Showing posts with label Manfaat Beristighfar. Show all posts
Showing posts with label Manfaat Beristighfar. Show all posts

Monday, June 11, 2018

Inilah Manfaat Silaturahmi Saat Lebaran (Hari Raya idul Fitri)

Silaturahim adalah bagian dari akhlak yang sangat mulia. Silaturahmi Dianjurkan dan diseru oleh agama Islam yang tercinta ini. Dan juga diingatkan untuk tidak memutus silaturahmi tersebut.


Allah Ta’ala telah menyeru kepada hambanya berkaitan dengan menyambung tali silaturahmi dalam beberapa ayat dalam Kitab Suci Al-Qur’an.

Dalil Al-Qur’an mengenai pentingnya dan manfaat menyambung tali silaturahmi itu adalah sebagai berikut:

Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS An Nisaa 4:1)

Sedangkan dalil hadist dengan keutamaan silaturahmi adalah Sabda Rasulullah SAW yang artinya:

Barang siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud).

Barang siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud).

Manfaat keutamaan dan pahala bersilaturahmi yaitu:

Rasulullah SAW dalam sebuah hadistnya menceritakan akan salah satu dari sekian banyak keutamaan silaturahmi bagi seorang mukmin dan muslim yaitu :

Dari Abu Hurairah ra beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang senang diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi” (HR Bukhari Muslim).

Sesungguhnya pahala menyambung silaturahmi lebih besar daripada ganjaran dan pahala memerdekakan seorang budak.

Dari Ummul mukminin Maimunah binti al-Harits radhiyallahu ‘anha, bahwasanya dia memerdekakan budak yang dimilikinya dan tidak memberi kabar kepada Nabi SAW sebelumnya, maka tatkala pada hari yang menjadi gilirannya, ia berkata:

Apakah engkau merasa wahai Rasulullah bahwa sesungguhnya aku telah memerdekakan budak (perempuan) milikku? Beliau bertanya: “Apakah sudah engkau lakukan?” Dia menjawab: Ya. Beliau bersabda: “Adapun jika engkau memberikannya kepada paman-pamanmu niscaya lebih besar pahalanya untukmu.” (HR Bukhari Muslim).

Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah bersilaturahmi.” (Mutafaqun alaihi).

Sungguh dalam silaturahmi dan menyambung silaturahmi ini terkandung hikmah dan manfaat yang luar biasa bila kita jalankan sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah (Hadist).

Termasuk ketika kita nantinya memasuki bulan Syawal. Manfaatkanlah kebaikan bulan syawal untuk memulai menyambung silaturahmi yang terputus. Begitu besar manfaat silaturahmi di bulan syawal idul fitri juga bertepatan dengan Idul fitri.

Berikut beberapa manfaat dan Keutamaan silaturahmi yang dapat kita lakukan :

  • Mendapatkan Ridha dari Allah SWT

Memang banyak manfaat yang terkandung didalam islam dari silaturahmi. Rosullullah adalah panutan sejati, ketika ingin berdakwah dan mengajarkan agama islam ke seluruh umat di dunia, beliau bersilaturahmi terlebih dahulu. Karena silaturahmi akan mendapatkan ridha dari Allah SWT.

  • Orang yang dikunjungi merasa Bahagia

Hal ini memang amat sesuai dengan sabda rosullullah SAW yaitu "amal yang paling utama adalah membuat orang berbahagia".

Sabda rosul ini memberikan inspirasi bagi sebagian besar orang. Sehingga siapapun yang bersilaturahmi saat Hari Raya Idul Fitri maka akan memberikan kebahagiaan kepada banyak orang.

  • Menjauhkan Diri dari Setan

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa setan itu akan muncul dengan berbagai cara. Seperti halnya ketika tidak mau bersilaturahmi ketika hari raya idul fitri. Setan akan terus menggoda manusia yang tidak sadar dengan manfaat silaturahmi itu sendiri. Sehingga bersilaturahmi di hari raya idul fitri adalah cara yang tepat untuk menjauhkan diri dari Setan.

  • Memperpanjang usia

Ini adalah salah satu hal yang paling di ketahui oleh banyak orang. Memperpanjang usia dengan bersilaturahmi ini terbukti dengan baik, saat anda bersilaturahmi kepada kerabat anda, dan anda mendapatkan hal baru dan pengalaman baru, maka hidup anda akan jauh lebih baik. Hal inilah menjadi tukar dan menukar pengalaman, sehingga untuk memperpanjang usia dengan cara bersilaturahmi adalah hal yang paling baik.

  • Memupuk Rasa Cinta

Meningkatkan Rasa kebersamaan dan kekeluargaan dan mempererat tali persaudaraan adalah hal yang poling dapat untuk memupuk rasa cinta. Sehingga jika silarutahmi tilakukan di hari raya idul fitri maka akan mendapatkan manfaat yang begitu besar, dan rasa cinta terhadap keluarga akan sangat besar.

Wallohua'lam Bisshowab

Saturday, May 19, 2018

Inilah Manfaat dan Khasiat Madu dalam Islam

Manfaat dan Khasiat madu bagi kesehatan manusia telah dijelaskan dalam Al Quran :

ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسۡلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلاً يَخۡرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخۡتَلِفٌ أَلۡوَانُهُ فِيهِ شِفَاء لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِّقَوۡمٍ يَتَفَكَّرُونَ 

Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl: 69).

Dari berbagai penelitian yang telah dihasilkan oleh ilmuwan dan para ahli, didapatkan fakta tak terbantahkan akan khasiat dan manfaatnya bagi manusia. Hampir seluruh negara di dunia mengenal madu.

Kuwaluhan.com

Berikut adalah manfaat madu bagi kesehatan manusia:

1. Madu untuk awet muda

Madu berperan besar dalam menjaga kesehatan sehingga membuat keduannya berumur panjang. Bagi keluarga Kerajaan inggris, sarapan madu adalah kebiasaan setiap hari mereka mengoleskan madu berkualitas tinggi pada roti. Manis alami madu digunakan di Inggris hingga pertengahan abad ke-17. Kebiasaan tersebut sempat berubah ketika gula yang dianggap lebih berkelas mulai di produksi. Namun setelah gula semakin meluas pemakaiannya tak lagi terbatas pada kalangan atas, keluarga kerajaan kembali mengkonsumsi madu. Itulah sebabnya kesehatan mereka terjaga dengan baik.

