Social Items

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Setelah sempat dikabarkan merapat ke Persita Tangerang dengan dukungan penuh keluarga, akhirnya Hamka Hamzah resmi diumumkan sebagai rekrutan baru tim berjulukan Pendekar Cisadane pada Senin (13/1/2020). Hamka mengaku mantap memilih Persita pada musim ini.

Sebagai palang pintu tim yang luar biasa, Hamka Hamzah tentu bukan hanya diburu oleh satu atau dua klub saja setelah pamit dari Arema FC. Namun, dukungan keluarga yang berada di Tangerang Selatan membuat Hamka Hamzah berlabuh di Persita Tangerang.

Mantan kapten Arema FC ini mengaku mantap memilih Persita. Alasannya, karena tim yang baru saja promosi ke Liga 1 itu sejak awal sudah lebih dulu mencapai kesepakatan dengan dirinya.

"Saya menghormati kesepakatan awal dengan Persita karena mereka yang pertama menawarkan. Jadi saya sudah mantap ke Persita meski banyak tawaran dari klub lain. Saya tetap memilih Persita," ujar Hamka Hamzah.

Kehadiran Hamka Hamzah pun diyakini bakal membuat Persita Tangerang, yang juga masih berburu pemain, akan menjadi kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh di Liga 1 2020. Apalagi Persita memiliki target tak ingin mengikuti jejak Semen Padang dan Kalteng Putra yang langsung terdegradasi setelah promosi ke Liga 1.

"Skill dan kualitas Hamka sudah tidak diragukan lagi. Kami berharap Hamka bisa cepat beradaptasi dengan pemain lain. Semoga Hamka juga bisa membantu Persita mencapai target bersama pada musim ini, yaitu untuk bisa tetap bertahan di Liga 1," ujar manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara.

Berkat dukungan Keluarga. Hamka Hamzah gabung ke Persita

 Osvaldo Haay belum memperpanjang kontraknya bersama Persebaya yang bakal berakhir pada 31 Januari 2020. Dia membuka opsi bertahan di klub asal Kota Pahlawan itu.

Tapi, pemain berusia 21 itu dalam perasaan galau karena mendapat tawaran dari klub Eropa. Osvaldo mengklaim ada tiga klub Benua Biru yang meminangnya, masing-masing adalah klub Belanda, Spanyol, dan Jerman.

"Kalau klub Jerman itu di Liga 2 (kasta kedua Jerman). Kalau yang Belanda dan Spanyol kasta tertingginya. Saya ingin main di sana, siapa tahi bisa bertemu dengan Ramos di pertandingan," kata Osvaldo sambil tertawa.

Kalimat terakhirnya itu bisa jadi hanya candaan saja. Tapi, itu bisa menjadi kenyataan kalau memang dia mau bermain di La Liga Spanyol. Pemain yang dimaksud Osvaldo adalah Sergio Ramos, bek sekaligus kapten Real Madrid dan Timnas Spanyol.

Ada banyak yang masih dalam pertimbangan Osvaldo sebelum membuat keputusan mengenai klub barunya. Bermain di Eropa memaksanya beradaptasi dengan lingkungan baru yang sangat berbeda.

"Saya memikirkan itu. Adaptasinya pasti perlu waktu. Kalau memang saya ke Eropa, ini jadi pertama kali saya main di luar negeri. Lingkungan, budaya, cuaca, kebiasaan, pasti sangat berbeda," ucap imbuh penyerang sayap kelahiran Jayapura itu.

"Saya juga harus berpisah jauh dengan keluarga dan teman-teman. Ini harus dipikirkan dam disiapkan juga karena keputusan yang tidak mudah," kata Osvaldo Haay.

Namun, Osvaldo Haay enggan menyebut nama tiga klub tersebut. Dia berusaha untuk mempertimbangkan secara matang sebelum mengumumkan ke publik.

Pada musim lalu, dia sebenarnya berkesempatan bergabung dengan klub kasta kedua Spanyol, CD Numancia. Namun, statusnya di klub tersebut hanya mengikuti latihan bersama.

