ( para wanita (perempuan) ), dan jangan berdandan sebagaimana dandanan wanita (perempuan)-wanita (perempuan) jahiliyah. Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat,dan patuhilah ( wahai para wanita (perempuan)) Allah dan rasul-Nya. (QS Al-Ahzab: 33). Wanita (perempuan) dilarang untuk keluar rumah walaupun dekat tanpa ada ijin dari suami sebab wanita (perempuan) merupakan tanggung jawab dan hak penuh suami.

Membicarakan Aib Orang 

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka ‘memakan daging’ saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”(Al-Hujurat : 12).

Seringkali wanita (perempuan) berkumpul atau bersilaturahmi namun diselingi dengan kebiasaan yang tidak baik yakni bergosip yang lebih banyak membicarakan keburukan orang lain, hal itu adalah kebiasaan yang sungguh membawa kerugian yakni membawa kepada neraka, tentunya menjadi wanita (perempuan) sebisa mungkin harus mampu menjaga tutur kata dan tidak membicarakan terlebih menyebarkan aib orang lain.

 Iri dan Dengki

“Orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya yang telah ada dan mereka mati dalam keadaan kafir.” (At Taubah:125). Wanita (perempuan) memang memiliki emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki laki, wanita (perempuan) lebih senang dipuji dan diberikan sesuatu yang menyenangkan.

Hal itu yang terkadang membuat wanita (perempuan) menjadi sedikit sekali bersyukur dan banyak melihat atau banyak iri dengki pada orang lain hingga ia mengubah apa yang dimilikinya, misalnya ialah ingin memiliki wajah yang lebih cantik atau tubuh yang lebih bagus dengan melakukan operasi plastik padahal hal tersebut dilarang oleh agama kecuali karena sebab kesehatan, hal itu yang menjadi sebab kufurnya mereka pada nikmat Allah dan menjadi jalan ke neraka.

Tidak Menjalankan Shalat

Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (HR. Ath Tabrani).

Wanita (perempuan) adalah sosok yang wajib untuk menjalankan shalat dan boleh melakukannya di rumah yang memang lebih baik untuk mereka, namun pada kenyatannya banyak wanita (perempuan) yang lebih mementingkan hal lain seperti bergaul di luar rumah, terlalu sibuk dengan pekerjaan, dsb hingga lalai dalam shalat, sering meremehkan bahkan meninggalkan shalat wajib, hingga ia menjadi sosok yang dilaknat Allah dan masuk neraka.

Wallohua'lam Bisshowab

Ciri-ciri Wanita yang Sulit Masuk Surga dalam Islam

Jodoh merupakan ketentuan dan telah menjadi rahasia Allah SWT. Dalam islam, pada dasarnya tidak digunakan istilah jodoh, namun hal ini lebih mengarah kepada pasangan.


Pasangan yang dimaksud ialah sepasang laki-laki dan perempuan yang kemudian mengikat tali suci dalam ikatan sebuah pernikahan dan kemudian membangun rumah tangga dalam ajaran islam. Jodoh diidentikan dengan pasangan yang menikah kemudian terpisah karena maut yang memisahkan. Perihal perkara jodoh ini dengan jelas Allah SWT telah menjelaskan dalam firmanNya di bawah ini :

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (nikah) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur : 32)

Dalam hal jodoh dan cinta menurut islam Allah SWT telah memberikan pertanda bahwa orang tersebut layak atau tidak untuk dijadikan pasangan seumur hidup. Seperti dalam firman Allah SWT berikut :

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum:21).

Perlu diketahui bahwa tidak setiap pasangan yang memiliki hubungan serius berakhir di kursi pelaminan. Banyak dari mereka yang telah bertahun tahun dekat namun, kemudian berpisah. Dan banyak juga yang bertemu sebentar dan langsung menikah. Artinya bahwa Allah SWT telah mentakdirkan jodoh yang ideal bagi kita.

Sebagai manusia kita tidak boleh mengabaikan setiap tanda darinya dalam upaya menikah dalam islam . Karenanya, berikut tanda kalau dia bukan jodoh kita dalam Agama islam.