2. Mengobati radang tenggorokan

Dalam berbagai penelitian klinis, madu telah terbukti efektif dalam mengobati radang tenggorokan dan batuk. Madu pun bisa dikonsumsi secara langsung atau dicampur dengan air lemon untuk mendapatkan khasiat sehat lainnya.

3. Melawan insomnia

Sulit tidur tentu bisa memperburuk kesehatan tubuh. Namun insomnia ternyata juga bisa diatasi dengan mengonsumsi madu. Sebab madu sifatnya mampu menurunkan stres dan membuat tubuh menjadi lebih rileks.

4. Memperkuat seks

Dengan mengkonsumsi madu murni yang masih alami atau belum mengalami proses pemanasan, karena di dalam kandungan madu lebah terdapat vitamin B, Zinc dan vitamin E yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan dan menjaga vitalitas pria dewasa. Vitamin B2 (Riboflavin) yang terdapat dalam unsur madu, berfungsi untuk pertumbuhan dan reproduksi sementara kandungan B6 (piridoksin) yang berguna untuk mengatur keseimbangan hormon dan mengatur fungsi kekebalan tubuh.

5. Memperbagus kualitas sperma

Dengan mengkonsumsi madu sangat dipercaya dapat meningkatkan produksi sperma secara dramatis yang akhirnya dapat meningkatkan kuantitas sperma dalam jumlah yang banyak pada saat mengkonsumsi madu secara teratur. Dengan kuantitas sperma yang bagus, maka otomatis sperma yang dihasilkan juga mempunyai kualitas yang baik. Kandungan afrodisiak yang terkandung di dalam unsur madu juga sangat dipercaya dapat meningkatkan kehidupan seks para pria, dikarenakan lebah sering mengumpulkan nektar pada bunga-bunga Afrodisiak, seperti bunga anggrek dan bunga melati.

6. Untuk Kecantikan

Manfaat madu bagi kesehatan manusia dapat membantu merawat kecantikan yaitu untuk melindungi kulit terutama dalam menghapus luka, bintik merah hingga infeksi. Banyak manfaat yang didapat dari kandungan madu termasuk anti penuaan yang bisa dilakukan secara tradisional maupun modern. Madu kaya senyawa humektan. Hal ini membantu mempertahankan kadar air dalam kulit dan mengembalikan elastisitasnya, sehingga membuat kulit lentur.

7. Untuk Ibu hamil

Kandungan Glukosa, Fruktosa, Maltosa dan Sukrosa bermanfaat untuk memberikan asupan energi bagi ibu hamil yang cenderung membutuhkan tenaga ekstra daripada kondisi normal sebelum kehamilan. Vitamin C dalam madu juga memiliki banyak fungsi untuk kesehatan, salah satunya sebagai anti-oksidan. Yaitu, untuk menangkal Radikal Bebas dalam tubuh yang disebabkan oleh polutan, zat kimia dalam makanan atau pun stress oksidatif.

8. Khasiat madu untuk bayi dan balita

Membantu perkembangan jaringan sel-sel otak yang tengah berkembang. Perkembangan yang maksimal sangat membantu kecerdasan baik untuk otak maupun mentalnya.

9. Khasiat madu untuk anak-anak

Meningkatkan ketahanan tubuhnya terhadap penyakit sekaligus membantu meningkatkan nafsu makan. Sebagaimana kita ketahui, nafsu makan pada anak-anak seringkali kurang karena pengaruh konsumsi jajanan di luar.

10. Untuk pertumbuhan remaja

Sangat baik untuk metabolisme dan perkembangan tubuh yang sempurna. Masa remaja adalah masa dimana tubuh sedang berkembang sempurna. Oleh karena itu, patut dibantu oleh asupan gizi yang baik.

11. Khasiat madu untuk dewasa

Meminimalisir stres akibat tuntutan pekerjaan dan beban hidup. Sebagaimana kita tahu, stres yang berlebihan dapat mengundang datangnya aneka penyakit. Khasiat madu untuk orang dewasa juga turut membantu kecukupan gizi, terutama bagi para pekerja dengan waktu kerja yang panjang dan sedang mengambil lembur.

12. Khasiat madu untuk orang tua

Sebagai asupan gizi terbaik yang aman. Karena ada kalanya orang-orang tua harus mengurangi asupan gula karena penyakit atau harus mengurangi berat badan demi kesehatan. Kondisi tubuh seiring dengan usia tentu vitalitasnya semakin menurun, terutama organ pencernaan. Nah, khasiat madu yang mudah diserap tubuh tentu akan sangat membantu dan yang terpenting tanpa efek samping yang membahayakan.

13. Membersihkan lapisan darah dan darah menjadi bersih.

14. Mengimbangi kandungan lemak dan membuat jantung aktif.

15. Menghilangkan rasa cemas dan mengurangkan tekanan darah tinggi.

16. Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

17. Menambah kekuatan sex dikarenakan madu mempunyai kandungan mineral

18. Untuk kesuburan

Menurut beberapa ahli nutrisi, manfaat madu bagi kesehatan manusia dapat meningkatkan kemampuan seksual dan kesuburan. Madu akan merangsang ovarium untuk berovulasi (melepaskan sel telur) dan mempersiapkan rahim untuk segera hamil.

19. Madu untuk penyembuh luka

Dalam dunia pengobatan masyarakat Yunani dan Romawi memelopori penggunaan madu untuk mengobati hidung tersumbat sementara itu bangsa mesir kuno menjadi pelopor pemanfaatan madu untuk mengobati luka. Mereka membuat salep dari madu untuk mengobati luka bakar dan luka akibat tusukan benda tajam.