Mantan pemain Persipura Jayapura itu masih menunggu kepastian untuk mendapat kontrak baru dari Persebaya. Dia juga memendam keinginan untuk meneruskan kiprahnya bersama klub asal Kota Pahlawan itu.

Osvaldo Haay dapat tawaran 3 klub dari Eropa

Persebaya Surabaya belum memastikan kandang yang akan mereka pakai untuk musim 2020. Bonek, suporter Persebaya, juga belum mendapat kejelasan stadion mana yang akan dijadikan kandang untuk klub kebanggaannya itu.

Green Nord 27 alias Bonek yang menghuni tribune utara mempertanyakan kandang Persebaya lewat nyanyian. Mereka menyampaikannya saat Persebaya Surabaya menjamu Persis Solo dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (11/1/2020).

“Mana di mana kandang Persebaya? Kandang Persebaya ada di Surabaya. Besok main di mana? Besok main di mana? Sampai sekarang belum jelas kabarnya,” pekik mereka serempak sebelum laga tersebut dimulai.

Manajemen Persebaya sempat membuka opsi bakal menggunakan stadion di kota satelit. Terdapat dua stadion yang berpotensi dipakai, yaitu Gelora Delta (Sidoarjo) dan Joko Samudro (Gresik). Namun, mereka membatalkannya.

Persebaya akhirnya memutuskan untuk tetap berkandang di Surabaya. Namun, manajemen Bajul Ijo menghadapi kendala meski Kota Surabaya memiliki dua stadion, yaitu Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 November yang bakal direnovasi untuk Piala Dunia U-20 2020

“Komunikasi untuk Forever Game itu sudah kami lakukan sejak akhir 2019 dan kami mendapatkan izin. Untuk kompetisi musim 2020 belum ada audiensi. Rencananya setelah laga itu manajemen akan bertemu dengan Pemkot,” kata Nanang Prianto, media officer Persebaya,
“Bagaimanapun, kami tetap ingin bermain di Surabaya. Selama tahun ini, manajemen belum melakukan audiensi dengan Pemkot Surabaya terkait stadion. Kami akan menyampaikan keinginan tersebut,” imbuh pria berusia 39 tahun itu terkait keinginan Persebaya Surabaya untuk tetap dekat dengan bonek.

Keputusan manajemen Persebaya Surabaya untuk tetap bermain di Surabaya dilandasi oleh antusiasme suporter, Bonek, yang jelas lebih besar dibanding kota lain. Mereka juga tidak ingin menjadi klub musafir.

“Kalau main di Surabaya, kedatangan Bonek pasti lebih meriah. Pemain tentu punya semangat lebih saat jumlah suporter yang hadir sangat banyak. Semoga ada kepastian terkait venue yang kami gunakan musim 2020,” ucap Nanang.

Persebaya akan memiliki jadwal yang padat dengan tampil di beberapa ajang sekaligus. Setidaknya, mereka berkompetisi di Liga 1 2020 dan ASEAN Club Championship 2020. Klub asal Kota Pahlawan itu juga masih berpeluang tampil di Piala AFC 2020.

Bonek nyannyikan lagu pertanyaan untuk kandang PERSEBAYA

PSSI telah memanggil 59 pemain untuk mengikuti seleksi Timnas U-19 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang mulai Senin, 13 Januari 2020. Seleksi pemain akan diawasi langsung Manajer dan Pelatih Timnas Shin Tae Yong bersama pelatih timnas U-19 Gong Oh Kyun serta asistennya Nova Arianto.

Proses seleksi akan berlangsung hingga Jumat, 17, Januari. Nantinya pemain yang lolos seleksi akan dikerucutkan menjadi 30 nama dan akan melanjutkan pemusatan latihan di Thailand. Pemain yang dipanggil adalah pemain kelahiran 2001 dan 2002.

