Showing posts with label Kota terbesar di Sulawesi. Show all posts
Showing posts with label Kota terbesar di Sulawesi. Show all posts

Tuesday, August 7, 2018

Inilah Daftar Kabupaten,Kota Terbesar dan Terpadat di Provinsi Bengkulu Indonesia

Bengkulu adalah sebuah provinsi di Indonesia. Ibu kotanya berada di Kota Bengkulu. Provinsi ini terletak di bagian barat daya Pulau Sumatera.

Luas Provinsi Bengkulu kurang lebih sekitar 19.788,70 km2. Dan pada tahun 2017 jumlah penduduk Bengkulu mencapai sekitar 1.904.793 jiwa.

Berikut ini kami merangkum Daftar Kabupaten dan Kota Terbesar di Provinsi Bengkulu Indonesia :

1. KOTA BENGKULU


Kota Bengkulu merupakan kota terbesar kedua di pantai barat Pulau Sumatera, setelah Kota Padang. Sebelumnya kawasan ini berada dalam pengaruh kerajaan Inderapura dan kesultanan Banten.

Kota Bengkulu memiliki luas wilayah sebesar 144,52 km² dengan jumlah penduduk sebesar 364.604 jiwa pada tahun 2017.
Kota ini menjadi Kota Terbesar dan Terpadat pertama di Provinsi Bengkulu.

2. KABUPATEN BENGKULU UTARA

Bengkulu Utara adalah sebuah kabupaten di provinsi Bengkulu, Indonesia. Kabupaten yang terletak di kawasan pesisir Pantai Barat Sumatera dengan ibukotanya Arga Makmur. Kota Arga Makmur berjarak sekitar 60 km dari Kota Bengkulu.

Kabupaten Bengkulu Utara memiliki luas 9.585,24 km² saat wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Mukomuko masih menjadi wilayah kabupaten ini. Setelah dimekarkannya Bengkulu tengah, luasnya menjadi 4.424,60 km². Pada tahun 2017 jumlah penduduk di kabupaten ini mencapai kurang lebih sekitar 295.439 jiwa. Dan menjadikan Kabupaten Bengkulu Utara Terbesar dan Terpadat di Provinsi Bengkulu.

3. KABUPATEN REJANG LEBONG

Kabupaten Rejang Lebong adalah sebuah kabupaten di provinsi Bengkulu, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.515,76 km² dan populasi sekitar 275.640 jiwa pada tahun 2017. Ibu kotanya ialah Curup. Kabupaten ini terletak di lereng pegunungan Bukit Barisan dan berjarak 85 km dari kota Bengkulu yang merupakan ibukota provinsi.

Kabupaten ini merupakan kabupaten Terbesar dan Terpadat di Provinsi Bengkulu.

4. KABUPATEN SELUMA

Kabupaten Seluma adalah salah satu kabupaten di Provinsi Bengkulu, Indonesia dengan ibu kotanya Tais, terbentuk berdasarkan UU No. 3, Tahun 2003.
Kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Selatan. Bahasa yang digunakan adalah bahasa suku Serawai.

Dulunya kabupaten ini masuk dalam kabupaten tertinggal sebab berpenduduk sedikit dan belum sama sekali berkembangnya potensi unggulan daerah, tetapi sejak tahun 2008 kabupaten ini bukan lagi kabupaten tertinggal karena padi adalah potensi unggulan kabupaten ini.

Pada tahun 2017 jumlah penduduk di kabupaten Seluma mencapai sekitar 207.587 jiwa. Dan kabupaten ini menduduki peringkat ke-4 terpadat di provinsi Bengkulu.

5. KABUPATEN MUKOMUKO

Kabupaten Mukomuko adalah salah satu kabupaten di Provinsi Bengkulu, Indonesia, sebagai pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Utara.

Secara administratif, Kabupaten Mukomuko ini terbagi menjadi 15 kecamatan, 148 desa, dan 3 kelurahan. Pada tahun 2017 memiliki jumlah penduduk 177.131 jiwa. Dan menjadi Kabupaten Terpadat ke-5 di Provinsi Bengkulu.

Itulah daftar Kabupaten Terpadat dan Terbesar di Provinsi Bengkulu Indonesia.