20. Sebagai antibiotik

Setelah ribuan tahun digunakan, khasiat madu sebagai obat luka terungkap secara ilmiah. Madu bekerja sebagai antibiotik alami yang sangggup mengalahkan bakteri mematikan. Madu sangat asam sehingga tidak cocok untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Madu menghasilkan hidrogen peroksida yang merupakan anti septik luar biasa. Proses osmosis di dalam madu membasmi bakteri kekentalan madu yang sedikit mengandung air menghasilkan proses osmosis menyerap air dari bakteri pada luka dan luka bakar, tak ubahnya spons menyerap air. Madu mengeringkan bakteri sehingga bakteri sulit tumbuh.

21. Madu untuk membunuh kuman

Kandungan gizi yang luar biasa antara lain asam amino bebas dalam madu mampu membantu penyembuhan penyakit. Madu mengandung zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab panyakit infeksi. Mengikuti bangsa mesir kuno setelah menempuh kajian untuk menemukan fakta ilmiah, salep madu untuk luka kini di produksi di Australia.

22. Madu untuk terapi

Bangsa Mesir dikenal paling piawai meramu obat dari bahan-bahan alami. Madu termasuk dalam 500 resep obat dari 900 resep yang diketahui. Pengobatan modern yang mengacu pada terapi kuno penggunaan madu dari Mesir puas dengan hasilnya.

23. Madu untuk mengobati borok

Sifat anti-jamur dalam madu, dapat membantu menyembuhkan infeksi. RS Universitas Wisconsin Medical School and Public Health misalnya, Menerapkan terapi madu bagi borok yang diderita penderita diabetes. Uji coba terhadap seorang pasien berusia 79 tahun berhasil menyembuhkan borok pada jari kakinya. Sang pasien bahkan tidak jadi diamputasi berkat terapi madu tersebut.

25. Madu untuk antioksidan

Di Selandia Baru, terapi madu berhasil menyembuhkan lecet pada punggung pasien yang terlalu lama terbaring di ranjang rumah sakit. Di Uni Emirat Arab, terapi madu untuk luka akibat herpes bibir dan alat kelamin mempercepat penyambuhan dan mengurangi rasa sakit. Sementara itu untuk membuktikan peran madu sebagai antioksidan peneliti di Universitas California membuktikan konsumsi madu mampu meningkatkan antioksidan dalam darah. Uji coba pada tikus untuk mengkaji kemampuan madu meningkatkan penyerapan kalsium memberikan hasil memuaskan. Riset di Universitas Purdue itu menyimpulkan, konsumsi suplemen kalsium bersama madu mampu meningkatkan penyerapan kalsium oleh tubuh.

26. Khasiat madu untuk kecantikan

Sejak zaman Mesir Kuno, Ratu Cleopatra sudah menggunakan madu untuk merawat kecantikannya yang sangat termasyhur itu. Sang Ratu menggunakan madu untuk masker wajah yang berkhasiat menjaga kelenturan dan kemulusan kulit. Khasiat madu juga dimanfaatkan ratu yang sangat cantik ini untuk menjaga kemilau rambutnya dengan cara mengoleskannya pada rambut yang basah dan didiamkan sebentar. Khasiat madu untuk kecantikan wajah dan rambut bisa kita manfaatkan juga saat ini. Lakukan cara yang sama seperti Ratu Cleopatra untuk merawat kecantikannya.

27. Mencerahkan rambut

Manfaat madu bagi kesehatan manusia untuk mencerahkan rambut. Dengan mengambil satu sendok teh madu dan campur ke dalam satu liter air hangat. Siramlah pada rambut yang telah dicuci dengan sampo. Tidak perlu dibilas untuk mendapatkan rambut yang cerah dan berkilau.

28. Pencuci muka

Ada cara yang lebih alami daripada sabun untuk membersihkan muka, yaitu dengan menggunakan madu. Gunakan madu sebagai pencuci muka dan bilas hingga bersih.

29. Melawan parasit

Minuman yang terbuat dari madu, cuka, dan air adalah obat yang paling ampuh untuk mengatasi masalah perut ketika bepergian. Sebab ketiga campuran bahan tersebut merupakan pelawan parasit.

30. Menyingkirkan jerawat

Oleskan madu pada jerawat dan biarkan selama setengah jam. Setelah itu, bilas hingga bersih. Ulangi langkah yang sama untuk menyingkirkan jerawat secara alami.

31. Menghaluskan Kulit

Jika biasanya ada garam mandi dan minyak yang digunakan untuk mandi berendam, ganti bahan tersebut dengan madu dan minyak zaitun. Fungsinya adalah menghaluskan dan membuat aroma kulit semakin segar.

32. Meredakan cemas

Entah dicampur di dalam teh atau diminum secara langsung, madu cukup dikenal ampuh meredakan rasa cemas. Madu juga bisa dikonsumsi setelah dicampur bersama jahe dan air lemon.

33. Lip balm

Campurkan madu, minyak zaitun, dan cocoa butter untuk menciptakan lip balm alami yang ampuh mengatasi bibir kering. Penerapan madu pada bibir pecah-pecah dan keriput akan membuatnya halus dan lembut.

34. Madu untuk Pelangsing

Memiliki peran penting dalam mengelola obesitas. Madu membantu mempercepat metabolisme yang pada gilirannya membantu tubuh lebih banyak membakar lemak. Madu membantu menurunkan kolesterol serta meningkatkan HDL (kolesterol baik).

35. Kesehatan pencernaan

Madu hangat dan lemon sebaiknya dikonsumsi setiap pagi untuk membantu melancarkan dan menyehatkan sistem pencernaan serta membantu menurunkan berat badan. Madu hangat dan lemon akan membersihkan perut di pagi hari, serta membantu produksi cairan lever yang berguna untuk mencerna makanan. Lemon yang ditambahkan pada madu hangat akan mencegah kembung dan membuat makanan lebih mudah dicerna tubuh.

36. Membersihkan racun

Manfaat madu bagi kesehatan manusia adalah membersihkan tubuh dari racun yang tak diinginkan atau zat yang menyebabkan masalah pada tubuh dan pencernaan. Menambahkan lemon pada madu hangat biasanya akan membuat Anda lebih sering buang air kecil karena racun yang dikeluarkan dari tubuh. Ini karena urine akan membawa racun tersebut keluar dan membuat tubuh bersih.