Dari 59 pemain yang dipanggil, 33 di antaranya merupakan pemain kompetisi Liga Elite Pro Academy (EPA) U18 tahun 2019. Elite Pro Academy sendiri merupakan wadah pembinaan kompetisi usia muda yang di pelopori oleh PSSI agar pemain usia muda mempunyai tempat untuk menyalurkan bakat mereka.

Dari 59 nama yang dipanggil, 7 di antaranya sedang berada di luar negeri. Rizky Muhammad, Brylian Aldama, David Maulana, Fajar Fatur, Bagus Kafffa dan Andre Oktaviansyah sedang berlatih di Italia bersama tim Garuda Select. Sedangkan Khairul Imam Zakiri sedang bersama Tim Ceuta U-19 di Spanyol serta Jack Brown yang bermain di tim usia muda Lincoln City, Inggris.

Berikut nama pemain yang akan mengikuti seleksi Timnas Indonesia U19 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang:
1. ERNANDO ARI SUTARYADI
2. RISKY MUHAMMAD SUDIRMAN
3. AHLUDZ DZIKRI FIKRI
4. MUHAMAD DARMAWAN
5. MUHAMMAD ADI SATRIO
6. FATUR ALAMSYAH
7. MUHAMMAD FADHIL ADHITYA AKSAH
8. KOMANG TRI ARTA WIGUNA
9. RIZKY RIDHO RAMADHANI
10. ALFEANDRA DEWANGGA SANTOSA
11. LIBA VALENTINO
12. ALIF JAELANI
13. SANDI ARTA SAMOSIR
14. MOCHAMAD YUDHA FEBRIAN
15. MUHAMMAD SALMAN ALFARID
16. FADILLAH NUR RAHMAN
17. KOMANG TEGUH TRISNANDA
18. BAYU MUHAMAD FIQRI
19. BRYLIAN NEGIETHA DWIKI ALDAMA
20. DAVID MAULANA
21. BRAIF FATARI
22. AMANAR ABDILLAH
23. MUHAMMAD FAJAR FATUR RAHMAN
24. MOCHAMMAD SUPRIADI
25. SUTAN ZICO
26. AMIRUDDIN BAGUS KAFFA ARRIZQI
27. AMIRUDDIN BAGAS KAHFI ALFIKRI
28. KARTIKA VEDHYANTO PUTRA
29. RENDY JULIANSYAH
30. AHMAD RUSADI
31. SADDAM EMIRUDDIN GAFFAR
32. YADI MULYADI
33. SERDY EPHY FANO BOKY
34. THEO FILLO DA COSTA NUMBERI
35. VITO RENDY CANDRA ANANDA
36. MUHAMMAD REZA FAUZAN
37. KHAIRUL IMAM ZAKIRI
38. ANDRE OKTAVIANSYAH
39. BECKHAM PUTRA NUGRAHA
40. JACK BROWN
41. FERNANDO FIGO SAHETAPY
42. HARDERD SOKOY
43. MIFTAHUL HUSYEN
44. ANDI IRFAN
45. FIGO SAPTA FAHREZ
46. WITAN SULAEMAN
47. ARYA PUTRA GERRYAN SENYIUR
48. RIVALDO LESTALUHU
49. DEKA M TOHA
50. MAHMUD CAHYONO
51. RAFLY ARIYANTO
52. GALIH TRIANGGORO MAHMUD
53. MUHAMMAD KANU HELMIAWAN
54. HAMSA MEDARI LESTALUHU
55. RAKHA VALENSKY
56. PRATAMA ARHAN ALIF RIFAI
57. I KADEK DIMAS SATRIA ADIPUTRA
58. RACHMAT HIDAYAT
59. ANDRI FEBRIANSYAH.

Daftar Nama pemain Timnas Indonesia U-19 Untuk 2020

 Kelanjutkan karier Makan Konate sepertinya masih akan menjadi bola liar. Agen sang pemain, Doucoure Moctar, mengklaim kliennya tengah didekati klub dari tiga negara, yakni Malaysia, Thailand, dan juga Indonesia.