Monday, August 6, 2018

Inilah 5 Kota Terbesar dan Termaju di Provinsi Aceh Indonesia

Aceh adalah sebuah provinsi di Indonesia. Aceh terletak di ujung utara pulau Sumatera dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Ibu kotanya adalah Banda Aceh. Jumlah penduduk provinsi ini sekitar 4.500.000 jiwa.

Letaknya dekat dengan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India dan terpisahkan oleh Laut Andaman. Aceh berbatasan dengan Teluk Benggala di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah barat, Selat Malaka di sebelah timur, dan Sumatera Utara di sebelah tenggara dan selatan.

Berikut ini kami telah merangkum Daftar Kota Terbesar dan Maju di Provinsi Aceh Indonesia :

1. KOTA BANDA ACEH


Kota Banda Aceh adalah salah satu kota yang berada di Aceh dan menjadi ibukota Provinsi Aceh, Indonesia. Sebagai pusat pemerintahan, Banda Aceh menjadi pusat kegiatan ekonomi, politik, sosial dan budaya. Kota Banda Aceh juga merupakan kota Islam yang paling tua di Asia Tenggara, di mana Kota Banda Aceh merupakan ibu kota dari Kesultanan Aceh.

Kota Banda Aceh sebagai ibu kota dari Kesultanan Aceh Darussalam yang dahulunya merupakan salah satu dari lima Kerajaan Islam terbesar di dunia menyimpan berbagai situs peninggalan sejarah dari berbagai masa, mulai dari masa Kesultanan, masa Kolonial Belanda, masa bergabung dalam bingkai NKRI, masa konflik hingga tsunami.

Berbagai situs objek wisata tersebut antara lain adalah Masjid Raya Baiturrahman, Komplek Taman Ghairah, Museum Sejarah Aceh, Museum Tsunami Aceh, Makam Sultan Iskandar Mudadan berbagai macam situs peninggalan sejarah lainnya terdapat di berbagai sudut kota Islam tertua di Asia Tenggara ini.

2. KOTA LHOKSEUMAWE


Kota LHOKSEUMAWE adalah sebuah kota di provinsi Aceh, Indonesia. Kota ini berada persis di tengah-tengah jalur timur Sumatera. Berada di antara Banda Aceh dan Medan, sehingga kota ini merupakan jalur vital distribusi dan perdagangan di Aceh.

PT. Kertas Kraft Aceh(PT.KKA), PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. Asean Aceh Fertilizer dan EXXON Mobil - Arun berada di sekitar kota ini. Dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dari pabrik-pabrik besar yang dimiliki kota Lhokseumawe, namun tak juga mampu mengangkat derajat kehidupan sebagian besar penduduk asli Lhokseumawe dari bawah garis kemiskinan.

Berdasarkan hasil penelitian Geologi Departemen Pertambangan dalam wilayah Kota Lhokseumawe terdapat bahan galian Golongan C berupa batu kapur, tanah timbun dan pasir/kerikil. Di samping itu terdapat juga sumber daya alam berupa gas alam yang pengolahannya dilakukan oleh PT. Arun NGL Co. Sumber daya alam tersebut sudah dieksplorasi sejak tahun 1975 oleh Mobil Oil Indonesia Inc (sekarang Exxon Mobil) di Kabupaten Aceh Utara yang selanjutnya dilakukan pengolahan untuk diekspor ke luar negeri, hasil pengolahan gas berupa condensat juga dimanfaatkan oleh Pabrik Aromatix yang dibangun tahun 1998 dan perusahan–perusahaan besar lainnya seperti pabrik pupuk.

3. KOTA LANGSA

Kota Langsa adalah kota yang menerapkan hukum Syariat Islam. Kota Langsa berada kurang lebih 400 km dari kota Banda Aceh. Kota Langsa sebelumnya berstatus Kota Administratif sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 1991 tentang Pembentukan Kota Administratif Langsa.

Kota Administratif Langsa diangkat statusnya menjadi Kota Langsa berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tanggal 21 Juni 2001. Hari jadi Kota Langsa ditetapkan pada tanggal 17 Oktober 2001.

Kota Langsa merupakan daerah tropis yang selalu dipengaruhi oleh angin musim, sehingga setiap tahun ada dua musim yang berbeda yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan dan musim kemarau biasanya terjadi secara acak sepanjang tahun.