37. Menambah energi

Minum madu hangat adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan energi. Energi yang tinggi akan membantu tubuh untuk meningkatkan metabolisme. Madu juga akan merangsang organ tubuh untuk bekerja dengan baik dan efektif. Hal ini juga membantu menurunkan berat badan karena metabolisme yang lancar akan membakar lebih banyak kalori. Hebatnya, energi yang Anda dapatkan dari madu hangat setiap pagi akan bertahan hingga seharian.

38. Mencegah rasa lapar

Madu hangat yang dicampur dengan lemon akan membantu menekan nafsu makan. Hal ini sangat cocok jika Anda sedang berdiet. Mengonsumsi di pagi hari akan membuat Anda menghindari camilan sepanjang hari. Selain itu, madu hangat juga mengandung banyak serat yang menyehatkan tubuh dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

39. Madu membantu membersihkan sistem pernapasan dari lendir.

40. Sebagai obat anemia

Konsumsi madu secara teratur akan meningkatkan penyerapan kalsium dan jumlah hemoglobin yang membantu untuk melawan anemia.

41. Manfaat madu bagi kesehatan manusia dapat meningkatkan kecerdasan dan daya ingat.

42. Madu membantu membersihkan luka, mengurangi bau dan nanah dan meningkatkan penyembuhan cepat.

43. Madu untuk kulit

Sebagai pelembap kulit yang baik dan efektif meremajakan kulit. Sarat dengan antioksidan alami, yang membantu melindungi kulit dari ultraviolet. Dengan menembus lapisan atas kulit, jadi dapat mengelupas kotoran. Serta membantu melawan infeksi dan mencegah masalah jerawat.

44. Mencegah kanker

Kandungan flavonoid yang terdapat pada madu yaitu kandungan antioksidan yang membantu anda dalam mengurangi risiko jenis kanker dan penyakit jantung. Termasuk kanker payudara dan serviks yang sering menyerang wanita, selain itu kelebihan berat badan (obesitas) yang sering dijumpai pada wanita akan memicu serangan jantung oleh karena itu membiasakan konsumsi madu sangat baik untuk anda.

45. Mengurangi keputihan

Kandungan anti bakteri yang dihasilkan oleh madu akan membantu anda dalam mengurangi dan mencegah adanya keputihan yang diantaranya disebabkan oleh bakteri dan jamur. Kandungan antibakteri yang terdapat didalam madu akan baik untuk digunakan sebagai mencegah beberapa penyakit yang diakibatkan oleh bakteri.

46. Meningkatkan kemampuan seksual yang disebabkan kelainan prostat.

47. Meningkatkan fungsi ovarium dan kualitas sel telur.

48. Mengurangi gejala yang berhubungan dengan PMS (Pre-Menstrual Syndrome).

49. Menyehatkan organ seksual

Manfaat madu bagi kesehatan manusia untuk merangsang dan memelihara sistem reproduksi ke arah yang lebih sehat, baik organ seksual wanita maupun pria.

50. Untuk bertempur diatas ranjang bagi suami istri

Di dalam madu juga terdapat zat boron yang sangat bermanfaat untuk membantu tubuh dalam mengelola estrogen yang penting untuk meningkatkan gairah seksual. Beberapa peneliti menegaskan bahwa madu juga menambah tingkat energi pada seseorang.

Sepertinya sebuah pemikiran kreatif sekaligus sebagai alternatif untuk memadukan kekuatan madu dan susu yang berfungsi meningkatkan dorongan seksual. Untuk itulah, sebaiknya madu bisa dijadikan pilihan minuman bagi anda dan pasangan, sebelum melakukan aktifitas seksual.

Itulah manfaat Madu untuk kebutuhan tubuh manusia.

Wallohua'lam Bisshowab

Sunday, December 3, 2017

Manfaat dan Faidah Besar membaca Istighfar

MANFAAT ISTIGHFAR


Dizaman yang tidak menentu ini ada baiknya kita menjadikan Istighfar sebagai salah satu amalan kita, untuk lebih membuat kita semangat melakukannya berikut disampaikan beberapa manfaat  dari ber Istighfar antara lain :


  • Menggembirakan Allah

Rasulullah bersabda, “Sungguh, Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada kegembiraan salah seorang dari kalian yang menemukan ontanya yang hilang di padang pasir.” (HR.Bukhari dan Muslim).

  • Dicintai Allah

Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS.al-Baqarah: 222). Rasulullah bersabda, “Orang yang bertaubat adalah kekasih Allah. Orang yang bertaubat atas dosanya, bagaikan orang yang tidak berdosa.”(HR.Ibnu Majah).

  • Dosa-dosanya diampuni

Rasulullah bersabda, “Allah telah berkata,’Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah kalian kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengamouni dosa-dosanya, maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (beberapa banyak dosanya).” (HR.Ibnu Majah, Tirmidzi).

Imam Qatadah berkata,”Al-Qur’an telah menunjukkan penyakit dan obat kalian. Adapun penyakit kalian adalah dosa, dan obat kalian adalah istighfar.” (Kitab Ihya’Ulumiddin: 1/410).


  • Selamat dari api neraka

Hudzaifah pernah berkata, “Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluargaku, Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku itu menyebabkan ku masuk neraka’. Rasulullah bersabda,’Dimana posisimu terhadap istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam’.” (HR.Nasa’i, Ibnu Majah, al-Hakim dan dishahihkannya).

  • Mendapat balasan surga
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang didalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal didalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.”(QS.Ali’Imran: 135-136).

  • Mengecewakan syetan

Sesungguhnya syetan telah berkata,”Demi kemulian-Mu ya Allah, aku terus-menerus akan menggoda hamba-hamba-Mu selagi roh mereka ada dalam badan mereka (masih hidup). Maka Allah menimpalinya,”Dan demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku senantiasa mengampuni mereka selama mereka memohon ampunan (beristighfar) kepada-Ku.”(HR.Ahmad dan al-Hakim).