Rencana kepindahan Makan Konate dari Arema FC mencuat setelah kedatangan pelatih Mario Gomez. Pria asal Argentina itu kabarnya tidak menginginkan jasa Konate di klub berjuluk Singo Edan tersebut.

Hal itulah yang membuat Arema tak memperpanjang kontrak Konate yang berakhir pada 1 Januari 2020. Kini, pemain berusia 28 tahun itu berstatus tanpa klub dan free transfer.

"Saya belum bisa menjawab hari ini. Kelangsungan karier Makan Konate bisa iya dan bisa tidak berlanjut di Indonesia. Kita lihat saja nanti, peluangnya 50-50 lah," kata Doucoure Moctar di sela-sela acara malam penganugerahan Indonesian Soccer Awards, Jumat (10/1/2020).

"Sejauh ini ada banyak klub yang menginginkan dia. Ada yang dari dalam negeri dan luar negeri. Ada dari Malaysia, Thailand, dan juga Indonesia. Akan tetapi, Konate masih ingin bermain di Indonesia. Namun, kita serahkan saja kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala di mana karier Konate selanjutnya," ujar Moctar.

Melihat statistik permainan Makan Konate, wajar bila banyak klub yang menginginkan jasanya pada musim 2020. Pemain asal Mali itu pada 2019 berhasil mencetak 16 gol dari 33 pertandingan bersama Arema FC.

Sebelumnya, muncul kabar Arema enggan memperpanjang kontrak Makan Konate karena harga sang pemain melambung tinggi. Arema FC ketika itu menyembut harus menggelontorkan Rp4 miliar untuk terus menggunakan jasa Konate.

Namun, hal itu dibantah langsung oleh sang agen, Doucoure Moctar. Menurut Moctar, harga tersebut tak sesuai dengan nilai jual kliennya.

"Siapa bilang begitu? Wah, kalah harganya segitu enak dong. Kalau harga adalah. Tunggu saja, ya," ujar Moctar.

Makan Konate di perubutkan klub dari 3 Negara

Evan Dimas Darmono masih malu-malu kucing. Sudah jadi rahasia umum bahwa gelandang berusia 24 tahun ini akan bergabung dengan Persija Jakarta.

Evan Dimas telah berada di Jakarta sejak beberapa hari lalu. Ia menjadi duta suatu produk yang acaranya digelar di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2020).

Kembali disinggung mengenai kabar merapat ke Persija Jakarta, Evan Dimas bungkam. Untuk saat ini, ia menolak berkomentar. Alhasil, mantan pemain Barito Putera itu dapat membuat kejutan.

"Kalau soal itu, mohon maaf saya tidak ingin berkomentar lebih dulu. Mungkin untuk surprise saja. Saya mohon maaf," ujar Evan Dimas.

Evan Dimas disebut bakal membubuhkan tanda tangan kontrak berdurasi setahun bersama Persija. Kabarnya, prosesi peresmian itu berlangsung pada Sabtu (11/1/2020).

Rumor yang mengaitkan Evan Dimas ke Persija telah berlangsung lama. Tepatnya, sebelum pergantian tahun. Namun, sang pemain belum dapat pindah secara resmi lantaran kontraknya bersama Barito Putera baru berakhir pada akhir bulan ini.

Setelah Evan Dimas, Persija Jakarta dikabarkan akan menggaet Osvaldo Haay. Namun, pemain berusia 22 tahun itu masih harus menuntaskan masa kerjanya di Persebaya Surabaya.

Saat ini, Evan Dimas masih fokus memulihkan cedera. Satu pekan lagi, ia berencana kembali berlatih normal, tentu dengan klub barunya.

"Alhamdulillah kabar saya baik. Tidak ada cedera yang parah. Mungkin dengan terapi saja, seminggu lebih Insyaallah sudah bisa berlatih lagi," imbuh Evan Dimas.

Mantan pemain Selangor FA ini juga berjanji akan mengumumkan persinggahan barunya dalam waktu dekat.