Berikut penjelasannya :

Menyembunyikan Kamu dari Keluarga dan Sahabatnya

Salah satu hal yang meyakinkan bagi anda untuk menganggap bahwa si dia bukan jodoh yang tepat adalah, dapat anda liat dari keseriusannya untuk mengenalkan anda pada orang-orang terdekatnya. Jika ia malah terkesan menyembunyikan anda dari orang terdekat maka anda harus mulai bertanya tanya ada yang ditutupo olehnya. Biasanya seorang yang serius berkomitmen tidak akan segan dan akan langsung mengajak anda untuk dikenalkan kepeda orang tua dan teman-temanya.

Jika telah diajak bertemu orang tua maka sudah pasti ia tidak akan berani bermain-main dan siap melanjutnkan ke jenjang yang lebih serius. Namun, jika terkesan sembunyi-sembunyi, mungkin ia hanya ingin bermain-main dan tidak memiliki niatan serius.

Meminta Persyaratan Yang Mustahil Kamu Turuti

Cinta adalah berusaha menerima segala kekurangan dan mengabaikan segala keburukan. Dalam hal ini cinta sebagai pasangan ialah yang mampu menerima kekurangan dan kelebihan satu sama lain. Apalaginjika ada komitmen untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius tentu setiap pasangan tidak akan mensyaratkan hal yang tidak mungkin dipenuhi oleh pasangannya. Jika ia mensyratkan hal yang bahkan tidak dapat anda sanggupi maka bisa jadi ia bukanlah jodoh yang tepat.

Tidak Banyak Komunikasi Yang Di jalin 

Komunikasi merupakan hal dasar dalam sebuah hubungan. Tanpa komunikasi yang intens maka sebuah hubungan tidak akan berjalan dengan baik. Banyak yang mengatakan jika seseorang berjodoh dengan kita maka kita akan mudah dalam berkomunikasi dengannya. Sebaliknya jika anda jarang berkomunikasi, dan malah terkesan ogah-ogahan ya mungkin itu bisa menjadi sebuah tanda bahwa ia bukanlah pilihan yang tepat. Maka segeralah lepaskan, sebelum segala sesuatunya lebih mengarah ke arah yang serius.

Tidak Saling Percaya

Kepercayaan merupakan salah satu modal utama dalam melanjutkan sebuah hubungan. Jika tidak ada rasa saling percaya maka hubungan yang dibina akan dipenuhi rasa kecurigaan. Sehingga tentunya akan jauh dari kata harmonis. Bagaimana hubungan yang demikian akan di lanjutkan ke jejang pernikahan. Karena jika ia adalah jodoh yang di takdirkan kepada kita maka dalam hati keduanya akan saling percaya meskipun terpisah oleh jarak yang jauh.

Tidak Ada Komitmen Untuk Masa Depan

Hubungan yang baik akan selalu dilandasi oleh komitmen yang kuat. Baik anda ataupun si dia harus memiliki komitmen untuk bisa melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius . Banyak pasangan yang memiliki komitmen kuat namun, pada akhirnya tidak berjodoh. Nah, bagaimana yang komitmennya saja sudah tidak ada. Apakah layak disebut jodoh.

 Dia Tidak Disukai Keluargamu

Pernikahan bukan hanya menyatukan anda dan calon pasangan, namun juga menyatukan dua keluarga besar. Artinya bahwa siapapu jodoh anda tentunya akan bisa diterima oleh pihak keluarga satu sama lain. Namun, jika keluarga anda terutama kedua orang tua anda tidak menyukai pasngan anda. Maka segera pikirkan kembali, apakah dia jodoh terbaik untuk anda. Karena bisa jadi dedinisi jodoh disini adalah bukan hanya baik dimata anda tapi juga di mata keluarga dan Allah SWT.

Banyak Rahasia yang Disembunyikan

Setiap orang pasti memiliki rahasia dalam kehidupannya. Namun, bagi mereka yang berjodoh pasti akan salinh terbuka terhadap rahasia masing-masing yang dimiliki. Apalagi jika hubungan telah mengatah ke jenjang pernikahan tentu, sikap saling terbuka sangat penting. Dari pada mendengarnya dari orang lain, lebih baik mendengarnya langsung dari kita. Namun, jika pasangan anda terkesan menutup diri dan menyimpan banyak rahasia, maka hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa ia bukanlah jodoh yang tepat bagi anda.