  • Membuat syetan putus asa

Ali bin Abi thalib pernah didatangi oleh seseorang,”Saya telah melakukan dosa’.’Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi’,kata Ali. Orang itu menjawab,’Saya telah bertaubat, tapi setelah itu saya berdosa lagi’. Ali berkata, ‘Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi’. Orang itu bertanya lagi,’Sampai kapan?’ Ali menjawab,’Sampai syetan berputus asa dan merasa rugi.”(Kitab Tanbihul Ghafilin: 73).

  • Meredam azab

Allah berfirman,”Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.”(QS.al-Anfal: 33).

  • Mengusir kesedihan
Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya, dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka.”(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

  • Melapangkan kesempitan

Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka,”(HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

  • Melancarkan rizki

Rasulullah bersabda,”Sesungguhnya seorang hamba bisa tertahan rizkinya karena dosa yang dilakukannya.”(HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Ibnu Majah).

  • Membersihkan hati

Rasulullah bersabda,”Apabila seorang mukmin melakukan suatu dosa, maka tercoretlah noda hitam di hatinya. Apabila ia bertaubat, meninggalkannya dan beristighfar, maka bersihlah hatinya.”(HR.Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Tirmidzi).

  • Mengangkat derajatnya disurga

Rasulullah bersabda,”Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat seorang hamba di surga. Hamba itu berkata,’Wahai Allah, dari mana saya dapat kemuliaan ini?’ Allah berkata,’Karena istighfar anakmu untukmu’.”(HR.Ahmad dengan sanad hasan).

  • Mengikuti sunnah Rosulullah shallalhu ‘alaihi wasallam

Abu Hurairah berkata,”Saya telah mendengar Rasulullah bersabda,’Demi Allah, Sesungguhnya aku minta ampun kepada Allah (beristighfar) dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali’.”(HR.Bukhari).

  • Menjadi sebaik-baik orang yang bersalah

Rasulullah bersabda,”Setiap anak Adam pernah bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang segera bertaubat.”(HR.Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim).

  • Bersifat sebagai hamba Allah yang sejati

Allah berfirman,”Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdo’a:”Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,”(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta’at, yang menafkahkan hartanya (dijalan Allah), dan yang memohon ampun (beristighfar) di waktu sahur.”(QS.Ali’Imran: 15-17).

  • Terhindar dari kezhaliman

Allah berfirman,”…Barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.”(QS.al-Hujurat: 11).

  • Mudah mendapat anak

Allah berfirman,”Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS.Nuh: 10-12).

  • Mudah mendapatkan air hujan

Ibnu Shabih berkata,”Hasan al-Bashri pernah didatangi seseorang dan mengadu bahwa lahannya tandus, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. Lalu ada orang lain yang mengadu bahwa kebunnya kering, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. Lalu ada orang lain lagi yang mengadu bahwa ia belum punya anak, ia berkata,’Perbanyaklah istighfar’. (Kitab Fathul Bari: 11/98).

  • Bertambah kekuatannya

Allah berfirman,”Dan (dia berkata):”Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.”(QS.Hud: 52).

  • Bertambah kesejahteraanya

Allah berfirman,”Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”(QS.Nuh: 10-12).

  • Menjadi orang-orang yang beruntung

Allah berfirman,”Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”(QS.an-Nur: 31). Aisyah berkata,”Beruntunglah, orang-orang yang menemukan istighfar yang banyak pada setiap lembar catatan harian amal mereka.”(HR.Bukhari).

  • Keburukannya diganti dengan kebaikan

Allah berfirman,”Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS.al-Furqan: 70).

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.”(QS.Hud: 114).

  • Bercitra sebagai orang mukmin

Rasulullah bersabda,”Tidak seorangpun dari umatku, yang apabila ia berbuat baik dan ia menyadari bahwa yang diperbuat adalah kebaikan, maka Allah akan membalasnya dengan kebaikan. Dan tidaklah ia melakukan suatu yang tercela, dan ia sadar sepenuhnya bahwa perbuatannya itu salah, lalu ia mohon ampun (beristighfar) kepada Allah, dan hatinya yakin bahwa tiada Tuhan yang bisa mengampuni kecuali Allah, maka dia adalah seorang Mukmin.”(HR.Ahmad).

  • Berkeperibadian sebagai orang bijak

Seorang ulama berkata,”Tanda orang yang arif (bijak) itu ada enam. Apabila ia menyebut nama Allah, ia merasa bangga. Apabila menyebut dirinya, ia merasa hina. Apabila memperhatikan ayat-ayat Allah, ia ambil pelajarannya. Apabila muncul keinginan untuk bermaksiat, ia segera mencegahnya. Apabila disebutkan ampunan Allah, ia merasa gembira. Dan apabila mengingat dosanya, ia segera beristighfar.” (Kitab Tanbihul Ghafilin: 67).

PENJELASAN HADITS


Jika manusia membaca istighfar mohon ampun pada Allah maka titik hitam yang menutup bola kaca itu akan hilang, demikianlah terus menerus jika dia selalu beristighfar maka titik titik hitam yang menutupi bola kaca itu akan terus berguguran sehingga bola kaca itu tetap bersinar benderang.

Nabi s.a.w. bersabda:-

القلوب أربعة قلب أجرد فيه سراج يزهر فذلك قلب المؤمن وقلب أسود منكوس فذلك قلب الكافر وقلب أغلف مربوط على غلافه فذلك قلب المنافق وقلب مصفح فيه إيمان ونفاق

Artinya: “Hati itu empat macam: hati yang bersih, padanya pelita yang bersinar gemilang. Maka itulah hati orang mu’min. Hati hitam terbalik, maka itulah hati orang kafir. Hati terbungkus yang terikat bungkusannya. Itulah hati orang munafiq. Dan hati yang melintang, padanya keimanan dan kemunafikan”.(HR Ahmad dan Ath-Thabrani dari Abi Sa’id)

Hati yang hitam adalah hati orang yang sakit sebagaimana ditegaskan Allah dalam surat Al Baqarah ayat 10

"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta".(Al Baqarah 10).