"Mungkin secepatnya," jawab Evan Dimas.

Evan Dimas Darmono resmi gabung ke Persija

Yudi Nurcahya terpilih sebagai Best Referee di Indonesian Soccer Awards 2019. Yudi berharap acara semacam ini bisa rutin diselenggarakan dan kian memotivasi wasit lain untuk tampil lebih baik.

Yudi Nurcahya memimpin 17 laga Shopee Liga 1 2019. Yudi mengungkap ada laga yang paling berkesan buatnya.

"Laga yang paling berkesan buat saya adalah Arema melawan Persebaya. Laga Derby Jatim, yang sebelum pertandingan media mengangkatnya sangat panas, malah ketika pertandingan sangat enak ditonton," kata Yudi.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, itu digelar pada 15 Agustus 2019. Arema, yang tampil di depan pendukung sendiri, mampu meraih kemenangan telak dengan skor 4-0.

Dalam laga itu, Yudi harus mengeluarkan lima kartu kuning. Meski berlangsung panas, Yudi menilai pertandingan tersebut enak ditonton.

"Baik dari segi permainan dan attitude pemainnya. Laga itu yang sangat berkesan buat saya pada 2019," ujar wasit berlisensi FIFA itu.

Yudi Nurcahya tercatat mengeluarkan 64 kartu kuning dalam 17 laga yang dipimpinnya selama Shopee Liga 1 2019. Yudi juga mengeluarkan tiga kali kartu merah tidak langsung, dan tak pernah mengeluarkan kartu merah langsung pada musim 2019.

Best Referee Indonesian Soccer Awards 2019 di raih oleh Yudi Nurcahya

Persebaya Surabaya membuka musim 2020 dengan menjamu Persis Solo dalam laga uji coba bertajuk Forever Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (11/1/2020). Laga itu juga dimeriahkan oleh budayawan Emha Ainun Najib dalam acara bertajuk “Ngaji Bareng Cak Nun”.

Pria yang akrab disapa Cak Nun itu selama ini dikenal sebagai sosok yang memberikan ceramah menarik. Sosok kelahiran Jombang, Jawa Timur, itu juga dekat dengan kalangan anak-anak muda.

“Acara itu kami gelar sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil musim lalu. Tidak ada yang menyangka Persebaya bisa mencapai hasil yang memuaskan di Liga 1. Kami ingin memulai musim baru dengan doa bersama,” kata Nanang Prianto, media officer Persebaya

Musim lalu, Persebaya meraih dua gelar runner-up dalam dua ajang. Pertama, mereka di posisi kedua Piala Presiden 2019 setelah takluk dari Arema FC. Lalu, klub berjulukan Bajul Ijo itu juga finis peringkat kedua Liga 1 2019 di bawah Bali United.

Pencapaian Persebaya Surabaya di Liga 1 2019 itulah yang membuat banyak pihak terkejut. Sebab, mereka masih terseok-seok di papan tengah saat menyisakan sembilan laga. Kedatangan Aji Santoso mampu mengubah permainan Persebaya dengan tak terkalahkan dalam sembilan laga itu.

Cak Nun dalam berbagai acara memiliki banyak pengikut yang disebut sebagai Jamaah Maiyah. Bonek, suporter Persebaya Surabaya, juga mempunyai komunitas Maiyah sehingga kolaborasi keduanya bisa berhubungan.

“Teman-teman Bonek menyambut hangat kehadiran Cak Nun di Surabaya. Dalam beberapa kesempatan, Cak Nun juga berbicara dan berpendapat soal potensi Bonek. Mungkin kita bisa belajar dari situ,” imbuh Nanang.

Tiket pertandingan Forever Game telah ludes terjual sejak hari pertama penjualan. Selain kehadiran Cak Nun, suporter dengan identitas warna hijau itu juga telah lama tidak menonton langsung Persebaya akibat sanksi.

Laga uji coba Persebaya di warnai dengan Ngaji Bareng Cak Nun