Tidak Menemukan Ketenangan Jiwa dan Hati Dalam Hubungan 

Firman Allah SWT dalam QS Al-Furqon ayat 74 dibawah ini :

“Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqon:74).

Dalam islam, jodoh merupakan seseorang yang bisa memberika ketenangan baik secara lahir dan batin. Ikatan emosional pada pasangan yang beejodoh akan lebih besar ketimbang dengqn yang tidak. Mereka yang berjodoh akan merasa aman, nyaman, tenang, dan bahagia saat bersama pasangan. Namun, jika kondisi sebaliknya yang dirasakan maka kemungkinan besar pasangan anda daat ini bukanlah jodoh yang tepat bagi anda.

Tidak Bisa Menerima Masa Lalu

Setiap orang memiliki masa lalu yang menjadi bagian dari cerita hidupnya. Ada yang suram, kelam dan bahkan penuh dengan aib. Namun, tahukah anda bahwa jodoh anda adalah ia yang bisa menerima segala kekurangan dan masa lalu amda seburuk apapun. Karena jodoh adalah mereka yang akan membimbing kita ke jalan yang lebih baik. Sebaliknya jika anda bertemu dengan sosok yang tidak bisa mentoleransi masa lalu anda, maka berfikirlah kembali untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. Karena hal tersebut menjadi pertanda bahwa ia bukanlah jodoh bagi anda.

Kasar dan Protektif

Setiap manusia lahir dengan karakter dan tabiatnya masing-masing. Ada yang lembut, kasar, culas, protektif bahkan cenderung over protektif. Dalam sebuah hubungan jika pasangan mulai menunjukkan sikap kasar dan protektif atau menunjukkan perubahan prilakunya yang demikian. Maka, ini bisa menjadi sinyal bahwa ia bukanlah jodoh yang tepat bagi anda. Apalagi jika saat membina awal hubungan ia bersikap sebaliknya. Artinya bahwa ia berpura-pura dan menutupi tabiat aslinya untuk merebut simpati anda. Apakah anda mau tetap melanjutkannya dan hidup bersama orang yang kasar da protektif seumur hidup anda.

Sering Berbohong

Kebohongan adalah salah satu cara untuk menutupi ain dan kesalahan. Biasanya mereka yang biasa berbohong akan sulit dibedakan dengan mereka yang jujur. Dalam hubungan sebuah kebohongan merupakan sinyal bahwa hubungan yang dijalin bukan merupakan hubungan yang sehat. Bagaimana anda bisa melanjutkan hubungan yang serius jika is selalu membohongi anda. Jika tetap dipaksakan maka akan bisa berakhir ditengah jalan. So, mereka yang pembohong sudah pasti tidak layak disebut sebagai jodoh.

Dipersulit dalam Segala Hal 

Allah SWT telah mengatur setiap jodoh umatnya. Artinya bahwa ketika dipertemukan maka segala urusan akan selalu di mudahkan. Karena jodoh tersebut telah di restui oleh Allah SWT maka tidak akan dipersulit segala urusannya. Namun, sebaliknya jika semua urusan anda terasa sulit dan dipersulit dan selalu timbul masalah didalamnya. Maka hal tersebut merupakan pertanda bahwa Allah SWT memberi tahu anda melalui setiap kejadian bahawa ia bukanlah orang yang tepat untuk mendampingi anda.

Petunjuk Berdasarkan Shalat Istikharah yang Dilakukan

Dalam Islam sendiri Allah SWT menganjurkan kita untuk melaksanakan shalat istikharah ketika mengalami kebimbangan. Begitupula dalam hal jodoh, jika anda merasa ragu, maka segera lakukan shalat istikharah. Insyaallah Allah SWT akan memberikan petunjuk bagi anda, apakah ia merupakan jodoh anda atau bukan. Agar tidak kecewa, maka asrahkanlah segalanya kepadaNya. Karena  Allah SWT tidak akan pernah mengabaikan umatnya. Seperti dalam Firman Allah SWT QS. AlBaqarah ayat 4 berikut :

“Dan jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya yang demikian itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Rabbnya, dan mereka akan kembali pada-Nya.”

Wallohua'lam Bisshowab

Inilah Tanda-tanda Dia Bukan Jodoh Kita Dalam Islam