 Sumber segala macam penyakit adalah hati. Penyakit was was, gelisah, cemas , stres berkepanjangan, psykosomatik, penyakit non medis dan sebagian penyakit medis  semua bersumber dari hati yang hitam dan gelap. Para ahli telah menemukan  fakta bahwa 70 % orang yang berbaring dirumah sakit penyakitnya bersumber dari hati mereka yang gelap dan kotor. Mereka akan hidup dalam keadaan  tersiksa sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 10 diatas.

Mereka yang hati nya selalu bersinar dan bersih dari kotoran dan dosa Allah jadikan  hatinya sebagai penasehat bagi dirinya . Hati seperti itulah yang dimaksud Rasulullah dengan sabda Nabi s.a.w.:-

إذا أراد الله بعبد خيرا جعل له واعظا من قلبه

Artinya: “Apabila dikehendaki oleh Allah kebajikan pada seorang hamba, niscaya dijadikanNya orang itu memperoleh pelajaran dari hatinya” . Dan dengan sabda Nabi s.a.w:-

من كان له من قلبه واعظ كان عليه من الله حافظ

Artinya: “Barangsiapa mempunyai juru-nasehat dari hatinya, niscaya ada penjaga daripada Allah kepadanya”. (HR .Abu Manshur Ad-Dailamy, dari Ummu Salmah.)

Orang yang hatinya bersih bersinar amat peka terhadap godaan dan tipu daya setan , jika setan  mendekat untuk menipu dan mempedayanya ia cepat sadar sehingga tidak larut dalam perbuatan dosa dan maksiat sebagaimana disebutka n dalam surat Al A’Raaf 201:

"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya". (Al A’Raaf 201)

 Orang yang datang menghadap Allah dengan hati yang bersih dari dosa dan maksiat akan mendapat naungan yang sempurna dari Allah pada hari kiamat sebagaimana disebutkan dalam doa Nabi Ibrahim dalam surat asy syu’araa 87-89.

"dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, 88. (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, 89. kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,(Asy Syu’araa 87-89)

Istighfar adalah hal penting yang banyak diremehkan orang pada masa ini, banyak orang menganggap istighfar itu tidak perlu  hanya membuang waktu saja. Padahal Rasulullah yang sudah dijamin Allah untuk masuk syurga tidak kurang beristighfar dari 70 kali dalam sehari.

Setiap hari kita digempur oleh perbuatan dosa dan maksiat, pendengaran, mata, mulut , langkah dan perbuatan tangan kita tidak pernah berhenti dari perbuatan dosa dan maksiat. Perbuatan dosa dan maksiat itu seperti debu yang menempel ditubuh, tidak ada seorang manusiapun yang bisa menghindar dari debu tersebut.

Untuk membersihkan tubuh dari debu itu kita perlu mandi sekurang kurangnya sekali sehari . Bagaimana jika kita tidak pernah mandi selama berhari hari ? . Orang yang tidak pernah beristighfar bisa diumpamakan dengan orang yang tidak pernah mandi tersebut.

Allah telah memerintahkan kita untuk banyak beristighfar dan mohon ampun padaNya sebagaimana disebutkan dalam surat Hud ayat 3.

"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat". (Hud 3)

Allah berjanji akan memberikan kehidupan yang baik secara terus menerus selama hidup didunia sampai datang ajal kelak dan memberikan berbagai kelebihan dan keistimewaan kepada mereka yang selalu istighfar mohon ampun padaNya.

Beberapa pengalaman orang yang beristighfar bisa kita ikuti pada beberapa kisah berikut ini :

Dikisahkan dalam kitab Shifatus Shafwah karangan Ibnul Jauzi, bahwa suatu hari Imam Ahmad Bin Hanbal melakukan perjalanan jauh dan kemalaman, hingga sempat kebingungan untuk mencari tempat bermalam. Kemudian ia meminta izin kepada pengurus masjid setempat untuk memperbolehkannya istirahat di masjid barang satu malam.

Sayang sekali, kendati ketenaran Imam Ahmad sudah sampai di seluruh pelosok negeri, dan di wilayah tersebut sudah banyak ajaran dan pengikut mazhabnya namun tak banyak orang yang tahu bagaimana sosok dan rupa sang Imam, karena keterbatasan informasi dan teknologi.

Karena itulah, pengurus masjid tak memperbolehkannya menginap di masjid setempat. Sang Imam besar pun sempat luntang-lantung malam itu, hingga akhirnya seorang pengusaha roti bersedia menerima ia di rumahnya.

Ketika sampai di rumah si tukang roti, Imam Ahmad terus memperhatikan amalan yang diwiridkan terus oleh sang tuan rumah. Menurutnya, amalan tersebut sederhana namun istimewa. Sang tuan rumah senantiasa beristighfar dalam setiap aktivitas yang ia lakukan. Lidahnya selalu saja basah dengan zikir dan meminta ampunan Alloh.

“Wahai Tuan, apa fadhilah yang Tuan dapatkan dari amalan selalu beristighfar tersebut?” tanya Imam Ahmad penasaran. Tuan rumah pun tersenyum dan menjawab, “Fadhilahnya, setiap doa yang saya panjatkan kepada Alloh, pasti selalu dikabulkan-Nya,” jawab si tuan rumah. Imam Ahmad sangat salut kepadanya.

“Tapi, ada satu doa saya yang hingga saat ini belum dikabulkan Alloh,” sambung sang tuan rumah. Imam Ahmad pun kembali penasaran. “Doa apakah itu, Tuan?” tanyanya. “Dari dahulu, saya berdoa kepada Alloh agar saya dipertemukan dengan Imam mazhab saya, yakni Imam Ahmad bin Hanbal. Namun hingga saat ini, saya belum juga dipertemukan dengannya,” kata tuan rumah.

Mendengar itu, Imam Ahmad langsung kaget. Inilah rupanya yang memaksa seorang Imam besar luntang-lantung tengah malam. Ini juga alasannya, mengapa Imam Ahmad diusir dari masjid dan dipaksa berjalan tengah malam hingga akhirnya sampai dipertemukan dengan si tukang roti itu.