Mayoritas penduduk Kota Langsa adalah suku Aceh, suku Melayu, suku Jawa, suku Tionghoa, dan suku Batak. Bahasa Aceh digunakan oleh mayoritas masyarakat Kota Langsa, namun bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa utama. Agama Islam adalah agama mayoritas masyarakat Kota Langsa dan rakyat Aceh umumnya.

Hukum SyariatIslam menjadi aturan dasar dalam kehidupan masyarakat Kota Langsa. Agama Kristen juga menjadi bagian dari populasi, sementara Buddha banyak diadopsi oleh komunitas warga Tionghoa (China). Kota Langsa merupakan kota yang kaya akan perbedaan etnis dan penduduk tetap hidup dalam damai serta memiliki toleransi beragama yang kuat. Lokasi Kota Langsa sangat dekat dengan Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara, sehingga menempatkan Kota Langsa sebagai kota yang strategis dan ramai imigran.

4. KOTA SABANG


Kota Sabang adalah salah satu kota di Aceh, Indonesia. Kota ini berupa kepulauan di seberang utara pulau Sumatera, dengan Pulau Weh sebagai pulau terbesar. Kota Sabang merupakan zona ekonomi bebas Indonesia, ia sering disebut sebagai titik paling utara Indonesia, tepatnya di Pulau Rondo.

Kota Sabang sebelum Perang Dunia II adalah kota pelabuhan terpenting dibandingkan Temasek (sekarang Singapura).

Sabang telah dikenal luas sebagai pelabuhan alam bernama Kolen Station oleh pemerintah kolonial Belanda sejak tahun 1881. Pada tahun 1887, Firma Delange dibantu Sabang Haven memperoleh kewenangan menambah, membangun fasilitas dan sarana penunjang pelabuhan.

Era pelabuhan bebas di Sabang dimulai pada tahun 1895, dikenal dengan istilah vrij haven dan dikelola Maatschaappij Zeehaven en Kolen Station yang selanjutnya dikenal dengan nama Sabang Maatschaappij. Perang Dunia II ikut memengaruhi kondisi Sabang dimana pada tahun 1942 Sabang diduduki pasukan Jepang, kemudian dibom pesawat Sekutu dan mengalami kerusakan fisik hingga kemudian terpaksa ditutup.

Sabang juga mengalami Gempa dan Tsunamipada tanggal 26 Desember 2004, namun karena palung-palung di Teluk Sabang yang sangat dalam mengakibatkan Sabang selamat dari tsunami. Sehingga kemudian Sabang dijadikan sebagai tempat transit udara dan laut yang membawa bantuan untuk korban tsunami di daratan Aceh. Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Niasmenetapkan Sabang sebagai tempat transit untuk pengiriman material konstruksi dan lainnya yang akan dipergunakan di daratan Aceh.

5. KOTA SUBULUSSALAM


Kota Subulussalam adalah sebuah kota di provinsi Aceh, Indonesia. Kota ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2007, pada tanggal 2 Januari 2007. Kota ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Singkil.

Itulah daftar Kota Terbesar dan Maju di Provinsi Aceh Indonesia.

Wednesday, August 9, 2017

Daftar Kabupaten dan Kota Terbesar di Sulawesi

Sulawesi juga dikenal dengan nama Cellebes adalah salah satu pulau dari kelima pulau terbesar di Indonesia, terdiri dari 11 kota yang berstatus kodya (kota madya).
Kota Manado - Kota Besar di Sulawesi

Berikut adalah urutan kota madya terbesar di Pulau Sulawesi :

1. Makassar

Makassar adalah Ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar kota terbesar di Indonesia Timur dan kota terbesar kelima di Indonesia. Kota ini juga perna menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan Provinsi Sulawesi. Kota ini tergolong multi etnik dengan beragam suku bangsa yang menetap, suku Makassar dan Bugis merupakan suku yang paling dominan di Makassar sekaligus penduduk asli kota ini. Tujuan wisata di kota ini paling populer adalah Pantai Losari dan Trans Studio Makassar.

Kota Makassar mempunyai Bandara Internasional Sultan Hasanudin merupakan salah satu Bandara termegah di Indonesia diresmikan tanggal 26 september 2008 oleh Presiden SBY. dilengkapi jalan tol dari bandara Hasanudin ke Kota Makassar.

