Social Items

SURABAYA - Seorang pria pekerja bangunan di Jalan Gayung Kebonsari gang II, Surabaya ditemukan tewas setelah tertimpa batu cor untuk plafon saat mengerjakan pengecoran rumah di lantai dua, Sabtu (21/3/2020).

Korban bernama Trisno (38), warga Jalan Bali, Semanding, Kauman, Ponorogo. Sedangkan pemilik rumah bernama Ismail.

Kanitreskrim Polsek Gayungan, Ipda Hedjen Oktianto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, korban saat itu tengah mengerjakan pengecoran rumah bersama temannya Lasmin di lantai dua.

Saat hendak mengambil kayu penyangga pembuatan cor plafon, tiba-tiba plafonnya ambrol dan korban terjatuh dan tertimpa batu cor plafon.

"Kami awalnya dapat laporan orang meninggal dunia diduga karena laka kerja. Setelah kami cek, ternyata benar," ungkap Hedjen.

Unit Reskrim Polsek Gayungan yang mendapat laporan langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya untuk keperluan autopsi.

"Untuk penyebabnya kami belum tahu dan masih menunggu hasil autopsi. Namun dugaan sementara korban meninggal setelah kejatuhan batu cor untuk plafon. Ini yang masih kami dalami lagi," pungkasnya.

Tertimpa Cor, Pekerja Bangunan Asal Ponorogo Tewas

SURABAYA - Seorang pria pekerja bangunan di Jalan Gayung Kebonsari gang II, Surabaya ditemukan tewas setelah tertimpa batu cor untuk plafon saat mengerjakan pengecoran rumah di lantai dua, Sabtu (21/3/2020).

Korban bernama Trisno (38), warga Jalan Bali, Semanding, Kauman, Ponorogo. Sedangkan pemilik rumah bernama Ismail.

Kanitreskrim Polsek Gayungan, Ipda Hedjen Oktianto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, korban saat itu tengah mengerjakan pengecoran rumah bersama temannya Lasmin di lantai dua.

Saat hendak mengambil kayu penyangga pembuatan cor plafon, tiba-tiba plafonnya ambrol dan korban terjatuh dan tertimpa batu cor plafon.

"Kami awalnya dapat laporan orang meninggal dunia diduga karena laka kerja. Setelah kami cek, ternyata benar," ungkap Hedjen.

Unit Reskrim Polsek Gayungan yang mendapat laporan langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya untuk keperluan autopsi.

"Untuk penyebabnya kami belum tahu dan masih menunggu hasil autopsi. Namun dugaan sementara korban meninggal setelah kejatuhan batu cor untuk plafon. Ini yang masih kami dalami lagi," pungkasnya.

Tidak ada komentar

Loading...