Semuanya sama sekali bukan suatu kebetulan, melainkan skenario Allah SWT untuk menjawab doa si tukang roti. Demikian dahsyatnya kekuatan istighfar, sehingga membuat Allah SWT enggan untuk menolak doa yang dipanjatkan kepada-Nya. Seorang Imam yang berkelana dari negri ke negri, Allah tuntun langkahnya agar sampai di negri si tukang roti. Kemudian Allah buat suatu keadaan, hingga keduanya dipertemukan. Tak ada yang mustahil bagi Allah, jika Dia berkehendak.

Hati manusia ibarat sebuah gelas. Fungsinya sebagai wadah bagi air minum. Namun, jika gelas itu kotor, air minum apa yang akan mau mengisinya? Gelas-gelas kotor dibiarkan begitu saja, tak ada yang mau memakainya sebelum gelas tersebut dibersihkan. Demikian juga dengan hati manusia.

Jika hati manusia tersebut kotor, hidayah mana yang akan mau mengisinya? Sesuatu yang suci tentu membutuhkan wadah yang suci dan bersih pula. Pantas saja, hidayah Allah tidak mau turun, berkah Allah tidak datang, rahmat dan kasih sayang-Nya tidak diberikan, dan doa tidak di-istijabah (dikabulkan).

Disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW selalu beristighfar setiap hari minimal seratus kali, beliau bersabda:

artinya: “Sungguh aku (Rasulullah) beristighfar memohon ampun kepada Alloh ‘azza wa jalla dan bertaubat kepada-Nya setiap hari sebanyak seratus kali” (HR. Nasa’i).

Itulah yang Rasulullah SAW lakukan setiap hari, padahal beliau adalah manusia yang ma’shum, terjaga dari kesalahan. Beliau juga sudah dijamin oleh Alloh tempat yang mulia (maqaman mahmuda) nanti di syurga. Lalu bagaimana dengan kita? Para manusia akhir zaman dengan segunung dosa dan salah yang menyamudera?

Untuk itu marilah kita senantiasa memperbanyak istighfar, dengan sepenuh penyesalan atas dosa yang kita lakukan, dan seutuh pengharapan kepada maghfirah Alloh Ta’ala. Semoga kita termasuk dalam golongan manusia yang berbahagia kelak di yaumul hisab, lantaran banyak beristighfar, sebagaimana sabda Rasululloh SAW:

artinya: “Berbahagialah mereka yang mendapati lembaran-lembaran amalnya dipenuhi dengan istighfar yang banyak.” (HR. Ibnu Majah, Nasa’i dan Thabrani.)

Imam Al-Qurthubi menyebutkan sebuah cerita dari Ibnu Shabih, bahwasanya suatu hari ada seorang laki-laki mengadu kepada Hasan Al-Bashri tentang kegersangan atau kemarau panjang yang ia alami, maka Hasan Al-Bashri berkata kepadanya, “Beristighfarlah kepada Alloh!”. Lalu datang lagi orang lain mengadu kepadanya tentang kemiskinan, maka ia berkata kepadanya, “Beristighfarlah kepada Alloh!”.

Kemudian datang lagi orang lain memohon kepadanya, “Do’akanlah aku kepada Alloh, agar Ia memberiku anak!”, maka ia menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah!”. Hingga ketika datang lagi yang lain mengadu kepadanya tentang kekeringan yang melanda kebunnya, Hasan Al-Bashri tetap menjawab dengan jawaban yang sama, “Beristighfarlah kepada Allah!”.

Maka Ibnu Shabih bertanya kepadanya, “Banyak orang yang mengadukan macam-macam (perkara) dan Anda memerintahkan mereka semua untuk beristighfar?. Lalu Hasan Al-Bashri menjawab, “Aku tidak mengatakan hal itu dari diriku sendiri. Tetapi sungguh Alloh telah berfirman dalam surat Nuh:

artinya: “Mohonlah ampun kepada Rabb kalian, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai- sungai”. (QS.Nuh : 10-12).

Kisah Imam Hasan Al-Bashri tersebut mengajarkan kepada kita bahwa kalimat istighfar yang kita ucapkan tidak hanya sebagai bukti lisan bahwa kita bertaubat kepada Alloh ta’ala. Istighfar juga bukan sekedar menjadi sebab diampuninya dosa kita, sebagaimana termaktub dalam hadis Qudsi, “Maka beristighfarlah kalian kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni kalian”. Akan tetapi ternyata istighfar juga akan membuahkan berbagai karunia dan kenikmatan. Beristighfar dengan penuh kesadaran dan keinsyafan, akan mengundang rizki dari Alloh berupa: hujan, harta, anak keturunan, perniagaan dan perkebunan.

Ada sebuah pertanyaan, apa hubungan anugerah rizki dengan istighfar yang kita lakukan? Bagaimanakah logika dan hikmahnya? Jawabnya adalah Hadits Rasulullah SAW: “Sesungguhnya seorang hamba pasti akan terhalang dari rizki disebabkan oleh dosa yang telah ia perbuat” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Hakim).

Jadi jika kita bermaksiat dan berbuat dosa, bukan saja ancaman siksa neraka yang kita dapatkan, tetapi kita juga akan terhalang dari karunia rizki dari Alloh di dunia. Atau menurut Ibnu Rajab, dosa kita akan mengurangi anugerah rizki dan keberkahannya.

Dan salah satu cara untuk melancarkan kembali rizki kita adalah dengan memperbanyak istighfar, hingga Alloh Ta’ala berkenan menghapus dosa kita, sang penghalang nikmat dan karunia.

Terkait dengan kedahsyatan istighfar, Rasulullah SAW juga bersabda:

Artinya: “Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Alloh) niscaya Alloh menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan dan Alloh akan memberinya rizki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka”. (HR.Ahmad, Abu Daud, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Hakim).

Istighfar yang kita lantunkan dengan penuh penghayatan dan perasaan bersalah juga akan mampu menahan datangnya azab dan bala bencana. Hal ini ditegaskan oleh Alloh Ta’ala dalam surat Al-Anfal, yang artinya: “Dan Alloh sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. dan tidaklah (pula) Alloh akan mengazab mereka, sedang mereka beristighfar (meminta ampun).” (QS. Al-Anfal: 33).