2. Manado

Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Wilayah daratan kota Manado 15.726 hektare garis pantai sepanjang 18,7 km, wilayah perairan kota Manado meliputi pulau Bunaken, siladen, dan manado tua. penduduk asli kota Manado adalah suku Minahasa. Agama Kristen Protestan dikenal sebagai agama terbesar di Manado, namun masyarakat Manado sangat menghargai toleransi beragama. bahasa Manado mempunyai logat yang khas disebut sebagai bahasa melayu Menado.

Taman Nasional Bunaken merupakan taman laut terindah di Dunia letaknya hanya 8 km dari daratan kota Manado. Monumen Yesus memberkati terletak di perumahan Citraland Manado memiliki ketinggian 50 meter diatas permukaan tanah merupakan tertinggi di Asia dan kedua di dunia setelah christ the Redeemer di Rio de Jeneiro Brasil.

3. Palu

Palu adalah ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, berada tepat di bawah garis khatulistiwa. berawal dari kota kecil pusat Kerajaan Palu hingga menjadi kota administrasi pada tahun 1978.terdapat pula Jembatan Kuning yang melengkung pertama di Indonesia dan salah satu dari ketiga jembatan lengkung di Dunia yakni di Jepang, Perancis, dan Kota palu.

Suku kaili merupakan suku asli kota Palu, masyarakat palu sangat heterogen penduduk lainnya yang menetap di kota ini berasal dari berbagai macam suku bangsa. Dataran kota palu dikelilingi oleh pegunungan dan pantai. Pantai talise merupakan wisata populer di kota Palu, wisata lainnya salah satunya adalah Gong perdamaian tepat berada di bukit Jabal Nur Palu.

4. Kendari

Kendari adalah ibukota provinsi Sulawesi Tenggara, berawal dari ibukota Kerajaan Laiwoi Kendari dibuka sebagai pelabuhan perdagangan di teluk Kendari oleh pemerintah Belanda kemudian menjadikan kota Kendari menjadi kota perdagangan dan kota pelabuhan. Seiring perkembangan Nusantara, kota Kendari berkembang menjadi ibukota Provinsi.

Mayoritas penduduk Kota Kendari beragama Islam dan dihuni oleh masyarakat suku Tolaki, Muna, Buton, dan Bugis. Suku Tolaki sebagai penduduk asli Kota Kendari. Kebudayaan kendari juga berasal dari kebudayaan suku Tolaki, masyarakat Kendari juga terkenal sebagai pengrajin perak yang handal dan kerajinan kayu yang dikenal dengan nama kerajianan gembol. Wisata kota Kendari berada di pantai teluk Kendari dan pantai Nambo sekitar 15 KM dari pusat kota

5. Gorontalo

Gorontalo dalah ibukota provinsi Gorontalo yang sebelumnya merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Utara. Berawal dari kerajaan Gorontalo Merupakan salah satu kota tua di Sulawesi, dan pada saat itu gorontalo menjadi pusat penyebaran agama islam di Indonesia Timur.

 Kota ini memiliki motto “Adat Bersendikan Syara, Syara Bersendikan Kitabullah” sebagai pandangan hidup masyarakat yang memadukan adat dan agama. mayoritas penduduk gorontalo beragama islam dan penduduk aslinya suku gorontalo. objek wisata terkenal di Gorontalo adalah pantai Bolihutuo atau pantai Boalemo berada 100 km sebelah barat kota gorontalo dan benteng danau limboto Otahana merupak objek sejarah peninggalan kolonial Belanda, gedung tua dengan ciri khas arsitektur Eropa tepat berada di barat kota daerah Dembe I yang berjarak 8 km dari pusat kota gorontalo

6. Bitung

Bitung adalah salah satu kota di Sulawesi Utara, kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan. Tepat berada di kaki gunung Duasudara dan pulau lembeh.merupakan kota industri khususnya industri perikanan.

Kota Bitung terletak di timur laut tanah Minahasa namun banyak penduduk kota Bitung berasal dari suku Sangir dan sebagian besar penduduknya beragama Kristen Protestan. Pemeluk agama islam kota Bitung sebagian besar berasal dari suku Gorontalo dan jawa. Wisata kota ini adalah Penyelaman di selat lembeh yang tak kalah indah dengan taman nasional laut Bunaken dan Monumen Trikora merupakan sejarah perang Dunia II terletak di batu kubang tepian pulau lembeh.