Diceritakan dari Ibnu Abbas, bahwasanya beliau berkata, “Ketika Nabi Yunus AS merasa tidak dapat lagi mengharapkan keimanan dari kaumnya, beliau memohon kepada Allah SWT.

Ya Allah sesungguhnya kaumku telah durhaka kepada-Mu dan mereka tetap dalam kekufuran. Oleh sebab itu turunkanlah siksaan-Mu kepada mereka.’ Allah SWT berfirman: ‘Sesungguhnya Aku akan menurunkan siksa-Ku yang sangat pedih’.”

Setelah itu, Nabi Yunus pergi meninggalkan kaumnya dan mengancam mereka bahwa siksa Allah akan turun setelah kurun tiga hari. Beliau pun membawa keluarganya dan dua anak yang masih kecil-kecil. Kemudian ia mendaki gunung yang tinggi dan mengawasi penduduk Ninawa serta menanti siksa yang akan ditimpakan kepada mereka.

Allah SWT kemudian mengutus Jibril dan berfirman kepadanya, “Pergilah engkau ke tempat malaikat Malik! Katakan kepadanya agar ia meniupkan angin panas dari neraka sebesar biji gandum, kemudian berangkatlah ke penduduk Ninawa dan timpakanlah siksa itu kepada mereka.

” Lalu Jibril pun berangkat ke Kota Ninawa dan melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh Tuhannya. Kaum Yunus pun mulai merasakan siksa Allah yang sangat pedih sesuai dengan apa yang telah dikatakannya kepada kaumnya. Ibnu Abbas berkata, “Ketika mereka telah yakin bahwa siksa Allah telah menimpa mereka dan mengetahui bahwa apa yang dikatakan Nabi Yunus itu benar, mereka pun mencari-carinya, namun mereka tidak menemukannya.”

Pada akhirnya mereka berkata, “Marilah kita berkumpul serta memohon ampunan kepada Allah SWT.” Kemudian, mereka bersepakat untuk berangkat ke sebuah tempat yang disebut dengan Tal al-Ramad dan Tal al-Taubah. Di tempat itu mereka menaburkan debu pasir di atas kepala dan menginjaki duri-duri dengan kaki mereka sambil memohon ampunan kepada Allah dengan mengangkat suara disertai tangisan dan doa.

Atas kesungguhan mereka dalam bertobat dan beristighfar maka Allah SWT pun menerima tobat dan mengampuni dosa-dosanya. Kemudian Allah SWT berfirman kepada Malikat Jibril, “Wahai Jibril angkatlah siksa yang aku timpakan kepada mereka, sesungguhnya aku telah mengabulkan tobat mereka.” Umat Nabi Yunus pun selamat dari siksaan.

Salah satu pelajaran yang dapat kita petik dari kisah di atas adalah istighfar (permohonan ampun) merupakan kalimat penyelamat. Artinya, kalimat yang mampu menyelamatkan manusia dari ancaman azab Allah.

Kalimat istighfar mengandung makna pengakuan, penyesalan, kesadaran, kerendahan diri, dan keimanan. Dan itu semua merupakan sebab yang dapat mendatangkan kecintaan, pertolongan, dan perlindungan Allah SWT sehingga kita dapat selamat dari siksaan dan kebinasaan. Tidak ada yang dapat menyelamatkan diri kita dari azab Allah, kecuali kita memohon ampun dan segera bertaubat atas segala kesalahan.

Sayyidina Ali karamallahu wajhah berkata, “Sungguh aneh orang yang binasa padahal ia memiliki kalimat penyelamat.” Ditanyakan kepadanya, “Apa itu?” Ia berkata, “Istighfar.” (Al-Mustathraf: 344-345).

Seorang suami bercerita: Selepas setiap pertengkaran dengan istri, biasanya aku langsung beranjak untuk pergi meninggalkannya dan meninggalkan rumah sekaligus. Tentu saja dengan kondisi hati yang penuh amarah dan emosi. Namun sebelum kaki ini melangkah lebih jauh, tepatnya sebelum melewati gerbang apartemen, terjadilah hal yang aku rasakan sangat aneh sekali.

Tiba-tiba hati yang semula panas berubah dingin. Amarah langsung mereda. Dan serta merta muncul dorongan di hati yang sangat kuat untuk segera kembali lagi kepada istri tercinta, berdamai dan meminta maafnya. Dan itu semua yang kemudian aku lakukan.

Sehingga niat yang semula begitu kuatnya untuk meninggalkan rumahpun otomatis urung. Aku hanya bisa bertanya-tanya keheranan mengalami semua itu. Karena benar-benar memang tidak tahu, mengapa dan bagaimana hal itu bisa terjadi. Apalagi bahwa, kejadiannya tidak hanya sekali. Sampai akhirnya akupun menyampaikan kepada istri apa yang terjadi padaku itu berikut keherananku terhadapnya.

Tapi lagi-lagi keanehan yang aku rasakan. Kali ini pada sikap istriku. Ya, ternyata dia tidak heran sama sekali sepertiku. Dia bahkan mengatakan: Aku sudah tahu! Hah? Sudah tahu?! Dan saat aku semakin penasaran, diapun mulai menyingkap misteri dan rahasia besar itu. Dia menuturkan: Setiap kali kita bertengkar lalu kamu beranjak hendak keluar, tepat di saat itu pula aku langsung masuk kamar.

Untuk apa menangis? Sama sekali tidak. Melainkan untuk beristighfar. Ya, langsung aku tumpahkan segala keluh kesahku dalam lantunan istighfar indah kepada Allah. Dan dengan niat khusus serta pamrih spesial kali ini. Yakni, sebagai wasilah khusus pengharapan dan permohonan kepada Allah agar Dia mengembalikanmu kepadaku untuk berdamai dan meminta maaf! Dan itulah yang benar-benar terjadi.

Wallohua'lam Bisshowab

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin ya Robbal'alamim.