7. Palopo

Palopo adalah sebuah kota di Provinsi Sulawesi Selatan sebelumnya merupakan ibukota kabupaten Luwu. Kota Palopo ini dulunya bernama Ware yang dikenal dalam Epik La Galigo. Nama Palopo ini diperkirakan mulai digunakan sejak tahun 1604. Sebagian besar suku yang mendiami daerah ini meliputi suku Bugis, Jawa, dan Konjo pesisir sebagian kecil meliputi suku Toraja, Minangkabau, Batak dan Melayu.

Islam agama mayoritas kota Palopo sedangkan Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Cu di anut oleh sebagian kecil. Wisata kota ini adalah Air terjun Latuppa memiliki air terjun hingga tiga tingkat dengan nuansa pegunungan yang sejuk. Wisata lainnya adalah Bukit Sampoddo merupakan lokasi wisata di mana anda dapat menikmati eksotis kota Palopo yang terbingkai dalam 3 Dimensi yakni nuansa pegunungan, daratan, dan daerah pesisir dengan sekali pandang.

8. Baubau

Baubau adalah sebuah pemerintahan kota di pulau Buton Sulawesi Tenggara. Pada awalnya Baubau merupakan pusat kerajaan Buton (Wolio) yang berdiri pada awal abad ke-15, dikenal dengan nama bumi seribu benteng. mayoritas Penduduk kota baubau berasal suku buton sekaligus penduduk asli kota Baubau dan dimasa sekarang kota baubau sudah dihuni hampir semua suku¬-suku di Indonesia.

Wisata utama kota Baubau adalah wisata sejarah dari kesultanan Buton salah satunya Benteng Keraton Buton dan wisata lainnya wisata alam berupa pantai, air terjun, gua, dan permandian alam Bungi.

9. Parepare

Parepare adalah sebuah kota di provinsi sulawesi selatan. Terletak sebelah utara kota Makassar dan teluk yang menghadap ke selat Makassar, kota yang pernah melahirkan Salah satu putra terbaik Indonesia yang lahir di kota ini adalah B.J. Habibie, Presiden ke-3 Indonesia.

Sebagian besar Penduduk Kota Parepare terdiri dari etnis Bugis, Makassar, Mandar, dan Tionghoa. Wisata pantai yang sering dijadikan pusat rekreasi oleh masyarakat Parepare adalah pantai Lumpue wisata lainnya adalah kebun raya jompie tahun 2010 lalu kebun jompie mendapat penghargaan sebagai hutan kota terbaik keenam di Indonesia.

10. Kotamobagu

Kotamobagu adalah salah satu kota di Sulawesi Utara yang sebelumnya merupakan ibukota kabupaten Bolang Mongondow. Kotamobagu terbentuk saat pindahnya ibukota kabupaten bolang mongondow dari salah satu tempat di bawah kaki Gunung sia dengan nama kotabaru yang kurang strategis sebagai tempat kedudukan Controleur, maka diusahakan pemindahan ke Kotamobagu dan pada saat itu juga didirikannya rumah sakit di Kotamobagu. suku Mongondow merupakan Penduduk asli Kotamobagu . wisata alam Kotamobagu berada di desa kobo kecil terdapat 4 air terjun dan 2 goa alam letaknya sekitar 7 Km dari pusat kota Kotamobagu.

11. Tomohon

Tomohon adalah salah satu kota di Sulawesi Utara sebelumnya merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Minahasa. Tomohon terletak di ketinggian kira-kira 700-800 meter dari permukaan laut (dpl), diapit oleh 2 gunung berapi aktif yaitu gunung lokon dan gunung mahawu. Mayoritas masyarakat tomohon adalah suku tombulu namun terdapat pula suku totemboan yang mendiami ujung utara kota Tomohon dan suku Minahasa maupun suku lainnya di Indonesia. Kedua gunung yang mengapit Tomohon ini menjadikan icon wisata kota ini.

Tomohon mempunyai pasar ter ekstrim di Dunia meskipun begitu sebagian turis lokal dan mancanegara menjadikan sebagai wisata untuk berkunjung ke kota ini, tidak hanya daging sapi, kambing, babi, dan anjing. beberapa hewan yang tak lazim dikozumsi oleh sebagian warga Indonesia namun dijual bebas di pasar tomohon diantaranya daging ular, kelelawar, tikus hutan berekor putih, kucing, hingga monyet yang sudah tergolong langkah.

Itulah beberapa kota terbesar di Pulau Sulawesi, semoga bermanfaat dan menambah wawasan untuk kita semua.